Home Flores Timur Bulog Larantuka Salurkan 100 Ton Cadangan Beras Pemerintah

Bulog Larantuka Salurkan 100 Ton Cadangan Beras Pemerintah

Penulis: Frans Kolong Muda / Editor: Anton Harus

769
0
SHARE
Bulog Larantuka Salurkan 100 Ton Cadangan Beras Pemerintah

Keterangan Gambar : Kepala Bulog Subdivre Larantuka, Pieter de Haan.


Larantuka, Flores Pos Badan Urusan Logistik Subdivisi Regional (Divre) Larantuka telah menyalurkan 100 ton cadangan beras pemerintah (CBP) dalam rangka menanggulangi kondisi rawan pangan masyarakat petani di empat kecamatan wilayah Kabupaten Flores Timur.

Kepala Bulog Subdivre Larantuka, Pieter de Haan, yang dikonfirmasi Flores Pos pada Selasa (7/7/2020), mengatakan, berdasarkan permintaan Pemkab Flores Timur (Flotim), Bulog sudah mengeluarkan 100 ton ekuivalen CBP tahun 2020 untuk disalurkan kepada masyarakat petani di 4 kecamatan yang didera rawan pangan pada musim tanam 2019/2020.

"Penyaluran CBP sebanyak 99.999,2 kg atau setara100 ton sudah dilakukan Bulog sejak Kamis (25/6/202) dengan sasaran masyarakat petani yang tersebar di 4 kecamatan yang terdampak gagal panen atau rawan pangan tahun ini."

"Empat kecamatan itu adalah Kecamatan Tanjung Bunga, Kecamatan Solor Barat, Kecamatan Solor Timur, dan Kecamatan Solor Selatan," terang Pieter.

Menurut Pieter, penyaluran CBP merupakan kewenangan Pemkab Flotim melalui dinas terkait. Bulog Larantuka sebagai instansi penyedia beras bulog.

Bilamana pemerintah membutuhkan CBP untuk penanganan bantuan sosial kepada masyarakat, bulog mempunyai kewajiban mengeluarkan beras ketika ada permintaan dari pemerintah selaku pemilik beras tersebut.

"Kewajiban bulog telah mengeluarkan beras dari gudang setelah ada permintaan," tuturnya.

Petani Tujuh Desa di Solsel

Camat Solor Selatan, Yoseph Damian Klodor, kepada media ini menyebutkan, Pemkab Flotim mengalokasikan jatah CBP bagi masyarakat petani di 7 desa se-Kecamatan Solor Selatan sebanyak 14.917,8 kilogram.

Menurut Camat Yos, penyaluran beras rawan pangan dilakukan Pemkab Flotim melalui Dinas Sosial setempat.

"Jatah alokasi CBP untuk Kecamatan Solor Selatan sebanyak 14 ton 917,8 kilogram. Beras tersebut untuk masyarakat petani yang mengalami rawan pangan akibat gagal panen karena serangan hama ulat," lapornya.

Pantauan Flores Pos, distribusi CBP bagi masyarakat petani sasaran rawan pangan di Desa Balaweling II, Kecamatan Solor Barat sudah dilakukan Pemdes setempat.

Pembagian beras dilakukan secara merata tidak saja khusus para petani tetapi juga termasuk kepala keluarga PNS yang tinggal di desa tersebut.

Setiap keluarga penerima beras rawan pangan mendatangi Kantor Desa Balaweling II untuk menerima beras rawan pangan tersebut namun diwajibkan membawa serta uang tunai sebesar Rp35.000 per kepala keluarga untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun pajak 2020.

Menurutnya, keluarga penerima beras rawan pangan di Desa Balaweling II sudah menerima beras bantuan rawan pangan bertempat di Kantor Desa pada Senin (6/7/2020).

Jatah banyaknya volume beras yang diterima setiap keluarga sasaran bervariasi yakni ada yang menerima 10 kilogram per kepala keluarga, 8 kilogram per kepala keluarga, dan ada yang hanya menerima 5 kilogram.

Alokasi jatah beras yang variatif itu berdasarkan keputusan rapat koordinasi Pemdes Balaweling II beberapa hari sebelum pembagian beras.

"Pada kesempatan pembagian beras rawan pangan tersebut, ada warga yang keberatan dan menyatakan protes lantaran volume beras yang diterima terkesan tidak adil atau tidak merata pembagiannya," ungkap Ketua RT 09, Tobias Tobi Hayon kepada media ini pada Selasa (7/7/2020) pagi.*