Home Sikka Didemo Beruntun, Bupati Sikka Berhentikan Sementara Kades Lela

Didemo Beruntun, Bupati Sikka Berhentikan Sementara Kades Lela

Penulis: Wall Abulat/ Editor: Anton Harus

591
0
SHARE
Didemo Beruntun, Bupati Sikka Berhentikan Sementara Kades Lela

Keterangan Gambar : Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo (masker putih) didampingi sejumlah pejabat menemui warga Lela yang melakukan aksi protes terhadap kepemimpinan Kades Lela, di Lela, Kamis (21/5/2020)

Maumere, Flores Pos — Bupati Kabupaten Sikka Fransiskus Roberto Diogo, Kamis (21/5/2020) pagi memberhentikan sementara Kepala Desa (Kades) Lela Frederich Frans Baba Djoedje dari jabatannya menyusul adanya aksi demo beruntun yang dilakukan kelompok warga terhadap kepemimpinannya dalam tiga hari terakhir. Untuk melanjutkan jalannya pemerintahan desa setempat, Bupati Sikka menunjuk Camat Lela Y.A. Yance Padeng sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Kades Lela.

Pemberhentian sementara Kades Lela dilakukan usai Bupati menemui ratusan warga Lela yang melakukan aksi protes terhadap kepemimpinan Kades pada Kamis (21/5/2020). Hadir bersama Bupati Sikka saat menemui warga Lela di antaranya Camat Lela Y.A. Yance Padeng, Kasat Pol PP Sikka Adeodatus Buang da Cunha; Kapolsek Lela Iptu Urbanus Kopong, Kasat Intelkam Polres Sikka Ipda AE. Anthonius Kalelado; WA Dayon Brimob Pelopor Maumere AKP Made Dewa Suarsana, dan Ketua BPD Desa Lela Paskalis Paulus Padeng.

Informasi pemberhentian sementara Kades Lela dan penunjukkan Camat Lela sebagai Pjs Kades disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Sikka Very Awales usai mendampingi Bupati Sikika menemui warga Kecamatan Lela yang melakukan aksi protes terhadap kepemimpinan Kades, Kamis (21/5/2020) pagi.

Very Awales menjelaskan pascapemberhentian sementara Kades Lela, pemerintah akan mengkaji dan menurunkan tim investigasi di lapangan, dan berupaya menyelesaikan semua persoalan di desa itu sejak tahun 2017.

“Tadi pagi (Kamis, Red), Bapak Bupati sudah selesaikan masalah dengan pemberhentian sementara Kades sambil menunjuk Camat Lela sebagai Pjs Kades untuk menyelesaikan semua persoalan yang ada di desa itu sejak tahun 2017 yang bertumpuk-tumpuk hingga sekarang,” kata Very Awales.

Sudah Aman

Camat Lela Y.A. Yance Padeng yang juga Pejabat Sementara (Pjs) Kades Lela yang dikonfirmasi terpisah melalui telepon seluler terkait pemberhentian sementara Kades Lela dan penunjukkan dirinya sebagai Pjs Kades, Kamis (21/5/2020) membenarkan hal itu. “Saya sudah mendapatkan tugas sebagai Pjs Kades Lela pascapemberhentian sementara kades defenitif,” kata Camat Yance Padeng.

Camat Yance mengakui situasi di Ibu Kota Kecamatan Lela pascapemberhentian sementara Kades Lela sudah aman. “Situasi di Lela sudah aman,” kata Camat Yance Padeng.

Diberitakan media ini sebelumnya,sejumlah warga Desa Lela, Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka, Provinsi NTT, menyegel Kantor Desa Lela pada Selasa (19/5/2020) siang. Aksi penyegelan diduga karena warga merasa kesal dengan kinerja Kades Lela Frederich Frans Baba Djoedje.

Informasi yang diterima belasan wartawan yang betugas di Kabupaten Sikka di Posko Media Center Covid-19 Sikka, Selasa (19/5/2020) siang menyebutkan bahwa aksi penyegelan itu sebagai langkah lanjutan dari kekesalan warga terhadap kinerja Kepala Desa Lela, Frederich Frans Baba Djoedje selama ini, termasuk terkat dana bantuan bagi warga yangbterdampat covid-19.

“Warga melakukan aksi penyegelan karena mereka kesal dengan kinerja Kades setempat,” kata salah seorang warga.

Kades Lela yang dikonfirmasi terkait aksi penyegelan Kantor Desa oleh kelompok warga dan dugaan pihaknya sempat memukul salah seorang warga melalui telepon seluler, Selasa (19/5/2020) pukul 15.35 Wita mengaku pihaknya belum bisa memberikan keterangan karena masih berada di Bagian Hukum Setda Sikka terkait kasus di Kantor Desa Lela itu. “Saya masih di Bagian Hukum. Sebentar saya WhatsApp (WA) terkait masalah itu,” kata Kades Frederich Frans Baba Djoedje.*