Home Manggarai 48 Orang Berkontak Erat dengan Pasien Positif Covid-19 di Manggarai

48 Orang Berkontak Erat dengan Pasien Positif Covid-19 di Manggarai

Penulis: Christo Lawudin / Editor: Elton Wada

429
0
SHARE
48 Orang Berkontak Erat dengan Pasien Positif Covid-19 di Manggarai

Keterangan Gambar : Jubir Satgas Penanganan Corona Manggarai, Lody Moa


Ruteng, Flores Pos — Tim Satgas Penanganan Covid-19 Manggarai harus bekerja keras untuk melakukan pelacakan terhadap warga lain yang berkontak erat dengan warga positif covid-19. Warga yang kontak erat dengan pasien positif covid-19 ini telah mencapai 48 orang. Puluhan warga tersebut telah menjalani semua proses penanganan sesuai dengan protokol kesehatan.

Pelbagai informasi yang dihimpun wartawan di Sekretariat Satgas Penanganan Covid-19 Manggarai, Jumat (28/8/2020), menyebutkan, saat ini ada tiga positif covid-19, satu dinyatakan sembuh, satu lagi dinyatakan meninggal dunia.

Tim Satgas melakukan pelacakan terhadap keluarga, rekanan perjalanan, dan lain-lain. Hasilnya ditemukan bahwa terdapat 48 orang yang masuk kategori berkontak erat dengan warga yang positif covid-19. Jumlah itu naik dari data per 25 Agustus sebanyak 36 orang.

Banyaknya warga yang positif seiring dengan kian banyaknya pelaku perjalanan ke Manggarai. Data per 27 Agustus, menunjukkan total pelaku perjalanan sebanyak 5.533 orang.

Dari jumlah itu, ada 5 orang dinyatakan reaktif hasil rapid test dan saat ini sedang menjalani isolasi mandiri. 

Jubir Satgas Penanganan Corona Manggarai, Lody Moa mengatakan, pihaknya terus mengawasi ketat orang yang masuk baik lewat laut, udara, dan darat. Hal itu dilakukan guna mengetahui keadaan warga apakah bebas dari corona atau tidak. Data-datanya harus diketahui guna memudahkan pelacakan dan penanganan bila mengalami soal seperti suhu tubuh naik, hasil rapid test reaktif atau hasil tes swab positif.

Baca juga: Perkembangan Covid-19 di Manggarai: 3 Positif dan 1 Meninggal

"Satgas tetap bekerja dalam situasi new normal belakangan ini. Buktinya warga kategori perjalanan terdata dan bahkan yang mengalami gangguan kesehatan bisa diketahui riwayat perjalanannya,"katanya.

Dikatakannya juga bahwa untuk warga yang positif covid-19 memang sesuai dengan protokol harus dilacak detail.

Hasil sementara, ada 48 orang masuk kategori kontak erat dengan tiga orang positif covid-19, satu dinyatakan sembuh, dan satu meninggal dunia. Mereka telah menjalani proses penanganan mulai rapid test hingga tes swab.

Dengan melihat situasi yang ada, kata Moa, siapapun diharapkan tetap waspada. Semua wajib menaati protokol kesehatan seperti mengenakan masker, menjaga jarak, tidak kumpul-kumpul, hingga budaya bersih. Kalau tidak taat, maka risiko terpapar pandemi covid-19 besar bagi siapa saja. Karena itu, katanya, lebih baik mencegah daripada mengobati.

Sebelumnya, Bupati Deno Kamelus mengatakan, edukasi penanganan covid-19 tetap dan terus dilakukan walaupun sudah memasuki tahap kehidupan normal. Edukasi itu terutama berkaitan dengan apa yang mesti dilakukan siapapun guna mencegah corona seperti diperintahkan protokol kesehatan.

Karena itu, katanya, edukasi belakangan ini gencar dilakukan tim Satgas Penanganan Corona Manggarai

"Kita harus jaga diri dengan harus menaati protokol kesehatan. Taat pada protokol kesehatan mutlak guna mencegah dan memutuskan mata rantai penyebaran Corona di Manggarai ini," katanya.*