Home Sikka Stabil, Kondisi Kesehatan 26 Pasien Positif Covid-19 di RSUD Maumere

Stabil, Kondisi Kesehatan 26 Pasien Positif Covid-19 di RSUD Maumere

Penulis: Wall Abulat / Editor: Anton Harus

358
0
SHARE
Stabil, Kondisi Kesehatan 26 Pasien Positif Covid-19 di RSUD Maumere

Keterangan Gambar : Juru Bicara Satgas Covid-19 Sikka, Petrus Herlemus.


Maumere, Flores Pos — Kondisi kesehatan 26 pasien positif covid-19 di Kabupaten Sikka yang sedang dirawat di Ruang Isolasi RSUD Maumere tetap stabil. Tim kesehatan RSUD Maumere terus mengintensifkan pelayanan kepada 26 pasien positif ini sesuai protokol Organisasi Kesehatan Dunia/WHO.

Pantauan media ini di Ruang Isolasi RSUD Maumere, Senin (18/5/2020) siang ada beberapa petugas kesehatan yang dilengkapi dengan alat pelindung diri secara bergantian melayani pasien positif di Ruang Isolasi ini.

Salah seorang petugas kesehatan yang dihubungi media ini usai memantau kondisi 26 pasien dan ditanyai kondisi terkini mereka mengemukan bahwa semua pasien positif berada dalam kondisi stabil. “Kondisi 26 pasien positif tetap stabil,” kata petugas itu.

Sementara Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Sikka yang dihubungi terpisah menjelaskan penangangan kesehatan bagi 26 pasien positif covid-19 itu mengacu pada protokol kesehatan yang ditentukan WHO.

“Petugas kesehatan mendampingi para para pasien positif dan memberikan obat sesuai protokol kesehatan dunia,” kata Kadis Kesehatan Kabupaten Sikka ini.

Untuk diketahui, 26 pasien positif covid-19 Sikka tersebar di 10 kecamatan yakni Talibura ada 7 pasien, disusul Alok Timur ada 6 pasien, Alok 4, Doreng 2, Lela 2, dan ada lima kecamatan masing-masing 1 orang yakni Waigete, Hewokloang, Kewapante, Waiblama, dan Alok Barat.

Diberitakan media ini sebelumnya, puluhan pasien positif covid-19 yang sedang dirawat di Ruang Isolasi RSUD TC Hillers Maumere saling menguatkan dan meneguhkan selama mereka menjalani perawatan dan keseharian mereka sejak dirawat di ruang itu, dalam dua hari terakhir.

Pantauan media ini di Ruang Isolasi RSUD Maumere, Sabtu (16/5/2020) malam, saat 9 pasien positif covid-19 baru tiba di Ruang Isolasi itu, 12 pasien positif covid-19 yang terlebih dahulu menempati ruang isolasi memberikan senyuman dan keramahtamahan terhadap penghuni baru itu.

“Tetap semangat,” ujar salah seorang remaja putri pasien positif covid-19 asal Kecamatan Talibura.

Salah seorang wanita berusia 25 tahun yang juga seorang positif covid-19 yang menempati kamar di Ruang Isolasi juga memberikan peneguhan kepada 9 pasien baru yang positif covid-19 itu dengan berujar “Kita pasti sembuh. Tetap semangat,” ujarnya.

Pantauan media ini di Ruang Isolasi RSUD Maumere, Minggu (17/5/2020) pagi tampak ruang yang memiliki 15 ruangan ini dan diatur 21 tempat tidur untuk dihuni 21 pasien terlihat lengang dan sepi.

Salah seorang petugas kesehatan yang dilengkapi alat pelindung diri melayani pasien positif dengan sesuai protokol Organisasi Kesehatan Sedunia/WHO.

Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Sikka Petrus Herlemus yang dihubungi terpisah mengaku bangga dengan semangat 21 pasien positif covid-19 yang yang semuanya menempati Ruang Isolasi RSUD Maumere itu yang selalu tampak ceria, optimistis, tenang dan penuh semangat.

“Para pasien yang positif covid-19 ini selalu tenang, selalu optimistis. Bahkan di antara mereka juga saling meneguhkan dan memberikan semangat agar selalu tabah dan menjalani keseharian selama menjalami perawatan. Saya bangga dengan semangat mereka. Kita doakan agar mereka lekas sembuh,” kata Petrus Herlemus.

Dijaga Ketat

Pantauan media ini di Ruang Isolasi RSUD Maumere, Minggu (17/5/2020) pagi tampak beberapa personel Polisi dari Polres Sikka dan Brimob Detasemen B Pelopor bersiaga di Pos Pengamanan Masuk Ruang Isolasi yang dipimpin Perwira Koordinator Pengamanan Ipda Alex Suban dan anggotanya Aipda Hendrikus Endi dan Bripka Budi Prasetyoa, serta 2 personel Brimob Detasemen B Pelopor Aipda John Mahino dan Bripka Agus Timor.

Polisi yang bertugas tampak mengawasi setiap orang yang melalui jalur jalan menuju ruang isolasi dan mengingatkan mereka agar selalu mematuhi protokol kesehatan bila hendak melewati jalur itu dengan cara memakai masker, mencuci tangan, dan jaga jarak.*