Home Flores Timur Deklarasi STBM di Desa Bama, Bupati Flotim: 5 Pilar STBM Harus Menjadi Gaya Hidup Masyarakat

Deklarasi STBM di Desa Bama, Bupati Flotim: 5 Pilar STBM Harus Menjadi Gaya Hidup Masyarakat

Penulis: Wentho Eliando / Editor: Elton Wada

550
0
SHARE
Deklarasi STBM di Desa Bama, Bupati Flotim: 5 Pilar STBM Harus Menjadi Gaya Hidup Masyarakat

Keterangan Gambar : Bupati Flotim Antonius Hubertus Gege Hadjon didampingi Kepala Desa Bama, Petrus Ike Goran, dan tokoh masyarakat lainnya menandatangani prasasti deklarasi STBM di Bama, Kecamatan Demon Pagong, Kamis (27/8/2020).


Larantuka, Flores Pos — Deklarasi Sanitasi Berbasis Masyarakat hanya merupakan sebuah momentum. Namun yang paling penting dan utama adalah 5 Pilar STBM tersebut. Lima pilar itu mesti menjadi gaya hidup setiap masyarakat baik di desa maupun kota di seluruh wilayah Kabupaten Flores Timur (Flotim).

“5 Pilar STBM harus menjadi gaya hidup masyarakat kita, termasuk Desa Bama, Kecamatan Demon Pagong. Deklarasikan ini di setiap nafas kehidupan,” kata Bupati Flotim Antonius Hubertus Gege Hadjon, di Bama, Kecamatan Demon Pagong, Kamis (27/8/2020) saat Deklarasi STBM di desa itu.

Bupati Anton Hadjon mengatakan bahwa perilaku hidup menyimpang dari 5 Pilar STBM, dapat menimbulkan diare dan berbagai jenis penyakit lainnya, bahkan kematian. Karena itu, katanya, perilaku higienis dan sanitasi total harus betul-betul merasuk dalam sukma setiap generasi di Kabupaten Flotim mulai dari anak-anak hingga yang sudah lanjut usia (Lansia).

Baca juga: Orang Tua Mendesak Bupati Flotim agar Memulangkan Korban Program Kuliah dan Kerja di Luar Negeri

Kepala Desa Bama, Petrus Ike Goran, pada kesempatan itu menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Bupati Flotim Anton Hadjon yang bisa bersama masyarakat Desa Bama mendeklarasikan pola hidup sehat melalui STMB.

Petrus Ike Goran juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Flotim terkait Program Inovasi Gerobak Cinta yang menjadi model dan menginspirasi Pemerintah Desa dan stakeeholder untuk mengatasi persoalan gisi anak dan orang tua.

Informasi tersebut diperoleh media ini dari salah satu tokoh masyarakat di Kecamatan Demon Pagong, Didimus Lein. Hadir dalam kegiatan deklarasi STBM tersebut, Tim PKK, para kader, tenaga medis, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan, orang muda dan masyarakat Desa Bama.