Home Sikka PT KCBS Maumere Ekspor 12 Ton Ikan Tuna Sashimi ke Jepang

PT KCBS Maumere Ekspor 12 Ton Ikan Tuna Sashimi ke Jepang

Penulis: Wall Abulat / Editor: Elton Wada

130
0
SHARE
PT KCBS Maumere Ekspor 12 Ton Ikan Tuna Sashimi ke Jepang

Keterangan Gambar : Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (topi putih) didampingi Direktur PT KCBS Theodorus Ervianus Uji Hon (ke-2 dari kiri), Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo, Wabup Romanus Woga dan Ketua DPRD Sikka Donatus David ketika acara pengguntingan pita sebagai simbol pelepasan ekspor 12 ton ikan Tuna Sashimi ke Jepang di Kantor PT KCBS Maumere, Minggu (26/7/2020).


Maumere, Flores Pos — PT Karya Cipta Buana Santosa (KCBS) Maumere, Kabupaten Sikka, Kamis (30/7/2020) mengekspor 12 ton ikan Tuna Sashimi ke Jepang. Ekspor perdana Ikan Tuna Sashimi ini secara simbolis dilakukan dengan acara pengguntingan pita oleh Gubernur NTT Viktot Bungtilu Laiskodat di Kantor KCBS Maumere pada Minggu (26/7/2020).

Direktur PT KCBS Theodorus Ervianus Uji Hon kepada Flores Pos, Kamis (30/7/2020) menjelaskan bahwa ikan Tuna Sashimi sebanyak 12 ton itu dibawa ke Jepang dengan menggunakan Kapal Meratus Rellince.

Baca juga: Sektor Perikanan Berikan Kontribusi Rp1,9 Miliar untuk PAD Kabupaten Sikka

“Pengiriman ikan tuna Sashimi sebanyak 12 ton ini dilepas oleh Bapak Gubernur NTT pada 26 Juli 2020 lalu. Pada Kamis (30/7/2020), ikan Tuna Sashimi yang diproduksi PT KCBS Maumere ini dibawa ke Jepang dengan Kapal Meratus Reliance,” kata Theodorus.

Theodorus mengakui bahwa ikan tuna sebanyak 12 ton yang diberangkatkan ke Jepang itu merupakan hasil tangkapan para nelayan yang bermitra dengan PT KCBS, baik yang berada di Kabupaten Sikka, maupun yang berdomisili di Kabupaten Flotim, Ende, Nagekeo, Ngada, maupun Manggarai dan Kabupaten lainnya di Flores dan Lembata.

”Rata-rata produksi ikan tuna yang sudah diolah dalam setahun sekitar 400 hingga 500 ton. Ikan tuna yang sudah diolah ini diekspor ke Jepang,” kata Theodorus.

Jepang Minati Ikan Tuna Asal Sikka

Kepala Dinas (Kadis) Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sikka Paulus Bangkur yang dihubungi terpisah menjelaskan bahwa permintaan warga Jepang untuk mendapatkan ikan Tuna Sashimi dari Kabupaten Sikka sangat tinggi karena ikan jenis itu dinilai mengandung gizi yang tinggi.

“Jepang sangat meminati ikan tuna asal Sikka. PT KCBS siap mengirim 12 ton ikan tuna Sashimi ke Jepang,” kata Kadis Paulus.

Paulus mengakui bahwa produksi untuk segala jenis ikan di Kabupaten Sikka pada 2019 lalu sebanyak 19.000 ton. Untuk ikan Cakalang sebanyak 3.000 ton, dan ikan tuna sebanyak 2.500 ton.

Dari produksi tersebut, lanjut Kadis Paulus, sekitar 90% di antaranya dipasarkan di pasaran lokal, sedangkan 10%nya diekspor, khususnya ikan cakalang dan tuna. Ikan cakalang dan tuna, katanya, diekspor ke Korea Selatan dan Jepang.

Baca juga: PT KCBS Maumere Ekspor Perdana 20 Ton Ikan Cakalang ke Korea Selatan

Seperti diberitakan media ini sebelumnya, Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo atau biasa disapa Bupati Robi Idong, bertempat di Kantor PT Karya Cipta Buana Santosa (KCBS) Maumere, Jumat (24/7/2020) melepas ekspor perdana 20 ton lebih ikan cakalang ke Korea Selatan. PT KCBS merupakan perusahaan pemasaran, penjualan dan pendistribusian ikan hasil tangkapan nelayan Flores baik untuk dipasarkan dalam negeri, maupun luar negeri dalam beberapa tahun terakhir.

Ekspor ikan cakalang perdana ini ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Sikka Robi Idong didampingi Wakil Bupati Sikka Romanus Woga, Kadis Kelautan dan Perikanan Paulus Bangkur, dan Direktur PT KCBS Theodorus Ervianus Uji Hon.

Bupati Robi Idong, dalam sambutannya saat pelepasan ikan cakalang ke Korea Selatan antara lain mengemukakan bahwa pengembangan sektor perikanan di wilayah Kabupaten Sikka akan terus mendapatkan dukungan dari pemerintah.

“Sebagai mitra strategis dalam upaya peningkatan ekonomi produktif masyarakat nelayan, Pemkab Sikka akan senantiasa mendukung setiap upaya pihak perusahaan dalam mengembangan perikanan di wilayah ini,” kata Bupati Robi Idong.

Bupati berharap agar kehadiran perusahaan PT KCBS tersebut dapat meningkatkan ekonomi masyarakat nelayan Sikka sehingga perlahan perekonomian para nelayan, khususnya dan warga Kabupaten Sikka umumnya makin maju.

“Semoga kehadiran PT KCBS ini memberikan kontribusi untuk meningkatkan ekonomi para nelayan dan warga Sikka,” kata Bupati.