Home Manggarai Positif Covid-19 Terbaru di Manggarai Muncul dari 4 Klaster

Positif Covid-19 Terbaru di Manggarai Muncul dari 4 Klaster

Penulis: Christo Lawudin / Editor: Elton Wada

533
0
SHARE
Positif Covid-19 Terbaru di Manggarai Muncul dari 4 Klaster

Keterangan Gambar : Juru Bicara Satgas Covid-19 Manggarai Lody Moa


Ruteng, Flores Pos — Perkembangan covid-19 di Manggarai kian mengkhawatirkan. Jumlah warga yang positif covid-19 terus bertambah. Ada tambahan 12 warga positif covid-19 yang muncul dari empat klaster baik yang lama maupun baru.

Dalam rilis terbaru dari Humas Satgas Penanganan Covid-19 Manggarai yang diterima wartawan di Ruteng, Sabtu (19/9/2020) pagi, tambahan warga positif covid-19 diketahui berdasarkan hasil pemeriksaan swab di laboratorium RSU WZ. Johanes Kupang. Dari 80 swab yang diperiksa, sebanyak 12 dinyatakan positif covid-19. Warga yang positif itu berasal dari empat klaster yang tersebar pada pelbagai tempat di Manggarai.

Klaster Cireng bertambah 4 orang terkonfirmasi positif covid-19 dengan rincian: pasien 001 dengan inisial PL (52) berasal dari Desa Poco Likang Kecamatan Ruteng; pasien 002 YSOG (21) dari Desa Poco Likang; pasien 003 MDI (17) dari Desa Poco Likang; pasien 004 MEKG (37) dari Kelurahan Wae Mbeleng Kecamatan Ruteng.

Klaster Denpasar bertambah 3 orang yakni pasien 005 dengan inisial SG (22) dari Kelurahan Mbau Muku Kecamatan Langke Rembong; pasien 006 SP (22) dari Kelurahan Mbau Muku; dan pasien 007 AR (21) dari Kelurahan Mbau Muku.

Klaster Kampung Maumere bertambah 4 pasien yakni pasien 008 EJG (54) dari Kelurahan Watu Kecamatan Langke Rembong; pasien 009 PP (56) dari Kelurahan Watu; pasien 010 KJD (24) dari Kelurahan Watu; dan pasien 011 PE (83) dari Kelurahan Watu.

Selain itu terdapat pula pelaku perjalanan dari Mataram yakni pasien 012 berinisial ISB (42) yang berasal dari Kumba, Kelurahan Satar Tacik, Kecamatan Langke Rembong.

Baca juga: Bertambah, Warga Positif Covid-19 di Manggarai

Menurut Jubir Satgas Lody Moa total pasien covid-19 di Manggarai, Jumat (18/9/2020) sejumlah 27 orang. Dari total itu, 4 orang dinyatakan sembuh, 1 meninggal, dan 22 orang masih dirawat.

Saat ini pasien positif covid-19 sedang dan terus mendapat perawatan agar keadaannya tetap sehat dan pada waktunya dapat sembuh. Karena masih berada dalam perawatan, pasien positif covid-19 dan keluarga atau orang terdekat perlu mematuhi protokol kesehatan yang diterapkan.

"Ini klaster corona sudah banyak di Manggarai. Dari yang ada, ada yang baru sama sekali, tetapi ada juga merupakan hasil pelacakan pada orang-orang positif sebelumnya seperti di Desa Poco Likang," katanya.

Tim Satuan Tugas Covid-19 Manggarai, katanya, terus bekerja maksimal untuk memastikan keadaan dengan memeriksa para pelaku perjalanan hingga melacak secara detail siapa saja yang berinteraksi dengan pasien positif dan reaktif hasil rapid test.

Hal itu dimaksudkan untuk memastikan penyebaran covid-19 sehingga bisa segera ditangani dan dilenyapkan mata rantai penyebarannya. Pelacakan sudah pasti akan terus dilakukan agar orang-orang yang pernah berkontak erat bisa secepatnya ditangani.

Sebelumnya, Bupati Deno Kamelus mengatakan, siapa saja di Manggarai perlu waspada dan cepat mengambil sikap kalau merasa pernah berkontak dengan pasien positif covid-19. Mereka yang berkontak erat itu mesti segera melaporkan diri ke Tim Satgas agar segera diperiksa. Selain itu, tanpa harus disuruh mereka harus segera melakukan isolasi atau karantina secara mendiri di rumah.

"Bersama, mari kita tingkatkan kepedulian dan kewaspadaan. Awasi dan laporkan setiap pelaku perjalanan dari daerah terpapar yang baru tiba kepada Satgas Covid-19, atau melalui Pemerintah Desa/Kelurahan, Dusun/RT/RW dan fasilitas pelayanan kesehatan terdekat dan wajib patuhi setiap protokol kesehatan seperti menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak," katanya.