Home Nagekeo Industri Garam Mesti Sejahterakan Masyarakat

Industri Garam Mesti Sejahterakan Masyarakat

78
0
SHARE
Industri Garam Mesti Sejahterakan Masyarakat

Keterangan Gambar : Pemberkatan Lahan oleh Uskup Agung Ende, Mgr. Vincentius Sensi Potokota.

Mbay, Flores Pos — Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do, mengharapkan agar industri garam yang sedang dibangun oleh PT Cheetham Flores Indonesia pada lahan seluas 442,9 hektare di Kelurahan Mbay II, Kecamatan Aesesa, dapat menyejahterakan masyarakat Kabupaten Nagekeo.

Bupati Don menyampaikan hal ini usai meletakkan batu pertama pembangunan lahan garam dalam acara Groundbreaking Ceremony PT Cheetam Flores Indonesia, Selasa (3/12/2019).

Baca juga: Tentang Lahan Garam, Semua Masukan dari Masyarakat Akan Diperhatikan

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Uskup Agung Ende, Mgr. Vincentius Sensi Potokota, CEO Cheetam Salt Limited Mr. Andrew Speed, Dirjen Pengendalian Pemanfaatan Ruang dan Penguasaan Tanah, Budi Situmorang, Perwakilan dari Kementerian Perekonomian, Toni Nainggolan, Perwakilan dari Kementerian Kemaritiman dan Investasi, Fatma Puspita Sari.

Juga Kapolres Ngada, AKPB Bayu Andika Adittama, Dandim 1625 Ngada, Letkol Inf. I Made Putra Suartawan, Pimpinan BUMN/BUMD, para pimpinan SKPD, tokoh masyarakat, tokoh adat dan undangan.

"Saya harapkan agar PT Cheetham menggunakan tanah yang dipercayakan oleh Pemda Nagekeo dengan bijaksana demi menghasilkan garam yang berkualitas," katanya.

Bupati Don berharap agar kehadiran pabrik garam PT Cheetham dapat memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat lokal di sekitar lokasi.

"Kami telah memiliki Akademi Garam dan harapan kami adalah kaum muda kami dapat berpartisipasi dalam industri garam di Kabupaten Nagekeo," harapnya.

Bupati Don melanjutkan bahwa Pemda Nagekeo berharap agar kehadiran PT Cheetham dapat mengatasi minimnya pengetahuan dan teknik bertani garam masyarakat Nagekeo.

"Selama ini, masyarakat petani garam hanya bergantung pada alam untuk menghasilkan garam. Semoga dengan kehadiran PT Cheetham, kemampuan tersebut dapat meningkat dengan cara menggunakan teknologi," katanya.

Dirinya berharap, semoga PT Cheetham dapat mewujudkan harapan kami agar garam Nagekeo dapat terkenal luas seperti garam dari Sisilia atau garam pink dari Himalaya. Semoga nanti garam dapat dipasok ke berbagai hotel bintang lima dan restoran fine dining.

"Tetapi harapan yang utama adalah agar produksi garam ini dapat menyejahterakan masyarakat Nagekeo," tegasnya.

Butuhkan Tenaga Kerja Lokal

Sementara itu, CEO Cheetam Salt Limited, Andrew Speed, mengharapkan dukungan Pemda Nagekeo bersama segenap masyarakat untuk keberhasilan PT Cheetham dalam memproduksi garam berkualitas di Kabupaten Nagekeo.

"Cheetham telah berpengalaman sejak 30 tahun lalu di Indonesia. Kami mulai dengan lahan kecil di Cilegon hingga akhirnya berkembang seperti sekarang. Pengalaman tersebut tentu dapat membantu Indonesia, khususnya Nagekeo dalam membangun industri garam surya yang berkualitas baik," jelasnya.

Baca juga: DKP Nagekeo Kaji Potensi Kawasan Budi Daya Air Payau

Andrew melanjutkan bahwa kehadiran PT Cheetham akan membuka kesempatan kerja bagi masyarakat lokal.

"Pada tahap awal, kami membutuhkan kurang lebih 100 pekerja proyek dan 100 pekerja yang akan bekerja pengoperasian ladang garam," ujarnya. 

Selanjutnya, dalam beberapa tahap pengembangan akan dibutuhkan lagi pekerja antara 800-1000 orang pekerja.

"Saya tahu di sini ada Akademi Garam yang dapat mendukung kebutuhan tenaga kerja kami, selain masyarakat pada umumnya," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Perwakilan dari Kementerian Perekonomian, Toni Nainggolan, mengharapkan, hasil produksi garam dari Kabupaten Nagekeo dapat turut memenuhi kebutuhan garam nasional.

"Sampai saat ini, Indonesia masih mengimpor 3 juta ton garam dari Australia setiap tahunnya. Semoga garam dari Nagekeo dapat menolong ketersediaan  garam dalam negeri sehingga negara dapat berhemat dan terutama dapat menyejahterakan masyarakat," katanya.

Uskup Berikan Dukungan

Sementara itu, Uskup Agung Ende, Mgr. Vincentius Sensi Potokota, mengatakan, kehadirannya pada acara tersebut adalah bentuk dukungannya kepada kesempatan baik yang akan diperoleh masyarakat perihal keberadaan pabrik garam.

"Saya mendukung kesempatan baik yang dapat diperoleh masyarakat dengan kehadiran PT Cheetham. Harapan saya agar lahan garam ini dapat meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan masyarakat. Semoga masyarakat dapat bahu membahu bersama Pemda Nagekeo untuk medukung proses ini agar berjalan baik," tandasnya.

Penulis: Risa Roga
Editor: Anton Harus