Home Nagekeo 248 Calon Petugas Sensus BPS Nagekeo Menjalani Rapid Test

248 Calon Petugas Sensus BPS Nagekeo Menjalani Rapid Test

Penulis: Risa Roga / Editor: Elton Wada

465
0
SHARE
248 Calon Petugas Sensus BPS Nagekeo Menjalani Rapid Test

Keterangan Gambar : Kepala BPS Kabupaten Nagekeo, Abdul Azis, S.St


Mbay, Flores Pos — Sejumlah 248 orang calon petugas sensus penduduk dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Nagekeo menjalani pemeriksaan rapid test, bertempat di tujuh puskesmas berbeda dalam wilayah Kabupaten Nagekeo.

Pemeriksaan rapid test berlangsung selama dua hari, yakni Kamis-Jumat (27-28/08/2020) dan merupakan tahap akhir yang harus dilewati para calon petugas sensus, untuk dapat dinyatakan lulus dan secara resmi bertugas sebagai petugas sensus penduduk Kabupaten Nagekeo. Para calon petugas sensus penduduk tersebut terdiri dari 220 orang petugas sensus kecamatan, 20 orang koordinator sensus kecamatan dan 8 orang anggota tim tasfos.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BPS Kabupaten Nagekeo Abdul Azis, S.St yang ditemui Flores Pos di Puskesmas Danga, saat mendampingi 41 orang calon petugas sensus dari Kecamatan Aesesa. Abdul Azis menjelaskan bahwa rapid test merupakan tahap terakhir yang harus dilalui oleh para calon petugas sensus penduduk.

"Ada 248 orang calon petugas sensus penduduk yang menjalani rapid test. Sebelumnya para calon petugas sensus telah melewati seleksi administrasi dan wawancara. Rapid test ini adalah tahapan akhir. Harapan kami, semuanya sehat yang dibuktikan dengan hasil test non reaktif," katanya.

Abdul Azis melanjutkan bahwa BPS ingin memastikan bahwa para petugas sensus penduduk tersebut sehat dan dapat menjalankan tugas dengan baik.

"Selain karena merupakan peraturan pemerintah, kami ingin memastikan agar para petugas sensus sehat dan berada dalam kondisi prima. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu khawatir saat bertemu dengan para petugas sensus penduduk," ujarnya.

Baca juga: Nagekeo Kembali ke Zona Hijau

Abdul Aziz menyatakan bahwa selain dilengkapi hasil rapid test, saat menjalankan tugasnya pada September mendatang, para petugas sensus penduduk akan dilengkapi APD dan Hand Sanitizer.

"Kami ingin para petugas kami menjalankan tugas dengan baik sesuai protokol kesehatan. Semuanya harus terlindungi, meski kita telah memasuki masa new normal," tegasnya.

Abdul Azis menyatakan bahwa seluruh biaya rapid test ditanggung oleh Pemda Nagekeo.

"Kami sangat berterima kasih atas perhatian Pemda Nagekeo, sehingga para calon petugas sensus dapat dirapid-test secara gratis. Semuanya ini tentu adalah perwujudan komitmen Pemerintah Kabupaten Nagekeo untuk memastikan masyarakat Kabupaten Nagekeo terdata baik dan tetap sehat, meskipun sensus dilakukan di tengah pandemi covid-19," ungkapnya.

Salah seorang calon petugas sensus penduduk, Efran Toyo menyatakan bahwa dirinya memahami bahwa sebagai calon petugas sensus penduduk, dirinya harus mengikuti rapid test.

"Saya paham dan senang melakukan rapid test. Sebab untuk menjalankan tugas sebagai petugas sensus penduduk yang harus bertemu masyarakat secara langsung, tentunya saya harus sehat dan bebas penyakit menular termasuk covid-19. Setelah dirapid-test, tentunya saya dapat bekerja dengan lebih percaya diri, masyarakat pun akan merasa lebih nyaman sehingga komunikasi kami tidak terganggu," ungkapnya.