Home Manggarai Dibatasi Aturan, SMK Sadar Wisata Ruteng Seleksi Ketat Calon Siswa

Dibatasi Aturan, SMK Sadar Wisata Ruteng Seleksi Ketat Calon Siswa

Penulis: Christo Lawudin / Editor: Anton Harus

150
0
SHARE
Dibatasi Aturan, SMK Sadar Wisata Ruteng Seleksi Ketat Calon Siswa

Keterangan Gambar : Kasek SMK Sadar Wisata Ruteng, Wilhelmus Bastian.


Ruteng, Flores Pos — SMK Sadar Wisata Ruteng menyeleksi ketat para calon siswa pada tahun pelajaran baru 2020. Sebabnya, peminat tinggi, tetapi aturan membatasi jumlah siswa yang diterima untuk setiap sekolah.

Kepada wartawan di Ruteng, Jumat (26/6/2020), Kepala SMK Sadar Wisata Ruteng, Wilhelmus Bastian mengatakan, penerimaan siswa tahun ini menggunakan sistem online pada link SMK Sadar Wisata. Hasilnya, terdaftar 1.544 calon siswa baru yang berasal dari pelbagai daerah di Flores. Peminatnya sangat tinggi. Tetapi, tak semua siswa itu diterima nantinya karena harus mengikuti aturan dari pemerintah, dalam hal ini surat keputusan terbaru Gubernur NTT.

"Kita seleksi betul calon siswa baru. Kita dibatasi aturan dalam hal penerimaan siswa baru setiap tahunnya. Yang sudah daftar sebanyak 1.544 calon siswa," katanya.

Dalam aturan terbaru itu, jumlah rombongan belajar hanya 24 ruangan dengan jumlah siswa maksimal 36 orang. Dengan pembatasan itu, maka jumlah siswa hanya mencapai 800-an orang. Tidak ada jalan lain, seleksi dilakukan cukup ketat baik saat masuk maupun saat sudah masuk sekolah nantinya.

Menurutnya, saat ini proses penerimaan sudah memasuki masa penyerahan berkas yang diikuti dengan seleksi. Yang dinyatakan lulus akan diumumkan nanti lewat link SMK Sadar Wisata lewat handphone yang diikuti dengan pendaftaran ulang. Penyerahan berkas dan seleksi itu tetap berada dalam protokol kesehatan seperti tes suhu, mencuci tangan, mengenakan masker, dan menjaga jarak. Dalam protokol kesehatan itu juga diatur jadwal untuk 300-an orang setiap hari.

Ditanya tentang bagaimana perlakuan untuk calon siswa yang suhu tubuhnya di atas  38 derajat Celsius, Kasek Bastian menjelaskan, sudah pasti tidak diperkenankan masuk.

Hal itu dilakukan guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan berkaitan dengan virus corona saat ini. Dan, seluruh proses yang ada, pengawalan dan pengawasan juga dilakukan aparat kepolisian berkaitan dengan izin keramaian.

Sebelumnya orang tua siswa, Bernadus Ndaruk mengatakan, dirinya datang dari pendalaman Matim untuk mendampingi anaknya untuk menyerahkan berkas setelah pendaftaran lewat handphone beberapa waktu lalu. Dirinya datang ke kota dengan was-was karena Pandemi virus corona.

"Anak saya punya keinginan kuat untuk masuk sekolah ini. Karena itu, saya datang dan dampingi anak saya. Harapannya, anak saya lolos dan diterima masuk SMK Sadar Wisata Ruteng ini," katanya. *