Home Ende Polisi Membekuk Pelaku Pencurian Motor di Halaman Parkir RSUD Ende

Polisi Membekuk Pelaku Pencurian Motor di Halaman Parkir RSUD Ende

Penulis: Willy Aran / Editor: Elton Wada

817
0
SHARE
Polisi Membekuk Pelaku Pencurian Motor di Halaman Parkir RSUD Ende

Keterangan Gambar : Kasat Reskrim Polres Ende, AKP Lorensius memberikan keterangan pers kepada wartawan, Kamis (3/9/2020).


Ende, Flores Pos — Tim buser Polres Ende akhirnya membekuk pelaku pencurian motor jenis Honda Beat dengan nomor polisi EB 3237 AI di area parkir RSUD Ende, Minggu (30/8/2020) lalu. Pelaku pencurian motor dengan inisial JR alias Randi dibekuk polisi di Kecamatan Wewaria setelah sempat membawa kabur motor curian tersebut. Pelaku kini mendekam di Polres Ende untuk menjalani proses hukum lanjutan.

Kapolres Ende, AKBP Albertus Andreana melalui Kasat Reskrim, AKP Lorensius mengatakan bahwa aksi pencurian ini dilakukan oleh pelaku pada Minggu (30/8/2020) sekitar pukul 22.30 wita. Saat itu JR datang ke halaman parkir RSUD Ende mengamati setiap motor yang parkir.

Saat melihat motor jenis Honda Beat dengan nomor polisi EB 3237 AI yang saat itu tidak dikunci stang stir, pelaku langsung mendorongnya keluar dari halaman parkir RSUD Ende. Sampai di perumahan warga pelaku membongkar, memutuskan kabel kontak, dan menyalahkan motor.

Dikatakan Kasat Reskrim bahwa saat melakukan aksi itu, tanpa sadar salah seorang warga bernama Kodriah merekam. Video hasil rekaman itu kemudian diposting ke Medsos dan viral. Kodriah merekam video itu karena melihat gelagat yang aneh saat JR membawa kabur motor curian tersebut.

"Ada warga yang merekam dan video itu menjadi petunjuk bagi tim kepolisian melakukan pengejaran. Kita bersyukur dan berterima kasih karena ada warga yang membuat video itu sehingga polisi langsung melakukan pengejaran dan kemudian menangkap pelaku," kata kasat Reskrim.

Baca juga: Rakyat Minta DPRD Ende Tingkatkan Kinerja dan Menjadi Mitra Yang Berkulitas

Berdasarkan video itu tim buser Polres Ende mempelajari pelaku dan melakukan pengejaran. Pelaku sempat membawa kabur motor curian tersebut ke arah Watuneso kemudian berbalik arah menuju kecamatan Wewaria wilayah utara kabupaten Ende. Pelaku akhirnya ditangkap polisi dan diamankan di Polres Ende untuk proses hukum selanjutnya. Sementara barang bukti juga masih diamankan oleh polisi.

Kasat Reskrim Polres Ende menambahkan bahwa atas perbuatan itu, pelaku dijerat dengan pasal 362 KUHP dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan diketahui pelaku melakukan aksinya seorang diri dengan niat memiliki motor.

"Pelaku murni sendirian melakukan aksi ini karena ingin memiliki motor untuk ojek. Tidak ada jaringan atau pelaku lain dalam kasus ini. Sepeda motor ini adalah milik Yohanes Nebu, warga Ende," katanya.

Ingin Memiliki Sepeda Motor

Sementara itu, pelaku pencurian atau tersangka JR saat ditanya wartawan mengakui bahwa dirinya nekat melakukan aksi ini karena ingin memiliki sepeda motor. Pelaku yang kesehariannya menjalankan aktivitasnya sebagai kondektur mengatakan bahwa ia ingin memiliki sepeda motor tetapi tidak sanggup membeli.

JR mengakui bahwa tidak ada jaringan atau orang lain yang terlibat atau membantu aksinya. Ia menyesal dan menerima proses hukum yang diberikan kepadanya.

"Saya menyesal dengan perbuatan ini. Saya hanya ingin memiliki sepeda motor dan digunakan untuk ojek," katanya.