Home Sikka Gubernur NTT, Bupati Sikka, dan Uskup Maumere Resmikan LPK Karya Misi St. Yosef

Gubernur NTT, Bupati Sikka, dan Uskup Maumere Resmikan LPK Karya Misi St. Yosef

Penulis: Wall Abulat / Editor: Elton Wada

693
0
SHARE
Gubernur NTT, Bupati Sikka, dan Uskup Maumere Resmikan LPK Karya Misi St. Yosef

Keterangan Gambar : Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat disaksikan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo dan Uskup Maumere Mgr. Edwaldus Martinus Sedu menandatangani LPK Karya Misi St. Yosef, Minggu (26/7/2020).


Maumere, Flores Pos — Gubernur Provinsi NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, Bupati Kabupaten Sikka Fransiskus Roberto Diogo, dan Uskup Maumere Mgr. Edwaldus Martinus Sedu meresmikan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Karya Misi Santo Yosef Maumere bertempat di Kantor lembaga milik Keuskupan Maumere, Jalan Mgr. Soegyopranoto Maumere pada Minggu (26/7/2020).

Peresmian tersebut ditandai dengan penandangatangan prasasti LPK Karya Misi Santo Yosef Maumere oleh Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat; Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo; dan Uskup Maumere Mgr. Edwaldus Martinus Sedu.

Turut hadir dalam acara penandatanganan prasasti ini antara lain Wakil Bupati Sikka Romanus Woga; Ketua DPRD Sikka Donatus David, anggota Forkompimda Sikka; Pimpinan OPD Provinsi NTT; Penjabat Sekda Kabupaten Sikka Wilhelmus Sirilus; pimpinan OPD Kabupaten Sikka; Vikjen Keuskupan Maumere RP Telesforus Jenti, O.Carm; para pastor, dan General Manager PT Langit Laut Biru Dian Setiati.

Sesuai pantauan Flores Pos, sebelum peresmian LPK Karya Misi Santo Yosef digelar, Gubernur NTT didampingi Bupati Sikka dan Uskup Maumere meninjau unit-unit usaha LPK Karya Misi Santo Yosef dan aneka produk yang dihasilkan seperti unit bengkel las; unit usaha pengolahan sorgum; mesin cacah batang pisang untuk makanan babi; alat cuci tangan yang dipasarkan/ditempati di sebagian besar rumah ibadah dan instansi yang ada di Kabupaten Sikka; aneka olahan produk sorgum seperti beras sorgum, sereal sorgum original, sereal sorgum varian; tepung sorgum, mocca sorgum; teh kelor; dan aneka produk lainnya.

Siap Dukung Pengadaan Mesin Organik

Gubernur Laiskodat saat meninjau aneka produk yang dihasilkan LPK Karya Misi Santo Yosef tersebut mendorong pihak pengelola dalam hal ini PT Langit Laut Biru yang membawahi Karya Misi Santo Yosef untuk mengelola aneka produk tersebut secara organik termasuk menyangkut lahan, air, maupun energi yang ada di dalamnya.

“Pemerintah siap bermitra untuk pengadaan mesin-mesin organik. Tolong dibuat berapa anggarannya, dan bawa ke saya. Pemerintah siap dukung,” kata Gubernur.

Baca juga: PT KCBS Maumere Ekspor Perdana 20 Ton Ikan Cakalang ke Korea Selatan

Gubernur pada kesempatan ini meminta pihak Karya Misi Santo Yosef Maumere untuk memaksimalkan pengolahan dengan menggunakan mesin organik sehingga pemanfaatannya bisa dirasakan elemen warga, termasuk masyarakat desa.

“Saya minta agar aneka produk yang dihasilkan ini diolah dengan menggunakan mesin organik,” pintanya.

Siap Tindaklanjuti

Sementara itu, General Manager (GM) PT Langit Laut Biru/Karya Misi Santo Yosef, Ibu A. Dian Setiati menjelaskan bahwa lembaga yang dipimpinnya itu selama ini telah menciptakan aneka produk seperti mesin sosoh sorgum, mesin pencacah batang pisang untuk membantu peternak babi, sterilizer Chamber, tempat cuci tangan otomatis untuk pencegahan covid-19; aneka jenis meubeler; dan aneka olahan produk sorgum seperti beras sorgum, sereal sorgum original, sereal sorgum varian; tepung sorgum, mocca sorgum; teh kelor; dan aneka produk lainnya.

Dian pada kesempatan itu juga menyatakan kesediaan pihaknya untuk menggunakan mesin-mesin organik guna memproduksi aneka produk yang dihasilkan lembaga tersebut.

“Kami siap melaksanakan apa yang disampaikan Bapak Gubernur yang meminta kami untuk mengembangkan aneka produk dengan menggunakan mesin-mesin organik,” kata Dian.

Disuguhi Bronis Sorgum Kelor

Dalam acara tersebut, Gubernur Laiskodat, Uskup Edwal, dan Bupati Robi Idong sangat antusias menikmati suguhan kue bronis olahan dari sorgum dan daun kelor yang dibuat Karya Misi St. Yosef Maumere saat mengunjungi lembaga milik Keuskupan Maumere tersebut.

Sesuai pantauan media ini, usai meninjau aneka produk yang dihasilkan Karya Misi St. Yosef Maumere, Gubernur Laiskodat, Uskup Edwal, Bupati Robi Idong, dan rombongan langsung mendatangi meja yang telah disediakan pelbagai jenis olahan makanan dan minuman yang dibuat dari sorgum dan daun kelor seperti bronis sorgum kelor, minuman teh kelor, dan olahan sorgum dan kelor lainnya.

Gubernur NTT dan Uskup Maumere saat itu mengambil beberapa kue bronis sorgum kelor dan mengambil air teh kelor lalu bergegas menuju ke tempat duduk yang telah disiapkan. Tampak Gubernur NTT dan Uskup Maumere menghabisi potongan kue bronis sorgum kelor dan olahan sorgum dan kelor lainnya.

Baca juga: Sektor Perikanan Berikan Kontribusi Rp1,9 Miliar untuk PAD Kabupaten Sikka

Gubernur Laiskodat dan Uskup Edwal, memuji kreativitas Karya Misi St. Yosef yang mengolah sorgum dan daun kelor menjadi aneka produk, termasuk kue bronis sorgum kelor.

“Saya salut dengan olahan sorgum dan kelor menjadi aneka produk, termasuk kue bronis sorgum kelor ini,” kata Gubernur Laiskodat.

Senada dengan gubernur, pujian yang sama juga disampaikan oleh Uskup Edwal.

“Kue bronis olahan dari sorgum kelor ini sangat enak,” kata Uskup Edwal.

Kandungan Gizi Tinggi

General Manager PT Langit Laut Biru, Dian Setiati yang membawa Karya Misi St. Yosef kepada media antara lain mengemukakan bahwa Teh Daun Kelor dan olahan makanan dari sorgum dan kelor lainnya memiliki banyak kandungan gizi.

Dian pun menyebut belasan khasiat Teh Daun Kelor yakni memberikan nutrisi bagi tubuh, kaya akan antioksidan, membantu menurunkan kadar gula darah, membantu meredakan peradangan, menurunkan kolesterol, menurunkan tubuh dari keracunan arsen, membantu mengatasi kanker, baik untuk daya ingat, baik untuk jantung, mencegah anemia, berpotensi mengatasi infeksi bakteri, dipercaya baik untuk wanita menopause, dan baik untuk anak yang malnutrisi.

Sementara sorgum, disampakannya lagi, diolah dalam bentuk beras sorgum, sereal sorgum, dan mocca sorgum yang mengadung aneka vitamin, mineral, dan kandungan gizi lainnya. Beberapa manfaatnya seperti membantu tubuh untuk membangun jaringan dan sel baru, meningkatkan kesehatan jantung, menambah energi pada tubuh, meningkatkan sirkulasi darah, dan mengontrol gula darah dalam tubuh.

“Jadi Teh Daun Kelor dan olahan sorgum dapat meningkatkan daya tahan tubuh sehingga bisa mencegah seseorang dari pelbagai penyakit, khususnya covid-19,” kata Dian.