Home Manggarai Manggarai Masih Punya 22 OTG, Warga Diminta Tetap Waspada

Manggarai Masih Punya 22 OTG, Warga Diminta Tetap Waspada

Penulis: Christo Lawudin / Editor: Avent Saur

612
0
SHARE
Manggarai Masih Punya 22 OTG, Warga Diminta Tetap Waspada

Keterangan Gambar : Lody Moa


Ruteng, Flores Pos — Virus corona harus tetap diwaspadai dengan cara masyarakat harus mematuhi protokol kesehatan. Hal itu penting agar masyarakat tidak terkena virus tersebut.

Kewaspadaan tersebut lebih karena infeksi virus bisa tanpa gejala. Orang tanpa gejala atau OTG di Manggarai berjumlah 22 orang.

Kepada wartawan di Ruteng, Kamis (9/7/2020), Jubir Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Manggarai, Lody Moa, mengatakan, kewaspadaan terhadap virus dilakukan dengan menaati protokol kesehatan. Sekarang semua aktivitas sudah kembali dijalankan dengan normal, termasuk masuk dan keluarnya orang di wilayah tersebut.

"Prinsipnya tetap harus waspada dan taati protokol kesehatan. Waspada juga dengan orang tanpa gejala. Hingga kini ada 22 OTG di Manggarai," katanya.

Menurutnya, warga yang dinyatakan positif covid-19 beberapa waktu lalu termasuk kategori orang tanpa gejala. Data OTG sekarang 19 orang telah menjalani masa pemantauan dan 3 orang sedang dalam pemantauan baik dengan menjalani isolasi mandiri maupun terpusat di Stadion Golo Dukal Ruteng.

Virus, katanya, tidak hanya dibawa oleh pelaku perjalanan dari daerah zona merah. Banyak kasus terjadi bahwa orang tidak ke mana-mana, tetapi terkena virus karena berkontak dengan pelaku perjalanan dari daerah terpapar.

“Satu kasus ibu rumah tangga yang positif beberapa waktu lalu merupakan penyebaran lokal atau transmisi lokal,” tuturnya.

Data terkini seputar covid-19 di Manggarai, lanjut Lody Moa, adalah total pelaku perjalanan nihil, yang sudah selesai menjalani pemantauan sejumlah 4.101 orang, orang dalam pengawasan (ODP) 87 orang dengan perincian 2 ODP sedang dalam pemantauan dan 85 ODP telah selesai pemantauan.

Pasien dalam pengawasan (PDP) 4 orang, yakni yang sedang dalam pengawasan nihil dan yang telah selesai 2 orang, pasien positif nihil, negatif 1 orang (telah dinyatakan sembuh), dan meninggal nihil.

Penertiban pada Masa New Normal

Sebelumnya, Bupati Manggarai Deno Kamelus mengatakan, kewaspadaan harus tetap ada. Karena itu, penetapan protokol kesehatan tetap mutlak, terutama berkaitan dengan pemakaian masker, budaya hidup sehat, dan mengatur jarak dalam aktivitas apa pun baik pemerintahan dan keagamaan maupun kemasyarakatan.

Penertiban, lanjutnya, pasti dilakukan guna memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

"Kita mulai hidup normal, tetapi dengan syarat-syarat seperti diatur dalam protokol kesehatan.*