Home Nagekeo Bupati Nagekeo Pantau Pengerjaan Jalan Rabat di Ulupulu I, Nangaroro

Bupati Nagekeo Pantau Pengerjaan Jalan Rabat di Ulupulu I, Nangaroro

Kontributor: Silvester Teda Sada / Editor: Avent Saur

249
0
SHARE
Bupati Nagekeo Pantau Pengerjaan Jalan Rabat di Ulupulu I, Nangaroro

Keterangan Gambar : Warga mengerjakan jalan padat karya di Desa Ulupulu I, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, Kamis (16/7/2020).


Mbay, Flores Pos — Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do, melakukan monitoring terhadap padat karya pengerjaan jalan rabat di Desa Ulupulu I, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo pada Kamis (16/7/2020).

Saat itu, Bupati Don yang tiba di lokasi pada pukul 07.30 Wita tersebut didampingi Camat Nangaroro Gaspar Taka dan Kades Ulupulu I Emilianus Meze. Hadir juga saat itu, para pelaku program bersama warga.

Bupati Don mengatakan, jalan padat karya tersebut tampak lebar di pintu masuk di antara lahan warga. Namun ukuran jalan justru tampak sempit dan makin sempit di ujungnya.

“Saya minta partisipasi warga untuk melihat secara baik pengerjaan jalan ini,” tegas Bupati Don.

Melihat pagar yang ditanam terlalu dekat pada sisi jalan, Bupati Don meminta warga agar segera mencabut dan memindahkannya agar agak jarak dari sisi jalan.

“Segera pindahkan pagar itu karena terlalu rengsek masuk badan jalan," kata Bupati Don kepada seorang warga yang mulai tanam pagar rapat di sisi jalan.

Pada kesempatan itu, Bupati Don juga bergabung dengan 43 warga dari 3 kelompok warga yang hari itu melanjutkan pengerjaan jalan padat karya tersebut. Warga sedang mengerjakan beton di jalan itu.

Anggaran Rp600 Juta

Dikabarkan bahwa tahun 2020 ini, Desa Ulupulu I di Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, mendapat alokasi anggaran Rp600 juta dari Satker Pelaksana Prasarana Wilayah Permukiman Wilayah II NTT, Ditjen Cipta Karya pada Kementerian PUPR untuk Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah, Pekerjaan Peningkatan Jalan dengan Perkerasan Beton.

Terkait pada karya di Ulupulu I, dalam kontrak kerja, jalan tersebut dikerjakan selama 120 hari kalender, mulai 4 Juni hingga 3 Oktober 2020, sepanjang 897 meter. Proyek dikerjakan Badan Kerja Sama Antardesa (BKAD) PISEW Kecamatan Nangaroro.* Prot & Kompim (Humas Pemda Nagekeo)