Home Flores Timur Aliansi Pemuda Progresif Flores Timur Gelar Demo di Kantor Bupati dan DPRD

Aliansi Pemuda Progresif Flores Timur Gelar Demo di Kantor Bupati dan DPRD

Penulis: Wentho Eliando / Editor: Elton Wada

681
0
SHARE
Aliansi Pemuda Progresif Flores Timur Gelar Demo di Kantor Bupati dan DPRD

Keterangan Gambar : Sejumlah mahasiswa dan pemuda dari berbagai organisasi yang bergabung dalam Aliansi Pemuda Progresif Flores Timur melakukan demonstrasi di Kantor Bupati dan Kantor DPRD, Rabu (15/7/2020).


Larantuka, Flores Pos — Sejumlah mahasiswa dan pemuda dari berbagai organisasi yang bergabung dalam Aliansi Pemuda Progresif Flores Timur (Flotim), menggelar demonstrasi damai di Kantor Bupati dan Kantor DPRD Kabupaten Flotim pada Rabu (15/7/2020).

Aksi tersebut Dikawal ketat aparat Kepolisian Resor Flotim dan Satuan Polisi Pamong Praja demonstrasi tersebut berlangsung lancar dan kondusif.

Aksi demonstrasi yang mengusung perjuangan “Mengawali Kinerja Kerja Pemda Flotim” tersebut, membawa aspirasi rakyat dan sejumlah pemikiran yang mesti dikoreksi dan menjadi perhatian serius, baik oleh pemerintah daerah maupun lembaga DPRD Kabupaten Flotim.

Bergerak dari Pasar Senja di Lebao, Kelurahan Pukentobi Wangibao, menuju Kantor Bupati Flotim dengan menggunakan mobil pick up dan sepeda motor, para demonstran membawa serta spanduk dan poster bertuliskan "Aspirasi dan Perjuangan Aksi."

Dengan alat pengeras suara, para orator yang berorasi dalam demonstrasi itu terdiri dari Koordinator Umum Rifais Lamahoda, Koordinator Lapangan Paskalis Boleng, dan orator lainnya.

Koordinator Umum Rifais Lamahoda dan Koordinator Lapangan Paskalis Boleng dalam orasinya mengatakan bahwa Aliansi Pemuda Progresif Flotim yang terdiri dari LMND, Aliansi API Kartini, dan Gerakan Intelektual Muda Indonesia Timur (GIMIT) melakukan demonstrasi untuk mengawal kinerja kerja Pemda Flotim di bawah kepemimpinan Bupati Antonius Hubertus Gege Hadjon dan Wakil Bupati Agustinus Payong Boli.

Rifais Lamahoda dan Paskalis Boleng menilai Pemda Flotim di bawah kepemimpinan Bupati Anton Hadjon dan Wabup Agustinus Payong Boli telah cenderung keluar dari visi dan misi yang sesungguhnya. Dua orator ini pun mengangkat sejumlah masalah kronis yang perlu dikoreksi dan menjadi perhatian bersama selama kepemimpinan Bupati Anton Hadjon dan Wabup Agus Boli.

Baca jugaDana Desa Penanganan Sosial Covid-19 di Flotim Sebesar Rp37 Miliar Lebih

Sejumlah aspirasi yang disampaikan Rifais Lamahoda dan Paskalis Boleng, di antaranya kondisi riil petani dan nelayan di Kabupaten Flotim, kesejahteraan para guru honorer dan tenaga medis, transparansi dalam pengelolaan, dan penggunaan anggaran sebesar Rp14 miliar untuk penanganan darurat bencana pandemii covid-19 dan dana bantuan bagi mahasiswa terdampak covid-19.

Pernyataan Sikap Aliansi

Beberapa pernyataan sikap yang diaspirasikan Aliansi Pemuda Progresif Flotim, sempat dicatat Flores Pos. Pernyataan-pernyataan itu, antara lain selamatkan kaum tani dan nelayan Flotim, berikan kesejahteraan pada guru honorer dan tenaga medis Flotim, transparankan dana APBD sebesar Rp14 miliar untuk penanganan covid-19, dan berikan dana bantuan bagi mahasiswa yang terdampak pandemi covid-19.

Selain aspirasi tersebut, Aliansi Pemuda Progresif Flotim juga menolak tambang dan pabrik semen di Kabupaten Manggarai Timur, menolak Omnibus Law, menuntut pendidikan gratis selama pandemi covid-19, dan menuntut jaminan keselamatan buruh migran Kabupaten Flotim.

Aliansi juga menuntut pemerintah agar menghentikan perampasan dan monopoli tanah serta menjalankan reformasi agraria sejati dan membangun industrialisasi nasional, menggratiskan biaya rapid test dan mengembalikan anggaran dana desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) di Flotim.

Sesuai pantauan Flores Pos, aksi yang dilakukan para demonstran di Kantor Bupati dan Kantor DPRD Flotim adalah berorasi, membentangkan spanduk dan poster, membacakan aspirasi dan tuntutan tanpa beraudiensi, dan menyerahkan pernyataan sikap.*