Home Puisi Puisi-puisi Sonny Kelen

Puisi-puisi Sonny Kelen

578
0
SHARE
Puisi-puisi Sonny Kelen

Keterangan Gambar : ilustrasi puisi, Yono Kelen

 


Wanita Itu Ibuku

wajahnya lembut, sedap dipandang

tapi, dia tidak secantik kamboja atau mawar

untukku, kecantikannya sederhana

yang tidak bisa dibahasakan dengan kata-kata

tatapannya yang lembut memberikan kedamaian

memberikan harapan

dan sesuatu yang tidak kuketahui namanya

 

wanita itu ibuku

aku selalu mengenang perjuangannya

yang sabar dan setia ketika aku minta diberikan susu

ketika aku minta dibelikan mainan 

ketika aku memintanya 

memakaikan baju kesekolah

atau setelah mandi

ya, wanita itu ibuku

 

maafkan aku, Bu

tentang air matamu karena aku

tentang keriput wajahmu karena aku

tapi bagimu itu hanyalah angin lalu

dan tugasmu sebagai ibu

selalu kukenang

dan kuingat namamu dalam doa

sebagai ucapan terima kasihku

bahwa aku bahagia bisa jadi anakmu

aku mencintaimu ibu

(Ledalero, 2019)


Pesan Buat Ibu

ibu, aku memilih jalan ini

dan ini adalah pilihan

perih, sakit dan aku tidak kuat melaluinya

sisipkan namaku dalam doamu

sebagai persembahanmu

karena benar katamu

“jalan yang kau pilih tidak segampang yang kau paham, nak”

agar pada jalan ini aku kuat melaluinya

seperti dirimu yang bertahan dibakar terik matahari

sebelum senja tiba mengantarmu pulang

(Ledalero, 2019)


Sonny Kelen, tinggal di Unit Gabriel, Ledalero.

 

Redaksi menerima puisi dan cerpen bertema bebas. Panjang naskah cerpen 800-1.200 kata dan 3-5 puisi. Kirim ke email:sastraflorespos@gmail.com dengan subjek: PUISI dan CERPEN. Sertakan dengan biodata diri secara singkat dan jelas