Home Manggarai Satu Lagi PDP Meninggal Dunia di RSU Dokter Ben Mboi Ruteng

Satu Lagi PDP Meninggal Dunia di RSU Dokter Ben Mboi Ruteng

Penulis: Christo Lawudin / Editor: Anton Harus

124
0
SHARE
Satu Lagi PDP Meninggal Dunia di RSU Dokter Ben Mboi Ruteng

Keterangan Gambar : Jubir Satgas Penanganan Corona Manggarai, Lody Moa.


Ruteng, Flores Pos — Satu lagi warga berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) meninggal dunia, Kamis (18/6/2020). Pasien PDP asal Kumba, Kelurahan Satar Tacik, Kecamatan Langke Rembong, Manggarai, meninggal dunia dalam perawatan di RSU Dokter Ben Mboi Ruteng.

Pasien PDP bernama Nona NYL (19) masuk rumah sakit, Rabu (17/6/2020) dengan keadaan manifes klinis menyerupai tanda dan gejala Covid-10. Nona NYL kemudian ditangani sesuai dengan protokol kesehatan dan ketika meninggal dunia juga dikuburkan sesuai dengan ketentuan protokol kesehatan.

Jubir Penanganan Corona Manggarai, Lody Moa mengatakan, sesuai dengan data yang diterima dari RSU Dokter Ben Mboi, Kamis (18/6/2020), ada satu PDP meninggal dunia. Karena PDP, maka proses penanganan dan penguburannya mengikuti standar protokol kesehatan. Almarhumah pun telah dikuburkan kemarin yang dilakukan Satgas Penanganan Corona Manggarai.

"Yang bersangkutan berstatus PDP. Karena itu, penanganannya mengikuti aturan protokol kesehatan," katanya.

Kata Moa,  Nona NYL langsung ditetapkan sebagai PDP karena ketika masuk rumah sakit manifes klinisnya menyerupai tanda dan gejala Covid-19. Gelaja itu, yakni demam, dan sesak napas. Keluarga membawanya ke rumah sakit karena keadaannya makin berat dari waktu ke waktu.

Menurutnya, Nona NYL itu mengalami sakit demam saat berada di Labuan Bajo, Mabar. Yang bersangkutan dua bulan tinggal dan bekerja di salon di Mabar tersebut sebelum sakit. Sakitnya pernah diobati pada salah satu puskesmas di Labuan Bajo sebelum dibawa ke Ruteng. Di Ruteng, yang bersangkutan tidak langsung dibawa ke rumah sakit oleh keluarganya. Setelah keadaannya kian parah baru dibawa ke rumah sakit.

Ditanya apakah yang bersangkutan telah di-rapid test, Jubir Lody Moa menjelaskan, Nona NYL sudah dilakukan prosedur standar perawatan di rumah sakit. Hasil rapid test non reaktif. Walaupun non reaktif, swabnya telah diambil untuk seterusnya diperiksa di laboratorium Kupang nantinya guna memastikan keadaannya. Karena statusnya PDP, maka  petugas melakukan pelacakan dengan siapa yang bersangkutan berkontak sebelumnya. Kalangan keluarga dan orang-orang yang berkontak dengannya akan di-rapid test nantinya.

Sebelumnya, Bupati Deno Kamelus mengatakan, standar penanganan kesehatan terkait covid-19 jelas dalam protokol kesehatan. Yang gejalanya menyerupai statusnya ditetapkan sebagai PDP dan dirawat khusus di ruang isolasi rumah sakit. Selama ini, hal itu ditaati betul rumah sakit.

"Standar penanganan warga yang sakit dengan gejala klinis covid-19 sudah ada. Jelas dalam protokol kesehatan dalam penanganannya," katanya. *