Home Ende Kepala BPS Ende: Petugas Sensus Dilengkapi APD dan Sudah Menjalani Rapid Test

Kepala BPS Ende: Petugas Sensus Dilengkapi APD dan Sudah Menjalani Rapid Test

Penulis: Willy Aran / Editor: Elton Wada

241
0
SHARE
Kepala BPS Ende: Petugas Sensus Dilengkapi APD dan Sudah Menjalani Rapid Test

Keterangan Gambar : Petugas Sensus mendatangi rumah jabatan Bupati Ende untuk memulai SP 2020, Selasa (1/9/2020) pagi.


Ende, Flores Pos — Badan Pusat Statistik (BPS) mulai melaksanakan pendataan penduduk atau sensus penduduk (SP) lanjutan pada  2020 secara nasional, Selasa (1/9/2020). Sensus penduduk yang dilaksanakan saat pandemi covid-19 ini menjadi kendala bagi petugas saat melakukan pendataan dan turun ke rumah warga.

Untuk mencegah penyebaran virus ini, BPS Ende memastikan petugas sensus yang turun ke lapangan sudah menjalani rapid test dan dinyatakan non reaktif. Selain itu petugas juga menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).

Kepala BPS Ende, Paulus Puru Bebe setelah mengikuti kick off SP 2020 secara virtual, Senin (31/8/2020) mengatakan bahwa BPS Ende menugaskan sebanyak 332 orang petugas sensus. Selain petugas sensus BPS Ende juga menyiapkan 30 orang Kordinator Sensus Kecamatan (Koseka) dan 18 orang task force (TF) dalam pelaksanaan SP 2020. Petugas pun telah mengikuti pembekalan.

Ditegaskannya bahwa petugas yang menjalankan tugas pendataan dan mengunjungi rumah warga telah mengikuti rapid test dan dilengkapi dengan APD seperti sarung tangan, pelindung wajah, masker dan hand sanitizer. Oleh karena itu warga diharapkan menerima petugas yang datang demi mendukung SP tahun 2020.

"Petugas Sensus sudah menjalani rapid test dan hasilnya non reaktif dan mereka juga wajib menggunakan APD sesuai protokol kesehatan. Kami berharap mereka diterima untuk melakukan pendataan," katanya.

Dikatakannya bahwa sensus lanjutan yang dilaksanakan ini terhadap warga yang belum mengikuti sensus mandiri secara online yang dilaksanakan sejak Februari 2020 dan diperpanjang hingga Mei 2020 karena pandemi covid-19.

Baca juga: Rakyat Minta DPRD Ende Tingkatkan Kinerja dan Menjadi Mitra Yang Berkulitas

Berdasarkan data yang diterima dari Dukcapil Ende, terdapat 79 ribu lebih kepala keluarga di Ende dan sekitar 9 ribu lebih telah melakukan pendataan secara online.

"Data ini bisa bertambah bisa juga berkurang saat dilakukan pendataan di lapangan. Data ini merupakan data Kepala Keluarga dari Dukcapil Ende," katanya.

Kepala BPS Ende juga mengatakan bahwa metode yang digunakan dalam sensus lanjutan di Kabupaten yakni metode Drop Off dan Pick Up ( DOPU). Petugas mengirim formulir atau berkas ke rumah warga dan diisi oleh warga dan kemudian dicek dan diambil oleh petugas. Namun jika data tersebut belum selesai diisi maka petu?as wajib mendampingi. Sesuai kontrak waktu pelaksanaan sensus selama 15 hari.

Kepala Seksi Statistik Sosial BPS Ende, Feliksia Siola mengatakan bahwa petugas sensus (PS) di Kabupaten Ende sudah mendapatkan surat bebas covid setelah mengikuti rapid test di Puskemas. Ia pun mengatakan bahwa jika ada yang reaktif rapid test maka tidak diizinkan ke lapangan.

"Karena BPS Ende dalam wilayah kerja Puskesmas Onekore maka kami berkerjasama dengan Puskemas Onekore melakukan rapid test kepada seluruh petugas. Hasilnya non reaktif," katanya.

Feliksia juga mengatakan bahwa PS juga dilengkapi dengan identitas seperti rompi pelaksana tugas sensus dari BPS, surat tugas serta tanda pengenal lainnya dari BPS. Identitas ini diberikan kepada petugas untuk menghindari petugas gadungan.