Home Manggarai Pemkab Manggarai Prioritaskan Rapid Test untuk Pelajar dan Mahasiswa

Pemkab Manggarai Prioritaskan Rapid Test untuk Pelajar dan Mahasiswa

Penulis: Christo Lawudin / Editor: Anton Harus

189
0
SHARE
Pemkab Manggarai Prioritaskan Rapid Test untuk Pelajar dan Mahasiswa

Keterangan Gambar : Asisten III Setda Manggarai, Fransiskus Kakang.


Ruteng, Flores Pos — Dalam pelaksanaan new normal di Kabupaten Manggarai, pemerintah menerapkan pelayanan rapid test terhadap warga yang bepergian ke luar daerah. Pelayanan rapid test tersebut diprioritaskan bagi pelajar dan mahasiswa.

Hal itu disampaikan Asisten III Setda Manggarai, Frans Kakang, di hadapan peserta rapat tertajuk Komunikasi Sosial Pemerintah tentang sinergitas pembangunan bangsa dan sosialisasi penanganan covid-19 di Aula Ranaka Kantor Bupati Manggarai pada Rabu (1/7/2020).

Rapat komunikasi sosial tersebut diadakan Kodim 1612 Ruteng sebagai salah satu unsur dalam Satgas Penanganan Covid-19 Manggarai.

Baca juga: Jelang New Normal, Kodim Ruteng Prakarsai Rapat Komunikasi Sosial soal Penanganan Covid-19

Frans Kakang mengatakan, rapid test diprioritaskan untuk pelajar dan mahasiswa, tidak untuk semua warga, karena mereka dipastikan akan pergi ke daerah terpapar covid-19.

Keterangan hasil rapid test, lanjutnya, harus dimiliki pelajar dan mahasiswa karena merupakan salah satu persyaratan perjalanan. Kalau tidak ada hasil rapid test, mereka tidak bisa kembali atau pergi ke tempat kuliahnya baik di Bali, Jawa, dan Makassar atau juga di tempat-tempat lain.

Menurut Kakang, untuk menjalani rapid test, ada sejumlah syarat yang mesti dipenuhi, antara lain harus ada rekomendasi dari Dinas Kesehatan, harus membawa KTP, membawa kartu mahasiswa, dan tempat pelayanan di Puskesmas Kota.

Kakang juga mengatakan bahwa pemerintah juga menyediakan rapid test untuk pasien rujukan dan pengantar pasien. Rapid test juga disediakan untuk aparatur sipil negara yang bertugas ke luar daerah.

"Hasil rapid test telah menjadi syarat untuk mereka yang bepergian ke luar daerah. Hingga kini sudah 1.000-an warga yang jalani rapid test dan terbanyak adalah pelajar dan mahasiswa," tuturnya.

Atur secara Detail

Sebelumnya, Bupati Manggarai Deno Kamelus dalam rapat persiapan pelaksanaan new normal pekan lalu mengatakan bahwa pemerintah membutuhkan banyak masukan dari publik untuk dituangkan dalam keputusan bupati.

Menurutnya, semua harus diatur detail agar ditaati dan dilaksanakan bersama. Demikian juga dengan rapid test, apakah untuk semua warga atau hanya untuk yang bepergian.

"Semua harus diatur detail. Karena itu, perlu banyak masukan dari publik. Aturan itu penting agar bisa nyaman hidup dan bekerja dalam pandemi covid-19," katanya.*