Home Nagekeo Masyarakat Desa Renduwawo Menagih Janji Pembangunan Filter Air dari Dinas PUPR Nagekeo

Masyarakat Desa Renduwawo Menagih Janji Pembangunan Filter Air dari Dinas PUPR Nagekeo

Penulis: Risa Roga / Editor: Elton Wada

677
0
SHARE
Masyarakat Desa Renduwawo Menagih Janji Pembangunan Filter Air dari Dinas PUPR Nagekeo

Keterangan Gambar : Masyarakat Desa Renduwawo menimba air di Embung Nunugogo, salah satu embung di Desa Renduwawo.

 


Renduwawo, Flores Pos — Masyarakat Desa Renduwawo Kecamatan Aesesa Selatan Kabupaten Nagekeo menagih janji pembangunan filter air oleh Dinas PUPR Kabupaten Nagekeo. Hal tersebut disampaikan salah satu warga Dusun 4 Desa Renduwawo, Matilde Sui pada Rabu (16/9/2020).

"Katanya akan ada pembangunan filter air sehingga kami dapat menyaring air embung untuk kami konsumsi. Pada awal tahun 2020, sudah ada pegawai datang survei ke sini, tetapi ini sudah akhir tahun, alat itu belum ada," ujarnya.

Matilde menyatakan bahwa dirinya dan warga desa lainnya sangat merindukan air bersih.

"Tahun ini kami cukup beruntung sebab kami dapat bantuan 60 tangki air dari PLAN Indonesia pada Bulan Mei-Juli 2020 yang lalu. Tapi air itu sudah habis, dan hujan belum datang sehingga kami harus minum air embung yang kotor dan bau lagi," ungkapnya.

Matilde menyatakan bahwa filter air merupakan kebutuhan penting sebab sebelumnya, masyarakat Desa Renduwawo menggunakan berbagai cara untuk menjernihkan air.

"Ada yang kami diamkan selama satu sampai dua hari baru kami konsumsi. Tetapi jika butuh cepat, kami mencampurkan kapur sirih dan semen untuk mempercepat kotoran mengendap di dasar wadah, lalu air bagian atas yang agak jernih, kami ambil untuk minum," jelasnya.

Baca juga: Uang Kompensasi Belum Dilunasi, Pemilik Lahan Tanam Pohon Pisang di Halaman SMAN 2 Boawae

Kalau ada filter air, lanjut Matilde, tentu masyarakat Desa Renduwawo akan jadi lebih sehat.

"Saya kasihan anak cucu saya yang masih dalam masa pertumbuhan. Jika tiap hari harus mengkonsumsi air kotor, tentu pertumbuhan mereka akan terganggu. Karena itu, kami harapkan agar ada perhatian Pemerintah dan DPRD Nagekeo untuk kami. Sudah lebih dari 70 tahun kami kesulitan air bersih," harapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Renduwawo Theodorus Aru membenarkan bahwa pada 13 Februari 2020 yang lalu, terdapat sejumlah pegawai dari Dinas PUPR Kabupaten Nagekeo yang melakukan survei di Desa Renduwawo untuk pembangunan filter air dari Embung Tiwa senilai 1,2 Miliar.

"Namun karena tak kunjung direalisasikan sementara masyarakat terus mempertanyakan alat tersebut, akhirnya saya menghubungi Kadis PUPR. Jawaban yang saya peroleh adalah bahwa anggaran untuk pembangunan filter air tersebut telah dialihkan untuk pencegahan covid-19," ujarnya.

Theodorus berharap agar rencana pembangunan filter air tersebut dapat  direalisasikan.

"Kami sangat membutuhkan filter air tersebut, demi kesehatan masyarakat. Jadi semoga filter air tersebut tetap diadakan untuk kami," harapnya.