Home Nagekeo Dukung Pencegahan Virus Corona, Yayasan Sao Mere dan WISE Nagekeo Berikan Sumbangan

Dukung Pencegahan Virus Corona, Yayasan Sao Mere dan WISE Nagekeo Berikan Sumbangan

891
0
SHARE
Dukung Pencegahan Virus Corona, Yayasan Sao Mere dan WISE Nagekeo Berikan Sumbangan

Keterangan Gambar : Ketua Yayasan Sao Mere Kasianus Sebho bersama Ketua Komisi I DPRD Nagekeo Petrus Dua, menyerahkan bantuan kepada RSD Aeramo, Jumat (27/3/2020).


Mbay, Flores Pos – Dalam rangka mendukung pecegahan penularan virus corona di Kabupaten Nagekeo, Yayasan Sao Mere Nagekeo bekerja sama dengan WISE (Wash in Southeast Asia) Area Nagekeo menyumbangkan tempat penampungan air dan ember cuci tangan. Sumbangan tersebut diberikan untuk dua fasilitas publik di Kabupaten Nagekeo yaitu Pasar Danga dan RSD Aeramo.

Ketua Yayasan Sao Mere Nagekeo Kasianus Sebho, Jumat (27/3/2020) mengatakan, gerakan memerangi penyebaran virus corona harus dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat secara mandiri, salah satunya dengan rutin cuci tangan. "Untuk mendukung perilaku hidup bersih dan sehat, terutama untuk mendukung gerakan cuci tangan dalam mencegah penyebaran virus corona, maka Yayasan Sao Mere bekerja sama dengan WISE Area Nagekeo, memberikan bantuan sarana kebersihan berupa fiber penampung air dan ember dilengkapi keran air untuk cuci tangan," katanya.

Baca juga: ODP Meningkat Jadi 17 Orang, Bupati Nagekeo Minta Masyarakat Tetap Tinggal di Rumah

Kasianus merincikan bahwa bantuan Yayasan Sao Mere dan Wise Nagekeo berupa dua buah fiber penampung air dan 6 ember cuci tangan, ditempatkan di Terminal Danga dan Pintu Masuk Pasar Danga, sementara dua fiber penampung air lainnya disumbangkan untuk RSD Aeramo. "Kami memilih menempatkan fiber penampung air di sekitar fasilitas publik yang ramai dikunjungi masyarakat. Harapannya adalah dengan tersedianya penampung air dan ember cuci tangan, masyarakat tidak kesulitan menjaga kebersihan diri, terutama dalam hal cuci tangan," ujarnya.

Kasianus melanjutkan bahwa area pasar sangat rentan terjadi penyebaran penyakit. "Kita bisa lihat bahwa barang dagangan di pasar dipegang oleh banyak orang. Belum termasuk uang yang beredar dan berpindah tangan di pasar. Hal tersebut membuat penyakit mudah menular, terutama virus corona," jelasnya.

Hal yang sama juga terjadi di rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya, lanjut Kasianus. "Kami melihat bahwa RSD Aeramo belum cukup memiliki fiber penampung air, sehingga kami sumbangkan juga untuk mereka. Semoga para petugas medis, pengunjung dan pasien dapat lebih mudah mencuci tangan, sehingga dapat terhindar dari berbagai jenis penyakit menular," harapnya.

Baca juga: Rumah Sakit Aeramo Tiadakan Jam Kunjungan Pasien

Program Manager WISE Area Nagekeo Rosadalima Panda menjelaskan bahwa bantuan sarana penampung air dan pencuci tangan tersebut merupakan bentuk partisipasi dan dukungan WISE Area Nagekeo kepada Pemda Nagekeo dalam hal pencegahan penyebaran virus corona. "Selama ini WISE telah bekerja sama dengan Yayasan Sao Mere untuk mempromosikan Pola Hidup Bersih dan Sehat, melakukan fundrising dan edukasi kepada masyarakat melalui EnglishClub," katanya.

Berkaitan dengan perang melawan penyebaran virus corona, lanjut Rosadalima, pihaknya ingin ambil bagian dengan cara memudahkan masyarakat untuk mencuci tangan. “Jika masyarakat disiplin mencuci tangan, mata rantai penyebaran virus corona dapat terputus," harapnya.

Rosadalima menyatakan bahwa selain fiber penampung air dan ember pencuci tangan, pihaknya juga akan menyumbangkan Alat Pelindung Diri (APD) bagi para tenaga medis di Kabupaten Nagekeo. "Kami sudah mendata kebutuhan RSD Aeramo dan memang saat ini yang paling dibutuhkan adalah APD. Karena itu kami telah menghubungi vendor penyedia APD. Jika barangnya telah siap, tentu akan kami serahkan kepada para medis di Kabupaten Nagekeo," ungkapnya.

Baca juga: Ketua DPRD Nagekeo Minta Pemda Sediakan APD untuk Tenaga Medis

Menanggapi pemberian bantuan oleh Yayasan Sao Mere dan WISE Area Nagekeo tersebut, Ketua Komisi I DPRD Nagekeo Petrus Dua menyampaikan apresiasinya. “Bantuan berupa fiber penampung air dan ember cuci tangan tersebut sungguh sangat tepat dan bermanfaat bagi masyarakat, di tengah kelangkaan handsanitizer dan cairan desinfektan produksi pabrik," lanjut Petrus.

Petrus berharap agar kepedulian Yayasan Sao Mere dan WISE Area Nagekeo tersebut dapat menginspirasi pihak lainnya untuk melakukan hal yang sama. "Banyak kebutuhan penting untuk menghadapi penyebaran virus corona yang tidak kita miliki, baik untuk masyarakat umum maupun untuk tenaga medis. Karena itu, besar harapan saya agar semua pihak bahu-membahu mengatasi persoalan ini semampunya," harapnya.

Sementara untuk masyarakat umum, Petrus menegaskan untuk menuruti anjuran pemerintah agar tetap tinggal di rumah, mencuci tangan dengan sabun, menghindari keramaian dan menjaga jarak dengan orang lain.

Penulis: Risa Roga
Editor: Arsen Jemarut