Home Ende Tim Labfor Polda Bali Mengautopsi Jenazah Ansel Wora

Tim Labfor Polda Bali Mengautopsi Jenazah Ansel Wora

Penggalian Kubur Didahului Seremoni Adat

2,973
0
SHARE
Tim Labfor Polda Bali Mengautopsi Jenazah Ansel Wora

Keterangan Gambar : Keluarga menggali kubur almarhum Ansel Wora di Pekuburan Katolik Ae Mbambu, Rabu (27/11/2019).

Ende, Flores Pos — Tim laboratorium forensik (Labfor) Kepolisian Daerah (Polda) Bali bersama tim Polda NTT dan Polres Ende melakukan autopsi atas jenazah Ansel Wora, ASN Dinas Perhubungan Ende, yang meninggal beberapa waktu lalu di Kecamatan Pulau Ende.

Proses autopsi ini dilakukan di Pekuburan Katolik Onekore, Ae Mbambu, Kelurahan Paupire, Kecamatan Ende Tengah, Ende, Rabu (27/11/2019).

Sebelum membongkar kubur almarhum Ansel Wora, keluarga melakukan seremoni adat dengan menyembelih babi. Selanjutnya, ibadah singkat menurut tata cara agama Katolik, dipimpin Pater Sandro Korohama SVD. Acara pembongkaran kubur dan autopsi jenazah Ansel Wora tersebut dimulai pukul 14.30-18.40 Wita.

Baca juga: Ungkap Sebab Kematian, Polisi Akan Autopsi Jenazah Ansel Wora

Usai pembongkaran, keluarga menyerahkan peti jenazah kepada pihak kepolisian. Selanjutnya, polisi melakukan autopsi, selama kurang lebih 2 jam. Polisi menyerahkan kembali peti jenazah kepada keluarga untuk dimakamkan lagi. Proses autopsi tersebut juga disaksikan oleh perwakilan keluarga.

Kapolres Ende, AKBP Achmad Muzayin, kepada wartawan setelah autopsi jenazah mengatakan, proses autopsi jenazah Ansel Wora berjalan lancar. Autopsi ini untuk mengetahui petunjuk mengenai sebab-sebab medis meninggalnya almarhum Ansel Wora dan menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam menginvestigasi kasus tersebut.

Kapolres Muzayin juga mengatakan bahwa polisi melakukan upaya maksimal dan serius untuk memberikan kejelasan terhadap kasus yang sedang ditangani. Pihaknya belum dapat memberikan kepastian waktu untuk mengetahui hasil autopsi tersebut.

"Hasil autopsi kita tunggu bersama-sama. Polisi akan berikan kepastian tentang hasilnya. Kita juga sudah lakukan banyak upaya seperti olah TKP, prarekonstruksi, dan investigasi IT. Kami sudah periksa 35 saksi, dan berdasarkan keterangan para saksi serta autopsi, kami akan ambil kesimpulan," katanya.

Menurut Muzayin, tim forensik dari laboratorium forensik (Labfor) Polda Bali yang melakukan autopsi tersebut terdiri dari tiga orang yaitu satu dokter dan dua asisten.

Polisi Didesak Tahan Dua Orang

Sementara itu, terkait permintaan keluarga untuk menahan dua orang yang mengajak almarhum Ansel Wora ke Pulau Ende, Kapolres Muzayin mengatakan bahwa pihaknya bertindak sesuai dengan fakta hukum. Polres sudah mengambil keterangan para saksi dan akan memberikan kepastian terkait kasus ini.

"Kami tentunya bertindak sesuai dengan fakta hukum dan keterangan dari saksi. Semuanya sedang diproses, dan beri kami waktu untuk tangani perkara ini," katanya.

Baca juga: Sudah Tiga Kali Datangi Polres Ende, Istri dan Keluarga Desak Polisi Ungkap Kematian Anselmus

Hendrikus Seni, kakak kandung almarhum Ansel Wora, mengatakan bahwa keluarga merasa berat untuk mengizinkan pihak kepolisian dalam melakukan autopsi tersebut. Namun demi kebenaran dan keadilan, maka keluarga merelakan untuk autopsi dengan harapan kasus ini diungkapkan secara tuntas.

"Saya saksikan sendiri proses autopsi hari ini. Awalnya keluarga berat untuk autopsi, tetapi demi sebuah keadilan dan kebenaran, maka keluarga merelakan. Keluarga berharap kasus ini terungkap dan ditangani secara tuntas," katanya.

Mewakili keluarga, Hendrikus Seni mengucapkan terima kasih kepada Tim Laboratorium Forensik Polda Bali, tim dari Polda NTT, dan Polres Ende, yang telah melakukan autopsi jenazah Ansel Wora.

Pada kesempatan itu, pihak keluarga almarhum Ansel Wora juga meminta dengan tegas kepada pihak kepolisian untuk menahan dua orang yang pergi bersama Ansel Wora ke Pulau Ende.

Penulis: Willy Aran
Editor: Anton Harus