Home Advertorial Kadis Kominfo Lembata Bagikan Masker kepada Pedagang Pasar Pada

Kadis Kominfo Lembata Bagikan Masker kepada Pedagang Pasar Pada

Kerja Sama Flores Pos dengan Dinas Kominfo Kabupaten Lembata

111
0
SHARE
Kadis Kominfo Lembata Bagikan Masker kepada Pedagang Pasar Pada

Keterangan Gambar : Kadis Kominfo Kabupaten Lembata, Markus Labi Waleng, membagikan Masker kepada Pedagang Pasar Pada, di Kecamatan Nubatukan, Senin (18/5/2020).


DALAM UPAYA mencegah penulaan covid-19, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lembata, Markus Labi Waleng, S.Sos, membagikan 36 masker secara gratis kepada para pedagang Pasar Pada di Kecamatan Nubatukan, Senin (18/5/2020).

Selain pembagian masker, Kepala Seksi Humas dan Publikasi Gugus Tugas Covid-19 Lembata itu juga memberikan edukasi dalam bentuk orasi singkat kepada para pengunjung dan pedagang Pasar Pada agar selalu menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga: Kadis Kominfo Lembata Imbau Para Pedagang Pasar Hadakewa Terapkan Physical Distancing

Pemberian edukasi itu dilakukan melalui pengeras suara milik Dinas Kominfo Lembata.

"Kita akan terus berikan edukasi karena data covid-19 di Nusa Tenggara Timur makin hari makin bertambah," katanya.

Untuk itu, dalam orasi singkatnya, Kadis Markus mempertegas poin-poin yang wajib dilakukan masyarakat yakni selalu menggunakan masker, jaga jarak, dan selalu mencuci tangan.

Perlu diinformasikan pula bahwa edukasi yang sama juga telah dilakukan di dua pasar mingguan di Kabupaten Lembata yakni Pasar Kenale di Desa Boalangu wilayah Kecamatan Nubatukan dan Pasar Hadakewa di Desa Hadakewa wilayah Kecamatan Lebatukan beberapa waktu yang lalu.

Baca juga: 10 PDP Lembata yang Hasilnya Swabnya Negatif Diizinkan Kembali ke Rumah

Usai melakukan edukasi, Kadis Markus menyapa para pedagang Pasar Pada yang mengalami dampak semenjak pandemi virus corona.

Pengakuan Para Pedagang

Seorang pedagang Pasar Pada bernama Marta (52) mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Lembata, Eliazer Yentji Sunur.

"Ama saya sangat senang karena bisa jual pisang dan ubi lagi. Selama ini kami takut keluar rumah karena virus corona Ama," kata Mama Marta saat ditemui Tim Kominfo Lembata di tengah kesibukannya menawarkan jualan.

Baca juga: Bupati Yentji Sunur: Semua Warga Desa Diakomodasi untuk Mendapat BLT

Hal yang sama juga disampaikan oleh Mama Rina (47), pedagang garam di pasar tersebut.

Mama Rina mengaku bahwa pendapatannya dari hasil jualan barang dagangannya menurun sejak pandemi corona.

"Kalau hari Senin begini, kami biasanya jual sampai siang itu dapat Rp100 ribu sampai Rp150 ribu, Tetapi semenjak pandemi virus corona, kami hanya dapat Rp50 ribu sampai Rp80 ribu saja," katanya.

Mama Rina juga mengatakan, "Jo kami pulang belum bayar oto dan beli ole-ole untuk anak di rumah.”

“Saya sangat senang karena pemerintah sudah kembali membuka pasar, tidak hanya di Lewoleba tetapi juga beberapa pasar di desa dan kecamatan lainnya,” ungkap Mama Rina.

Rapid Test untuk Para Pedagang

Berdasarkan pantauan Tim Redaksi Kominfo bahwa selain melakukan kegiatan membagikan masker dan edukasi, juga dilakukan rapid test terhadap para pedagang Pasar Pada oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Lembata.

Hadir pula dalam kegiatan itu, Drs. Gabriel Balawarat, M.M, Kepala Dinas Koperindag Lembata selaku Koordinator Pelaksanaan Rapid Test Pasar Pada Kecamatan Nubatukan, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Dinas Kominfo Frederik Thouran, 3803, para tenaga medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata dan Rumah Sakit Umum Daerah Lewoleba.* (Tim Kominfo Kabupaten Lembata)