Home Manggarai Barat Ratusan Proyek Fisik 2020 Batal Dikerjakan

Ratusan Proyek Fisik 2020 Batal Dikerjakan

Penulis: Andre Durung / Editor: Arkian Biaf

84
0
SHARE
Ratusan Proyek Fisik 2020 Batal Dikerjakan

Keterangan Gambar : Kepala Dinas PUPR Mabar, Oktavianus Andi Bona


Labuan Bajo, Flores Pos — Ratusan paket proyek fisik pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) tahun anggaran (TA) 2020 batal dikerjakan karena keterbatasan anggaran.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas PUPR Mabar, Oktavianus Andi Bona kepada Flores Pos di Labuan Bajo, Jumat (22/5/2020).

Ia mengatakan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Mabar TA 2020, termasuk di Dinas PUPR, sebagiannya dialihkan untuk penanganan covid-19 di kabupaten tersebut.

Khusus di PUPR Mabar, lanjut Andi BOna, APBD 2020 yang dialihkan untuk penanganan covid-19 sebsar Rp56.755.692.264 atau 35,15 persen. APBD induk instansi itu TA 2020 Rp161.483.799.284, dan setelah perubahan menjadi Rp104.728.107.020. Pengurangan tersebut murni untuk penanganan covid-19.

Menurut Andi Bona, dari ratusan proyek fisik yang batal dikerjakan itu, dua di antaranya yakni Jembatan Wae Sar dan Jembatan Wae Konang. Sedangkan Jembatan Wae Galung menuju TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Warloka Labuan Bajo tetap dikerjakan.

"Itu proritas karena ke TPA. Lainnya batal, termasuk jalan dan lain-lain. Alasannya jelas, yaitu penanganan corona. Aturannya memang demikian," tandas Andi Bona.

Seblumnya, sejumlah pemimpin Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menyampaikan hal serupa, yakni anggaran di instansi mereka tahun 2020 dialihkan untuk penanganan covid-19. Mereka antara lain Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Bonavantura Ardin, Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Yeremias Unggas, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP), Anggalinus Gapul, dan Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda), Ismail Surdi.*