Home Manggarai Lestarikan Sumber Air, Perumda Tirta Komodo Menanam 6.000-an Pohon Lokal Manggarai

Lestarikan Sumber Air, Perumda Tirta Komodo Menanam 6.000-an Pohon Lokal Manggarai

Penulis: Christo Lawudin / Editor: Elton Wada

589
0
SHARE
Lestarikan Sumber Air, Perumda Tirta Komodo Menanam 6.000-an Pohon Lokal Manggarai

Keterangan Gambar : Dirut Perumda Tirta Komodo, Man Klemens


Ruteng, Flores Pos — Langkah tepat dilakukan Perumda Tirta Komodo Ruteng dalam mengamankan kawasan hutan di sumber air baik di Kota Ruteng maupun di wilayah kecamatan-kecamatan. Langkah itu adalah menanam 6.000-an pohon lokal Manggarai pada area sumber air minum guna menjaga pasokan air dan melestarikannya hingga anak cucu.

Kepada wartawan di Ruteng, Kamis (3/9), Dirut Perumda Tirta Komodo Ruteng, Man Klemens mengatakan, mengamankan hutan dan kawasan sumber air itu bukan merupakan tugas satu orang, melainkan semua orang. Dalam konteks Manggarai, yang menjaga hutan dan sumber air bukan saja KSDA atau pemerintah tetapi semua orang; baik yang mendapat manfaat langsung dari hutan atau tidak. Karena itu, sejak 2014, Perumda bekerja sama dengan elemen terkait untuk mulai menanam pohon lokal di kawasan sumber air Perumda.

"Kami tidak sendiri, tetapi bangun kerja sama dengan elemen lain. Sejak 2014 hingga kini sudah kita tanam 6.000-an pohon kayu lokal Manggarai yang dikenal publik bisa mendatangkan air. Kami tanam dan rawat rutin," katanya.

Kayu lokal, katanya, sengaja ditanam agar kawasan sumber air yang nyaris tidak ditumbuhi kayu lagi suatu waktu menjadi hutan lagi seperti dahulu. Kalau kawasannya menjadi hutan, maka serapan air ke dalam tanah saat hujan berjalan normal. Maka yang ditanam tidak hanya asal pohon lokal, tetapi juga pohon yang bisa mendatangkan dan menyimpan air dalam tanah. Kayu-kayu itu nanti yang menjamin pasokan air dalam tanah yang pada gilirannya mengeluarkan air pada sumber-sumber air yang ada.

Baca juga: Perumda Tirta Komodo Sediakan 23 Kran Air Gratis

Menurutnya, sumber air di wilayah Kecamatan Langke Rembong, sebagian besar telah ditanami pepohonan lokal. Kayu-kayu sudah mulai tumbuh besar. Di Wae Rowang, pepohonan sudah besar sekali sehingga kawasan itu telah menjadi hutan kembali seperti dahulu; yang seperti itu yang diharapkan nantinya, yakni hutan alami kembali ada pada sumber-sumber air Perumda Tirta Komodo.

Untuk penanaman tahun ini, lanjut Dirut Man Klemens, rencananya dilakukan di sumber air Wae Rii. Sumber air itu telah dimanfaatkan Perumda untuk masyarakat bagian timur Kota Ruteng. Kondisinya saat ini, pepohonan sekitar sumber air sudah tidak ada lagi.

Karena itu, Perumda akan menggandeng pelbagai elemen dan tentunya akan bekerja sama dengan KSDA dalam upaya penanaman kayu lokal tersebut. Penanaman pepohonan itu akan dilakukan besar-besaran agar nanti kawasan sumber air itu ditutupi pepohonan. Pepohonan itu pasti akan tumbuh karena dirawat rutin oleh para pegawai Perumda Tirta Komodo.

Sebelumnya seorang warga Kota Ruteng, Delis Adol mengatakan, untuk sumber air Perumda dalam Kota Ruteng, sudah terlihat hasilnya. Di Wae Rowang sudah terlihat jelas, pepohonan sudah tumbuh besar dan lebat. Kawasan sumber air itu sudah hutan kembali seperti dahulu. Apa yang dilakukan Perumda patut diapresiasi, yakni tanam dan rawat hingga jadi pepohonan.

"Saya yakin sekali, yang ditanam di sekitar sumber air Perumda, kayunya akan tumbuh subur. Kalau seperti itu semua, sumber air di Manggarai akan aman dan lestari sampai anak cucu,"katanya.