Home Flores Timur Bupati Anton Hadjon Pimpin Rembuk Stunting Tingkat Flores Timur

Bupati Anton Hadjon Pimpin Rembuk Stunting Tingkat Flores Timur

Penulis: Wentho Eliando / Editor: Anton Harus

87
0
SHARE
Bupati Anton Hadjon Pimpin Rembuk Stunting Tingkat Flores Timur

Keterangan Gambar : Suasana kegiatan Rembuk Stunting dan Sosialisasi Perbup Nomor 27 Tahun 2019 tentang Pencegahan dan Penanganan Stunting di Desa berlangsung di Aula Setda Flotim pada Senin (29/6/2020).


Larantuka, Flores Pos — Bupati Flores Timur, Antonius Hubertus Gege Hadjon, memimpin Rembuk Stunting Tingkat Kabupaten Flores Timur (Flotim) bertempat di Aula Sekretariat Daerah (Setda) pada Senin (29/6/2020).

Selain Rembuk Stunting, pada kesempatan yang sama, Pemda juga mengadakan Sosialisasi Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 27 Tahun 2019 tentang Pencegahan dan Penanganan Stunting di Desa.

Dua kegiatan yang dipimpin Bupati Anton Hadjon tersebut dilakukan melalui aplikasi zoom meeting melibatkan para pemimpin DPRD Flotim, pemimpin Forkompimda, pemimpin organisasi perangkat daerah (OPD), camat, kepala desa, puskemas, kader desa, pendamping desa, akademisi, lembaga perbankan, lembaga swadaya masyarakat, dan insan pers.

Bupati Anton Hadjon mengatakan, Rembuk Stunting untuk memastikan adanya integrasi pelaksanaan dan intervensi penurunan stunting secara bersama antarorganisasi perangkat daerah penanggung jawab layanan dengan desa dan lembaga nonpemerintah.

Secara khusus, untuk para kepala desa, Bupati Anton meminta agar hasil Rembuk Stunting tersebut disosialisasikan kepada masyarakat di desanya masing-masing. Hal itu untuk memperoleh kesamaan pemahaman agar pengintegrasian ke dalam perencanaan partisipatif masyarakat dusun/desa dapat berjalan lebih optimal.

10 Besar Tingkat Nasional

Bupati Anton juga menyampaikan apresiasi kepada semua warga masyarakat atas berbagai dukungan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan stunting serta atas dukungan dan kerja sama melalui Program Inovasi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Terfokus Gerobak Cinta di Kabupaten Flotim.

Program tersebut, sebut Bupati Anton, mendapat Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) dari Bappenas Republik Indonesia yang meliputi penilaian dokumen RKPD dan inovasi serta presentasi dan wawancara. Dalam penghargaan program tersebut, Kabupaten Flotim masuk 10 besar tingkat nasional.

“Salah satu variable penilaian yaitu mengenai layanan PMT diberikan terfokus kepada ibu hamil dan anak-anak usia di bawah 2 tahun yang menderita stunting,” katanya.

“Makanan diberikan dari program yang mendapat penghargaan ini, bersumber dari pangan lokal Solor (sorgum dan kelor) yang terbawa dalam gerobak dari ladang, diolah secara Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) sesuai usia anak, dan disajikan dengan rasa kasi’,” kata Bupati Anton.

Komitmen Gempur Stunting

Disaksikan Flores Pos, Senin (29/6/2020), usai membuka secara resmi kegiata Rembuk Stunting tersebut, Bupati Anton langsung memimpin Rembuk Stunting tingkat Kabupaten Flotim dengan tema "Penguatan Komitmen Para Pihak dalam Percepatan Pencegahan dan Penanganan Stunting Menuju Generasi Unggul Flotim."

Selain itu, Bupati Anton juga membacakan pernyataan komitmen dan bersama Ketua DPRD Flotim Robertus Rebon Kereta, pemimpin Forkompimda, pemimpin OPD. Semua komponen dalam Rembuk Stunting tersebut menandatangani 8 poin pernyataan komitmen bersama gempur stunting di Kabupaten Flotim.*