Home Ngada Mendaftar Di KPU: Pendukung AP-RB Memadati Kota Bajawa

Mendaftar Di KPU: Pendukung AP-RB Memadati Kota Bajawa

Penulis: Wim de Rozari / Editor: Elton Wada

379
0
SHARE
Mendaftar Di KPU: Pendukung AP-RB Memadati Kota Bajawa

Keterangan Gambar : Bapaslon AP-RB didampingi Ketua Tim Pemenangan Bernadinus Dhey Ngebu dan Ketua PKB Kabupaten Ngada Rikardus Bhara saat tiba di kantor KPU Ngada untuk melakukan pendaftaran.


Bajawa, Flores Pos — Pendaftaran Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Ngada untuk Pilkada 9 Desember 2020 hari terakhir di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ngada, Minggu (6/9/2020) dilaksanakan dengan pengawasan protokol kesehatan terkait covid-19 dengan ketat.

Paket Andreas Paru dan Raimundus Bena (AP-RB) yang diusung Partai Golkar dan Partai PKB merupakan satu-satunya paket yang mendaftar di hari terakhir setelah 4 paket lainnya telah mendaftar di hari pertama yakni Bapaslon Paket Firman, pasangan Wilfridus Muga dan Herman Say yang merupakan calon perseorangan, diikuti paket PAS-GUD calon Bupati petahana Paulus Soliwoa dan Gregorius Upi Dheo yang diusung oleh Partai Nasdem dan Demokrat, menyusul Paket Credo, pasangan Kristoforus Loko dan Emanuel Dopo yang diusung oleh PAN dan Hanura serta terakhir paket Hebat, Pasangan Helmut Waso dan Yohanes Tay Ruba yang diusung oleh PDIP dan Perindo.

Baca juga: Dalam Rangka Pilkada Ngada: KPU Membuat Simulasi Pendaftaran Calon

AP-RB didampingi oleh istri masing-masing, tiba di kantor KPU Kabupaten Ngada sekitar pukul 13.08. Selain didampingi istri, AP-RB diantar oleh ribuan pendukungnya mulai dari Kampung Bopati Desa Borani Kecamatan Bajawa menuju kota Bajawa.

Padatnya pendukung yang mengantar AP-RB tersebut membuat pihak keamanan akhirnya mengarahkan arak-arakan roda dua dan roda empat menuju lapangan Kartini Bajawa yang berdekatan dengan kantor KPU. Selanjutnya Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Ngada itu didampingi Ketua Tim Pemenangan Bernadinus Dhey Ngebu, Ketua PKB Kabupaten Ngada Rikardus Bhara, Sekretaris Partai Golkar Kabupaten Ngada Stanislaus Pati dan beberapa tim keluarga berjalan kaki menuju kantor KPU Kabupaten Ngada.

Baca juga: Pilkada Ngada: Pasukan Berkuda Mengiringi Pendaftaran Paket Firman

AP-RB yang lengkap berpakaian adat Bajawa juga diantar Anggota DPRD Propinsi NTT Thomas Tiba Owa dari Partai Golkar, Anggela Merici Piwung, Ketua PKB Nagekeo Syafar dan Anggota DPRD Kabupaten Nagekeo Antonius Moti.

Ketua Tim Pemenangan AP-RB Bernadinus Dhey Ngebu dalam kata pembukaan ketika mengantar AP-RB di pintu masuk gedung KPU Ngada mengungkapkan bahwa Bapaslon, Parpol pengusung beserta pendukung datang ke KPU dalam rangka melaksanakan amanat dan undang-undang untuk mengikuti pendaftaran di KPUD Ngada.

Baca juga: Pendaftaran Paket Hebat: Istri dan Anak MS Turut Hadir

Ketua DPRD Kabupaten Ngada mengungkapkan bahwa sang juara yang pada saatnya nanti keluar sebagai pemenang, dihasilkan dari pertandingan yang sangat fair oleh wasit yang adil dalam perhelatan pesta demokrasi 9 Desember 2020 mendatang.

Usai penyerahan dokumen pendaftaran dalam konferensi pers bersama sejumlah wartawan Calon Bupati Andreas Paru mengatakan bahwa Paket AP-RB diusung oleh Partai Golkar untuk bakal Calon Bupati dan PKB mengusung Calon Wakil Bupati melalui proses yang cukup panjang. Pada 12 Juli 2020, akhirnya calon mendapat SK Partai Golkar dan 21 Juli 2020 mendapat SK dari PKB sehingga pihaknya melakukan penyerahan dokumen pendaftaran kepada KPU.

Baca juga: Pendaftaran Paket Credo Tanpa Bakal Calon Bupati. Ini Kata Ketua KPU Ngada

Bersama Calon Wakil Bupati Raimundus Bena, pilihan untuk maju bersama didasari keinginan untuk perubahan di Kabupaten Ngada.

"Pemimpin-pemimpin terdahulu telah membuat sesuatu dan kami ingin melanjutkan. Karena itu, harus ada akselerasi, harus ada percepatan dan percepatan itu sudah kalian rumuskan melalui visi-misi program dan kegiatan itu demi kesejahteraan lahir batin masyarakat secara keseluruhan," katanya.

AP-RB menurutnya telah merumuskan visi misi dua sektor yang diunggulkan yaitu pertanian dan sektor pariwisata. Alasan kedua sektor ini cukup jelas bahwa hampir 60% masyarakat Ngada fokus pada sektor pertanian. Karena itu sektor pertanian ini akan menjadi sektor yang menjadi pendorong sektor Pariwisata dan juga akan menjadi sektor yang sangat menentukan dalam langkah mewujudkan percepatan pembangunan.

Sektor-sektor lain juga tetap menjadi perhatian yang dalam komitmen pembangunan disebut dengan istilah TANTENELA-PARIS yakni Tani,Ternak, Nelayan dan Pariwisata. Jadi titikberatnya pada pemberdayaan para petani, peternak, nelayan juga pelaku pariwisata khususnya untuk "TUKA-TUKU-TEKA" (kebutuhan makanan sehari-hari, untuk disimpan dan atau untuk dijual).

Sesuai pantauan Flores Pos, usai pendaftaran ribuan massa pendukung AP-RB langsung menuju Kampung Bopati, Langa; untuk melakukan deklarasi.