Home Ende 500 Lebih Formasi Diusulkan, Hanya 96 Kuota yang Didapat

500 Lebih Formasi Diusulkan, Hanya 96 Kuota yang Didapat

- Sekda Ende: Belum Cukup

62
0
SHARE
500 Lebih Formasi Diusulkan, Hanya 96 Kuota yang Didapat

Keterangan Gambar : Peserta tes SKD mendengarkan pengarahan dari panitia sebelum masuk ke ruangan CAT, Kamis (30/1).

"Kabupaten Ende hanya bisa mendapat 96 formasi karena  usulan yang dikirimkan ke Kemenpan RB  tidak  disertai  dengan  analisis  beban kerja yang harus dilakukan oleh  setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), - Dokter Gusti Ngasu, Sekda Ende.


Ende, Flores Pos – Pemerintah  Kabupaten  Ende  mengusulkan sekitar lima ratus (500)  lebih formasi CPNS ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, tetapi hanya  mendapatkan 96 formasi. Kuota ini belum cukup untuk  Kabupaten Ende.

Sekretaris  Daerah ( Sekda) Kabupaten  Ende, Dokter Gusti Ngasu, kepada wartawan saat memantau  pelaksanaan tes SKD PNS sesi pertama Kabupaten  Ende, Kamis (30/1), mengatakan kuota  yang  diberikan  oleh  Kemenpan  RB ini belum  cukup, mengingat  pada  tahun ini banyak pegawai yang pensiun. Tatapi, tambah Dokter Gusti, Kabupaten Ende hanya bisa mendapat 96 formasi karena  usulan yang dikirimkan ke Kemenpan RB  tidak  disertai  dengan  analisis  beban kerja yang harus dilakukan oleh  setiap Organisasi  Perangkat Daerah ( OPD).

"Yang kita usulkan sebanyak  500 lebih formasi,  tetapi yang dijatahkan  hanya  96, karena  OPD  mengajukan usulan tanpa tanpa  ada analisis  beban kerja," kata Sekda.

Jumlah ini, menurut Sekda Ngasu,  belum  menjawabi kebutuhan  daerah. Pada tahun ini, banyak PNS yang  pensiun  dan memasuki masa purna bakti  sehingga  ada beberapa  OPD yang  membutuhkan  tenaga  PNS.

“Tahun depan, kuota yang diberikan  pasti  bertambah,  karena  usulan  dari Kabupaten  Ende  sudah  disertai  dengan  analisis beban kerja OPD atau sesuai  dengan  kebutuhan  kita,” katanya.

Albertus Lada, salah seorang  peserta tes SKD PNS, mengatakan  kuota yang  diberikan  itu terlalu  kecil dan tidak  sebanding  dengan  peserta  yang  melamar. Karena itu, Albert  mengharapkan  agar ke depannya  pemerintah  mengusulkan  lebih banyak,  sesuai  dengan  kebutuhan  daerah.

"Kita yang lamar banyak,  tetapi  kuota sangat kecil,  sehingga  kita harapkan  tahun depan kuotanya  lebih  banyak  lagi. Seleksi  ini sudah sangat  baik, karena  peserta sendiri  yang  menentukan kelulusannya," katanya.

Oleh Willy Aran
Editor: Amandus Klau