Home Sikka PPK Serahkan Dokumen Proyek Puskesmas Waigete ke Kejari Maumere

PPK Serahkan Dokumen Proyek Puskesmas Waigete ke Kejari Maumere

369
0
SHARE
PPK Serahkan Dokumen Proyek Puskesmas Waigete ke Kejari Maumere

Keterangan Gambar : Pagar Puskesmas Waigete di Kabupaten Sikka ambruk saat hujan menggujur wilayah itu awal Januari 2020.

Maumere, Flores Pos — Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan Puskesmas Waigete, Kabupaten Sikka, Dedi Benyamin, didampingi staf pelaksana proyek, Jumat (17/1/2020), memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Maumere untuk dimintai keterangan/masukan terkait data-data pendukung pembangunan Puskesmas Waigete. Proyek tersebut menelan dana Rp4 miliar.

Dedi Benyamin saat menyambangi instansi itu membawa beberapa dokumen penting terkait proyek ini untuk menjadi data pendukung bagi Tim Kejari Maumere yang bertugas melakukan pengumpulan keterangan (pulbaket) dan pengumpulan data (puldata) proyek dimaksud.

Baca juga: Kejari Maumere Siap Lakukan Pulbaket atas Pembangunan Puskesmas Waigete

Disaksikan media ini, Dedi Benyamin yang mengenakan baju Korpri tiba di Kantor Kejari Maumere sekitar pukul 09.00 Wita. Tim diterima bagian penerima tamu Kantor Kejari Maumere.

Dedi Benyamin kepada media ini mengaku ia hadir di Kantor Kejari untuk memenuhi panggilan jaksa dalam kapasitasnya sebagai PPK Proyek Puskesmas Waigete.

“Saya ke Kantor Kejari untuk penuhi panggilan pihak kejaksaan dalam kapasitas saya sebagai PPK,” kata Dedi Benyamin.

Gali Informasi dan Data

Kajari Maumere Azman Tanjung yang ditemui di ruang kerjanya, Jumat (17/1/2020), menjelaskan bahwa pihaknya memanggil PPK dan para pihak terkait pembangunan Puskesmas Waigete untuk menggali pelbagai data terkait proyek dimaksud seperti data spesifikasi, data perjanjian kerja, data pelaksanaan lelang, dan dokumen-dokumen pentingnya lainnya.

Menurutnya, jaksa telah menertibkan Surat Perintah Operasi Intelijen untuk menggali data terkait pembangunan Puskesmas Waigete tersebut.

“Jadi saat ini, kita masih pada tahap operasi intelijen untuk menggali data dan informasi dari para pihak, termasuk PPK, kontraktor pelaksana, dan konsultan pengawas Puskesmas Waigete,” kata Kajari.

Baca juga: Sikka Peringkat Satu Kabupaten Risiko Bencana di NTT

Kajari Azman juga menegaskan bahwa tahapan yang dilakukan Tim Kejari Maumere masih pada tahap operasi intelijen dan pulbeket/puldata. Dalam tahapan ini, pihaknya  mencari tahu apa yang terjadi pada proyek Puskesmas Waigete, bagaimana mutunya, dan lain-lain.

“Kita juga mencari tahu mengapa pagar Puskesmas Waigete itu roboh. Pelbagai informasi ini sangat kita butuhkan dari para pihak yang kita panggil,” katanya.

Siap Berikan Pendapat Hukum

Menurut Kajari Azman, pada tahap operasi intelijen dan pulbaket ini, pihak Kejari siap memberikan pendapat atau konsultasi hukum terkait kepentingan penuntasan pengerjaan proyek dan peningkatan mutunya.

“Pihak Kejaksaan berikan kesempatan kepada PPK, konsultan pelaksana, dan konsultan pengawas untuk memberikan data,” katanya.

Baca juga: Belum Dimanfaatkan, Embung Ladogahar di Kabupaten Sikka Ambruk

Diberitakan media ini sebelumnya, Kajari Maumere Azman Tanjung mengemukakan bahwa instansi yang dipimpinnya siap melakukan pulbaket dan puldata atas pelbagai proyek tahun 2019 di Kabupaten Sikka, termasuk proyek pembangunan Puskesmas Waigete yang tembok pagarnya jebol lantaran banjir awal Januari 2020.

“Jaksa siap lakukan pulbaket pembangunan Puskesmas Waigete,” kata Kajari Azman Tanjung yang dihubungi media ini, Sabtu (4/1/2020) tiga pekan lalu.

Penulis: Wall Abulat
Editor: Avent Saur