Home Ende Tana Nua Menyerahkan Bantuan Lintas Suku dan Agama

Tana Nua Menyerahkan Bantuan Lintas Suku dan Agama

Penulis: Willy Aran / Editor: Elton Wada

325
0
SHARE
Tana Nua Menyerahkan Bantuan Lintas Suku dan Agama

Keterangan Gambar : Yayasan Tana Nua Flores dan Posko Tanggap Covid-19 KAE memberikan keterangan pers kepada wartawan di kantor Tana Nua, Sabtu (12/9/2020).


Ende, Flores Pos — Yayasan Tana Nua Flores bekerja sama dengan Misereor (Lembaga Persekutuan Gereja Katolik) Jerman melakukan aksi nyata program bantuan covid-19 di wilayah pelayanan. Menggandeng Posko Tanggap Covid-19 Keuskupan Agung Ende (KAE), bantuan tersebut diserahkan kepada masyarakat yang membutuhkan tanpa mengenal suku, budaya, dan agama. Bantuan lintas batas itu dimaksudkan hanya demi kemanusian.

Meski menghadapi medan yang cukup sulit karena harus menyerahkan bantuan langsung kepada masyarakat, program yang dijalankan selama lebih kurang lima bulan ini berakhir dengan baik. Tana Nua Flores dan Posko Covid-19 tetap berkomitmen akan melanjutkan kerja kemanusiaan ini meskipun program kerja sama dengan Misereor telah berakhir.

Manajer Office Yayasan Tana Nua Flores Hironimus Pala bersama Direktur Yayasan Tana Nua Bernadus Sambut, Ketua Posko Covid-19 KAE, Romo Reginald Piperno Pr, Manajer Keuangan Tana Nua Halimah saat konferensi pers di kantor Tana Nua, Sabtu (12/9/2020) mengatakan bahwa program ini telah berakhir pada 31 Agustus 2020 lalu.

Melalui program ini, kata Hiro Pala, Tana Nua yang bekerja sama dengan Misereor Jerman telah menyalurkan bantuan kepada masyarakat senilai Rp 874.404.386. Dikatakannya bahwa anggaran tersebut merupakan bantuan dari Misereor Jerman untuk penanganan covid-19 serta membantu ekonomi masyarakat di wilayah dampingan Tana Nua.

Lebih lanjut, tegasnya lagi, melalui program ini Tana Nua Flores yang bekerja sama dengan Posko Tanggap Covid-19 KAE melakukan kampanye promotif dan preventif tentang covid -19, membantu sarana kesehatan, memberikan pangan untuk migran dan membiayai transportasi dan kesekretariatan sesuai program tersebut.

Hiro Pala juga mengatakan bahwa untuk mendistribusikan bantuan tersebut, Tana Nua Flores berkoordinasi dengan Posko Gugus Tugas Covid -19 Kabupaten Ende dan Posko Tanggap Covid-19 KAE. Kordinasi ini dilakukan agar distribusi bantuan tersebut tidak tumpang tindih di lapangan.

"Untuk wilayah desa dampingan Tana Nua langsung diserahkan sendiri. Sementara di desa dan daerah lainnya berkoordinasi dengan Posko Covid-19 KAE Ende. Tana Nua Flores mendistribusikan bantuan di 25 desa dampingan dan lingkungan sekitar kantor serta beberapa fasilitas kesehatan. Sementara di desa non dampingan didistribusikan melalui Posko Tanggap Covid -19 KAE," katanya.

Misi Kemanusian

Meskipun program tersebut dari Misereor Jerman, kata Hiro, aksi ini adalah aksi kemanusian. Bantuan yang diberikan itu tidak hanya untuk kelompok, agama atau golongan tertentu tetapi lintas batas demi kemanusiaan. Dikatakanya bahwa dalam kerja kemanusiaan di tengah wabah covid-19, kerja seperti ini harus menyentuh seluruh masyarakat tanpa mengenal suku, agama dan golongan. Bantuan itu tidak dititipkan kepada kelompok masyarakat di desa tetapi langsung diberikan kepada masyarakat penerima bantuan.

Baca juga: Rakyat Minta DPRD Ende Tingkatkan Kinerja dan Menjadi Mitra Yang Berkulitas

Saat ini, terangnya, program ini telah berakhir. Namun demi kerja kemanusiaan Yayasan Tana Nua Flores akan bekerja sama dan berkolaborasi dengan pemerintah dan lembaga manapun untuk masyarakat. Badai corona belum berakhir maka semua elemen masyarakat mesti bergerak melakukan pencegahan dan pemulihan ekonomi.

"Bantuan ini kami distribusikan kepada seluruh masyarakat yang benar-benar membutuhkan tanpa mengenal suku dan agama. Ini kerja kemanusian maka tidak mengenal agama dan suku atau kelompok di masyarakat. Meskipun paket bantuan itu ditulis beberapa lembaga dari Katolik, bantuan itu juga disalurkan kepada umat muslim dan beberapa masjid di Ende," katanya.

Sosialiasi dan Advokasi Masyarakat

Ketua Posko Tanggap Covid-19 KAE, Romo Reginald Piperno, Pr mengatakan bahwa pihak Gereja menyampaikan terima kasih kepada Misereor dan Yayasan Tana Nua Flores yang telah terlibat dalam Posko Tanggap Covid-19 Keuskupan Agung Ende. Bantuan yang diterima dari Tana Nua itu, katanya, didistribusikan di wilayah Keuskupan Agung Ende.

"Kalau Tana Nua Flores konsen di 25 desa wilayah dampingan, maka ketika bantuan ini masuk ke posko, kami harus menyalurkan kepada masyarakat di Kabupaten Ngada, Nagekeo juga Ende yang masuk dalam wilayah Keuskupan Agung Ende," kata Romo Perno.

Romo Perno juga mengatakan bahwa dalam aksi ini, selain memberikan atau mendistribusikan bantuan, Tim Posko juga memberikan sosialiasi dan advokasi kepada masyarakat tentang covid-19. Dikatakanya bahwa masyarakat di desa belum memiliki pengetahuan yang cukup tentang wabah ini dan cara mencegahnya. Meski melewati medan yang cukup sulit karena beberapa desa di wilayah ini belum merdeka dari infrastruktur dasar, bantuan itu dapat disalurkan dengan baik kepada masyarakat.

"Kami juga melakukan sosialisasi dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang covid-19 dan cara mencegahnya. Wabah ini belum diketahui kapan berakhir maka kerja-kerja kemanusian tetap dilakukan," kata Romo Perno.