Home Manggarai 11.768 KK di Manggarai Mendapat BLT dari Pempus

11.768 KK di Manggarai Mendapat BLT dari Pempus

Penulis: Christo Lawudin/ Editor: Arsen Jemarut

2,585
0
SHARE
11.768 KK di Manggarai Mendapat BLT dari Pempus

Keterangan Gambar : Bupati Deno Kamelus dan Wabup Viktor Madur mendengar dengan saksama arahan dari Mensos RI dalam telekonferensi dengan Mensos RI, Juliari Peter Batubara.


Ruteng, Flores Pos — Pemerintah Pusat (Pempus) melalui Kementerian Sosial RI kembali meluncurkan program bantuan langsung tunai (BLT) bagi masyarakat miskin. Kali ini, BLT itu dikucurkan khusus bagi masyarakat yang terkena dampak pandemi corona. Untuk Manggarai, ada 11.768 kepala keluarga (KK) yang ditetapkan Pempus mendapatkan BLT Covid-19 tahun ini.

Baca juga: Satgas Penanganan Covid19 Manggarai Cek Ketersediaan dan Harga Sembako

Hal itu mencuat dalam teleconferens Mensos RI, Juliari Peter Batubara dengan Bupati Manggarai Deno Kamelus, Kamis (16/4/2020). Data itu ketahui setelah Dinas Sosial Manggarai melaporkan aneka bantuan sosial bagi masyarakat kategori sangat miskin, miskin, dan hampir miskin yang selama ini telah mendapat bantuan dari pemerintah.

Kadis Sosial Rafael Ogur mengatakan, total kepala keluarga yang mendapat program bantuan sosial di Manggarai selama ini sebanyak 42.398 kepala keluarga dengan rincian penerima PKH sebanyak 25.528 KK dan penerima bantuan sembako sebanyak 28.000-an KK.

Baca juga: Pengurus NasDem Manggarai Semprotkan Disinfektan di Kecamatan Reok Barat

Kemudian, saat ini ada tambahan baru yang menerima bantuan sosial akibat pandemi corona, yakni 11.768 kepala keluarga. "Penerima bantuan sosial akibat corona baru ditetapkan Pempus. Nama dan alamatnya jelas. Para kepala keluarga itu dalam waktu tidak lama akan mendapatkan bantuannya sesuai dengan program pusat," katanya.

Selain bantuan sosial terkait corona, kata Kadis Rafael Ogur, Pempus juga mengalokasikan tambahan untuk kepala keluarga penerima sembako. Jumlahnya sebanyak 1.706 KK. Yang baru itu selama ini tidak mendapat bantuan sembako seperti keluarga-keluarga miskin lainnya. Data itu nantinya akan diberikan ke Bulog dan BRI agar bisa diproses bantuannya.

Baca juga: Terang Harapan: Ada di Rumah Kita

Menurutnya, saat ini Dinas Sosial masih melakukan verifikasi data 8.086 kepala keluarga. Kepala keluarga sebanyak itu selama ini diketahui tidak mendapat bantuan PKH dan bantuan sembako. Yang belum menerima bantuan sama sekali ini diharapkan bisa diakomodir nantinya dalam program bantuan dari provinsi atau kabupaten atau desa.

Bupati Deno Kamelus mengatakan, saat ini, ada 97.881 kepala keluarga di Manggarai. Dari jumlah itu yang sudah terhitung dalam penerima bantuan dari pemerintah sebanyak 74.916 KK, sedangkan yang belum terhitung dalam penerima bantuan sebanyak 22.295 kepala keluarga.

"Yang belum ini kiranya menjadi perhatian untuk program bantuan sosial yang baru dari provinsi, kabupaten, dan desa. Untuk bisa menentukan itu, maka perlu data yang valid," ujarnya.

"Kita butuhkan data primer yang valid. Data yang masuk nantinya divalidasi lagi. Karena itu, saya berharap dalam pertemuan esok, para camat bawa data primer yang akurat dengan cakupan lebih luas, yakni warga tidak berpenghasilan tetap dan warga yang mudik akibat terkena dampak pandemi corona," katanya.*