Home Ende DPRD Ende Minta DPMD Turun ke 17 Desa Yang Belum Cairkan BLT

DPRD Ende Minta DPMD Turun ke 17 Desa Yang Belum Cairkan BLT

Penulis: Willy Aran / Editor: Elton Wada

195
0
SHARE
DPRD Ende Minta DPMD Turun ke 17 Desa Yang Belum Cairkan BLT

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Ende Partai Nasdem, Yohanes Don Bosco Rega.


Ende, Flores Pos — Anggota DPRD Ende dari Partai Nasdem, Yohanes Don Bosco Rega kembali menyoroti pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahap pertama yang belum tuntas hingga saat ini.

Pasalnya, masih terdapat 17 desa yang belum merealisasikan BLT karena mengalami kendala seperti belum menetapkan kepala keluarga penerima dalam musyawarah desa, ada desa yang kepala desanya belum dilantik serta kendala administrasi lainnya.

Yohanes Don Bosco Rega yang akrab disapa Ony Rega ini, kepada Flores Pos, Kamis (23/7/2020) meminta agar persoalan pencairan dana BLT ini segera diselesaikan. Selain itu, Ony pun meminta agar pemerintah melalui instansi teknis terkait yakni DPMD turun ke desa untuk mendampingi dan memfasilitasi desa agar segera merealisasikan pencairan BLT dari Dana Desa tahap pertama tersebut.

"Solusinya, DPMD harus jemput bola, turun ke kecamatan dan desa serta dampingi mereka agar dana BLT secepatnya dicairkan karena desa lain sudah melakukan pencairan," kata Ony.

Ony juga menegaskan bahwa untuk desa yang kepala desanya belum dilantik, pemerintah mesti segera mengagendakan pelantikan agar tidak menghambat proses pencairan. Jika DPMD tidak serius menyikapi masalah ini, katanya, persoalan tersebut juga akan menghambat proses pencairan selanjutnya.

Baca juga: 17 Desa di Ende Belum Cairkan BLT dari DD Tahap Pertama

Meskipun pencairan sudah terlambat, Ony juga mengatakan bahwa proses yang dilakukan tetap mengacu dan mengikuti kriteria PMK nomor 50 tahun 2020.

"Penerima BLT harus benar-benar mengikuti ketentuan regulasi yang ada dan tidak terkait dengan penerima bantuan lain. Agar tidak terjadi tumpang tindih, maka desa wajib melaksanakan musyawarah desa demi memastikan dan menetapkan nama KK penerima," katanya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Ende, Albert Yani kepada Flores Pos, Selasa (22/7/2020) mengatakan bahwa DPMD akan melakukan penyisiran di desa demi membantu pemerintah desa menuntaskan masalah tersebut.

Saat ini, katanya, dari 255 desa di kabupaten Ende, sudah 238 desa yang melakukan pencairan atau sekitar 93, 3 %. Hanya tersisa 17 desa yang belum melakukan pencarian BLT.

Lebih lanjut ia pun menegaskan alasan di balik belum terealisasinya BLT pada 17 desa tersebut. Katanya, 17 desa yang belum melakukan pencairan atau belum merealisasikan BLT dari Dana Desa tersebut terjadi karena beberapa alasan yakni: ada desa yang belum melaksanakan pelantikan kepala desa, ada pula yang belum melaksanakan dan menyerahkan hasil musyawarah desa serta ada juga yang belum menyerahkan peraturan kepala desa (perkades) sesuai dengan syarat dari PMK nomor 50 tahun 2020.