Home Ende 38 KK di Nua Nita Detupau Akhirnya Diakui Sebagai Warga Desa Mukusaki

38 KK di Nua Nita Detupau Akhirnya Diakui Sebagai Warga Desa Mukusaki

Penulis: Willy Aran / Editor: Arsen Jemarut

683
0
SHARE
38 KK di Nua Nita Detupau Akhirnya Diakui Sebagai Warga Desa Mukusaki

Keterangan Gambar : Plt Kepala Dinas Dukcapil Ende, Syarul Yahya menyerahkan dokumen kependudukan Kartu Keluarga kepada warga Nua Nita Detupau di kantor Desa Mukusaki, Senin (18/5/2020) lalu.


Ende, Flores Pos — Derita warga Detupau Nua Nita yang membuka pemukiman di wilayah desa Mukusaki Kecamatan Wewaria wilayah utara kabupaten Ende akhirnya berakhir. Sebanyak 38 kepala keluarga (KK) yang sebelumnya tidak tercatat  sebagai warga desa Mukusaki karena tidak diakui oleh pemerintah Desa Mukusaki kini sudah diterima dan diakui.

Sebanyak 38 KK di Detupau Nua Nita yang sebelumnya tidak memiliki dokumen kependudukan akhirnya telah menerima dokumen kependudukan Kartu Keluarga yang diserahkan langsung Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Ende.

Baca juga: Kodim 1602 Ende Pastikan Tetap Buka Jalan di Wilayah Selatan

Plt Kepala Dinas Dukcapil  Ende, Syarul Yahya yang ditemui Flores Pos, Rabu (20/5/2020) di ruang kerjanya mengatakan bahwa sejak pemberitaan media yang mengangkat derita mereka, pemerintah langsung merespon dan melakukan berbagai tindakan.

"Disdukcapil turun ke lokasi melakukan pendataan untuk mengurus dokumen kependudukan warga Nua Nita Detupau. Namun proses itu tidak berjalan mulus karena Disdukcapil masih menunggu proses pengakuan dari desa Mukusaki untuk ditetapkan sebagai bagian dari desa itu," katanya.

Syarul mengatakan bahwa untuk memfasilitasi dan menyelesaikan masalah tersebut, pemerintah kabupaten Ende kemudian membentuk tim terpadu yang melibatkan instansi pemerintahan terkait. Dikatakanya bahwa persoalan tersebut diselesaikan setelah pemerintah desa Mukusaki menyatakan menerima warga Nua Nita Detupau sebagai bagian dari warganya pada tanggal 12 Mei 2020 lalu.

Baca jugaEnde Kirim Lagi 9 Sampel Swab Baru ke Kupang

"Selama 14 tahun lebih mereka tidak diakui sebagai warga desa Mukusaki. Harapan mereka akhirnya terjawab melalui proses pada tanggal 11-12 Mei 2020 lalu. Mereka sudah diakui sebagai warga desa Mukusaki," kata Syarul. 

Plt Kepala Dinas Dukcapil Ende, Syarul Yahya mengatakan bahwa setelah proses pengakuan di desa sudah diselesaikan, maka pada Senin (18/5/2020) Disdukcapil Ende turun ke Mukusaki menyerahkan dokumen kependudukan  Kartu Keluarga (KK) kepada 38 KK warga Nua Nita Detupau.

Dikatakanya bahwa dokumen kependudukan Kartu Keluarga (KK) itu sudah beralamat desa Mukusaki. 

"Kita sudah serahkan sebanyak 38 dokumen kependudukan Kartu Keluarga kepada mereka. Penyerahan dokumen ini jadi salah satu bukti bahwa mereka sudah diterima sebagai warga desa Mukusaki dan derita mereka selama 14 tahun yang tidak memiliki dokumen kependudukan sudah berakhir," katanya. 

Baca jugaTambah 2 Orang dari Klaster Magetan, Pasien Positif Covid-19 di Ende Jadi 6 Orang

Sementara dokumen kependudukan KTP Elektronik (E- KTP) sebagian warga juga sudah dimiliki, namun masih beralamat di desa asalnya seperti desa Mautenda dan desa lainnya. Terkait dengan hal ini, maka Disdukcapil meminta agar warga Nua Nita Detupau segera mengurus di Disdukcapil Ende agar bisa diproses.

"Mereka sudah memiliki E-KTP dan masih beralamat desa asalnya, maka kita harapkan mereka segera mengurus pindah alamat. Mereka harus fotokopi kartu keluarga dan bawa E-KTP untuk diproses di kantor Disdukcapil Ende," katanya. 

Kepala Desa Mukusaki Kecamatan Wewaria, Sardi Siga, hingga saat ini belum bisa ditemui dan diminta komentarnya. Flores Pos sudah berusaha menghubunginya melalui sambungn telepon namun belum bisa terhubung.*