Home Sikka Pesta Emas STFK Ledalero, Para Santri Walisongo Ende Hibur Uskup dan Para Imam

Pesta Emas STFK Ledalero, Para Santri Walisongo Ende Hibur Uskup dan Para Imam

4,049
0
SHARE
Pesta Emas STFK Ledalero, Para Santri Walisongo Ende Hibur Uskup dan Para Imam

Keterangan Gambar : Para santri Pesantren Walisongo Ende bawakan tarian Qasidah pada Pesta Emas STFK Ledalero, Maumere, Minggu (8/9).

Para santri bawakan lagu Qasidah Bhinneka Tunggal Ika, menggambarkan indahnya persatuan, persaudaraan, dan hidup bersama dalam bingkai keberagaman Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Maumere, Flores Pos — Para santri dari Pesantren Walisongo Ende turut mengisi acara hiburan pada puncak pesta 50 tahun STFK Ledalero, Maumere, Minggu (8/9). Penampilan para santri yang membawakan lagu Qasidah bertema kebhinnekaan ini sangat menghibur uskup yang hadir pada acara tersebut yakni Uskup Maumere, Mgr. Edwaldus Martinus Sedu dan Uskup Larantuka Mgr. Frans Kopong Kung.

Baca juga: Simposium Internasional STFK Ledalero Hadirkan Profesor dari Chicago

Selain dua uskup ini, penampilan para santri ini juga menghibur Pemimpin Umum SVD sejagat dan para pemimpin SVD se-Indonesia dan Timor Leste, antara lain Pemimpin Umum SVD Sejagat Pater Paul Budi Kleden, Provinsial SVD Ende Pater Lukas Jua, Provinsial SVD Jawa Pater Josef Djaga Dawan, Provinsial SVD Ruteng Pater Josef Masan Toron, Provinsial SVD Timor Pater Didimus Nai, dan Regional Timor Leste Pater John Suban.

Hadir juga Rektor Unwira Kupang Pater Philipus Tule, Ketua Yasspa Ende Pater Alfons Mana, Ketua STFK Ledalero Pater Otto Gusti Madung.

Ada juga Rektor Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero Pater Frans Ceunfin, Praeses Seminari Tinggi Interdiosesan Santo Petrus Ritapiret Romo Philip Ola Daen, pemimpin sejumlah kongregasi/biara, dan ratusan imam, bruder, suster serta ribuan umat yang hadir dalam acara puncak tersebut.

Disaksikan media ini, para santri membawakan lagu qasidah Bhinneka Tunggal Ika yang menggambarkan indahnya persatuan, persaudaraan, dan hidup bersama dalam bingkai keberagaman Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Penampilan para santri sangat menghibur uskup, imam, dan semua undangan yang hadir. Tak heran, penampilan mereka mendapatkan aplaus dari warga yang hadir, termasuk dua uskup dan biarawan-biarawati serta para romo.

Serahkan Kado

Disaksikan media ini, usai menghibur para undangan, para santri melalui Frater Alfiano Jampong, calon imam SVD yang sedang menjalankan praktik pastoral di Pesantren Walisongo, menyerahkan kado kepada STFK Ledalero, diterima Ketua STFK Ledalero, Pater Otto Gusti Madung.

Frater Alfiano pada kesempatan ini menjelaskan, kehadiran para santri sebagai wujud dukungan dan apresiasi terhadap keberadaan STFK yang berperan dalam upaya memajukan pendidikan di Flores dan telah menghasilkan tamatan yang bekerja di pelbagai bidang profesi di NTT, maupun di Indonesia dan luar negeri.

Kepala Biro Humas & Protokol Setda Provinsi NTT, Marius Adu Jelamu, dalam sambutannya mewakili Gubernur NTT pada perayaan puncak Emas STFK Ledalero ini, mengatakan bahwa NTT merupakan Negeri Terindah Toleransinya (NTT) di Indonesia.

“Bapak Gubernur Viktor Laiskodat terus menggemakan Salam Kebhinnekaan pada awal setiap acara apa pun. Karena NTT merupakan Negeri Terindah Toleransinya di Indonesia,” kata Jelamu.

Oleh Wall Abulat