Home Sikka Hasil Rapid Test Siswa dan Guru SMPK Watukrus Bola Dinyatakan Nonreaktif

Hasil Rapid Test Siswa dan Guru SMPK Watukrus Bola Dinyatakan Nonreaktif

Penulis: Wall Abulat / Editor: Elton Wada

226
0
SHARE
Hasil Rapid Test Siswa dan Guru SMPK Watukrus Bola Dinyatakan Nonreaktif

Keterangan Gambar : Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus, S.Si, MH. Apt


Maumere, Flores Pos — Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kabupaten Sikka Petrus Herlemus, S.Si, MH. Apt mengemukakan bahwa pihak petugas kesehatan telah memeriksa sampel darah rapid test 18 guru dan 27 siswa SMPK Watukrus Bola, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka termasuk siswa berinisial SJ yang pernah tidur semalam di rumah salah satu pasien positif covid-19 asal Nagekeo berinisial D. Semuanya dinyatakan nonreaktif.

“Hasil rapid untuk 52 orang dengan rincian 18 guru dan 27 siswa SMPK Watukrus, serta 7 orang yang kontak serumah dengan siswa SJ dengan hasil rapid, semuanya nonreaktif,” kata Petrus Herlemus, Minggu (30/8/2020).

Meskipun hasil rapid test semuanya nonreaktif, lanjut Petrus Herlemus, pihak Satgas Covid-19 Sikka tetap mengedukasi 52 orang itu untuk tetap menjalankan karantina mandiri selama 14 hari, dan sampel swab dari siswa SJ yang pernah menginap semalam di rumah pasien positif covid-19 asal Nagekeo berinsial SI tetap dikirim ke Lab RSU Prof WZ Johannes Kupang pada Senin (31/8/2020).

“Satgas Covid-19 Sikka akan terus mengedukasi 52 orang yang pernah kontak dekat ini untuk tetap menjalani karatina mandiri selama 14 hari. Besok akan kita kirim sampel ke kupang,” kata Kadis Kesehatan Kabupaten Sikka ini.

Seperti pemberitaan media ini sebelumnya, Petugas Satgas Covid-19 Kabupaten Sikka, Sabtu (29/8/2020) mengambil sampel swab seorang siswa SMPK Watukrus Bola, Kecamatan Bola berinisial SJ usai yang bersangkutan menginap selama 1 malam di rumah pasien positif asal Nagekeo berinisil D di Nagekeo, pekan lalu.

Siswa berinisil SJ ikut mengantar pasien positif covid-19 itu ke Nagakeo usai yang bersangkutan kabur ke Kabupaten Sikka. Demikian data yang diterima Flores Pos dari Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kabupaten Sikka Petrus Herlemus, S.Si, MH.Apt, Minggu (30/8/2020). Petrus menegaskan bahwa siswa berinisial SJ itu ikut mengantar pasien positif berinisial D asal Nagekeo itu.

Baca juga: Satgas Covid-19: Siswa SMPK Watukrus Bola Menginap di Rumah Pasien Positif Covid-19 Nagekeo

“Siswa berinisial SJ ini mengantar pasien positif berinisial D ke Nagekeo, dan menginap satu malam di rumah pasien positif covid-19 itu,” kata Kadis Kesehatan Kabupaten Sikka ini.

Selain mengambil sampel swab siswa SJ, lanjut Petrus Herlemus, Satgas Covid-19 Sikka telah melakukan rapid test terhadap 51 orang warga Kecamatan Bola yang kontak erat dengan siswa SJ dengan rincian siswa teman SJ 26 orang, guru dan tenaga kependidikan SMP Watukrus, 18 orang, dan sisanya keluarga dari siswa SJ.

Petrus menegaskan bahwa petugas sedang melakukan pemeriksaan sampel darah dan sampel swab untuk memastikan apakah mereka yang terlibat kontak dengan pasien positif asal Nagekeo dan kontak dengan salah seorang siswa SMPK Watukrus Bola itu dinyatakan nonrekatif dan atau reaktif.

“Kita sedang menunggu hasil rapid test dan hasil swab siswa SJ,” kata Petrus Herlemus.

Kadis PKO Pastikan Satu Siswa Diswab

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten Sikka Mayella da Cunha yang dihubungi terpisah memastikan bahwa seorang siswa SMP Watukrus Bola berinisial SJ sudah diambil sampel swabnya oleh petugas di Bola, pada Sabtu (29/8/2020).

“Siswa SMPK Watukrus yang diswab itu berinisial SJ. Sementara yang mengikuti rapid test ada 18 guru dan tenaga kependikan, serta ada 26 siswa SMP Watukrus,” kata Kadis Mayella da Cunha.

Mantan Camat Waigete ini menambahkan bahwa instansi yang dipimpinnya saat ini masih menunggu hasil rapid test dan hasil swab untuk mengambil kebijakan apakah KBM dihentikan sementara atau terus dilanjutkan.

“Kalau hasil rapid test nonreaktif, dan hasil swab negatif maka pembelajaran tatap muka tetap dilakukan dengan sistem shift, sama seperti sekolah lainnya,” kata Kadis Mayella.