Home Manggarai 300-an Pelaku Perjalanan di Kecamatan Reok Mendapat Sembako

300-an Pelaku Perjalanan di Kecamatan Reok Mendapat Sembako

Penulis: Christo Lawudin/ Editor: Arkian Biaf

31
0
SHARE
300-an Pelaku Perjalanan di Kecamatan Reok Mendapat  Sembako

Keterangan Gambar : Wabup Viktor Madur (kanan) memberikan bantuan sembako kepada para pelaku perjalanan di Kecamatan Reok

Ruteng, Flores Pos — Sebanyak 300-an pelaku perjalanan di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai mendapat bantuan berupa sembako dari pemerintah. Pemberian bantuan sembako itu sesuai dengan arahan dan kebijakan pemerintah secara nasional yang berlaku di seluruh Indonesia.

Data yang dihimpun wartawan di Sekretariat Satgas Penanganan Covid-19 Manggarai di Bagian Kesra Kantor Bupati, Jumat (22/5/2020) disebutkan, penyerahan sembako terkini untuk pelaku perjalanan dilakukan di Kecamatan Reok untuk 368 orang yang tersebar di 10 desa dan kelurahan. Bantuan sembako tersebut diserahkan Wabup Viktor Madur bersama Forkompida langsung kepada para pelaku perjalanan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, dan lain-lain.

Wabup Viktor Madur mengatakan, bantuan yang diberikan ini masuk kategori darurat di tengah pandemi corona. Bantuan sembako ini khusus untuk para pelaku perjalanan yang terpaksa pulang kampung karena pandemi corona.

"Ini bantuan untuk para pelaku perjalanan. Saya harap bantuan darurat ini dimanfaatkan secara baik," pintanya.

Ia meminta agar dalam situasi seperti sekarang, para pelaku perjalanan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ada untuk mencegah penyebaran covid-19 semakin meluas.

Sedangkan Kajari Manggarai, Yoni Pristiawan Artanto mengingatkan para pelaku perjalanan untuk bersatu hati memerangi penyebaran covid-19 dengan mengikuti protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Semua harus patuh dan taat karena pandemi ini telah menjadi bencana nasional bahkan internasional. Karena itu, penanganannya tidak bisa dilaksanakan oleh pemerintah saja, melainkan harus bekerja sama dengan masyarakat.

"Untuk itulah pemerintah akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat. Karena itu, apabila ada gangguan kesehatan segera hubungi petugas kesehatan di puskesmas dan rumah sakit agar bisa ditangani secara baik," katanya.

Seorang penerima bantuan dari Desa Salama, Hayati Nuhus mengaku gembira karena  mendapat bantuan sembako ini. Menurutnya, bantuan ini sangat membantu meringankan beban ekonomi warga terutama para pelaku perjalanan yang kembali ke kampung akibat panemi corona.

"Kami berterima kasih atas bantuan dari pemerintah ini sehingga bisa sedikit meringankan beban ekonomi para pelaku perjalanan di Manggarai ini," katanya.*