Home Nasional Pengembangan Telemedis: Solusi Pemerintah Mengatasi Pertemuan Fisik selama Pandemi Covid-19

Pengembangan Telemedis: Solusi Pemerintah Mengatasi Pertemuan Fisik selama Pandemi Covid-19

Penulis: Christo Lawudin / Editor: Elton Wada

547
0
SHARE
Pengembangan Telemedis: Solusi Pemerintah Mengatasi Pertemuan Fisik selama Pandemi Covid-19

Keterangan Gambar : Menteri Kominfo RI, Johnny G. Plate


Ruteng, Flores Pos — Pemerintah mendorong pengembangan telemedis sebagai solusi selama pandemi covid-19 yang bertujuan mengurangi atau menghilangkan pertemuan fisik di lapangan. Demikian rilis terbaru dari Kementerian Kominfo RI yang diterima wartawan di Ruteng, Selasa (25/8/2020). Rilis itu diterima dari Humas Nando Setu.

Menteri Kominfo Johnny G. Plate mengatakan bahwa pengembangan solusi kesehatan dengan pemanfaatan teknologi menjadi salah satu terobosan yang perlu dikembangkan secara terus menerus di tengah pandemi covid-19. Keberadaan layanan telemedis tersebut menjadi salah satu agenda dalam percepatan transformasi digital.

Telemedis sebagai layanan kesehatan jarak jauh tersebut memungkinkan pasien dan tenaga kesehatan berdiskusi tanpa harus bertatap muka. Dengan cara ini, masyarakat  beralih dari yang biasa ke layanan telemedis.

"Kebiasaan  layanan baru bidang kesehatan ini menjadi salah satu indikator kuat bahwa pandemi covid-19 adalah katalis atau faktor yang mempercepat transformasi digital. Momentum yang menurut arahan Presiden Joko Widodo tidak boleh dilewatkan dan justru harus dimanfaatkan. Upaya ini tercakup dalam bingkai besar agenda Percepatan Transformasi Digital Nasional,” kata Menteri Johnny pada pembukaan Diskusi Publik Telemedis untuk Peningkatan Kualitas Layanan Kesehatan dari Ruang Serbaguna Kementerian Kominfo, Jakarta, akhir pekan lalu.

Baca juga: Tentara Proaktif Menegakkan Disiplin Penggunaan Masker di Manggarai

Pemerintah melalui Kementerian Kominfo saat ini serius melakukan percepatan transformasi digital nasional, dengan lima prioritas, yakni: pertama, penuntasan pembangunan infrastruktur internet berkecepatan tinggi di 12.548 Desa/Kelurahan dan 150.000 titik layanan publik (termasuk layanan kesehatan) yang selama ini belum terjangkau layanan internet memadai.

Kedua, pembangunan Pusat Data Nasional (PDN) yang menjadi prasyarat terwujudnya kebijakan Satu Data Indonesia serta farming dan refarming spektrum frekuensi radio untuk efiensi jaringan maupun pengembangan teknologi 5G.

Ketiga, pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) bidang digital yang komprehensif dan berkelanjutan mulai dari level  digital, talenta digital, sampai level kepemimpinan era digital.

Keempat, penguatan ekosistem ekonomi digital dengan memfasilitasi program-program seperti UMKM/UMi jualan online, pemanfaatan teknologi digital oleh petani/nelayan, dan pengembangan startup digital.

Kelima, penyelesaian legislasi primer pendukung ekosistem digital, terutama Rancangan Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (RUU PDP) dan RUU Cipta Kerja di bidang telekomunikasi/penyiaran yang diharapkan mampu mendorong akselerasi digitalisasi televisi nasional.

Baca juga: Perkembangan Covid-19 di Manggarai: 3 Positif dan 1 Meninggal

Menurutnya,  penggunaan layanan telemedis juga dapat membantu penanganan covid-19 secara lebih luas. Cara ini, bisa membantu untuk mendeteksi hingga ke tahapan pasien harus menjalani tes PCR atau tidak. Lebih lanjut, bantuan konsultasi telemedis bisa menekan jumlah pasien yang harus dirujuk ke rumah sakit atau pusat layanan kesehatan lainnya.

Percepatan transformasi digital nasional tentu mampu memperluas dan memperbaiki kualitas layanan telemedis, bahkan diharapkan dapat menjangkau daerah Tertinggal, Terdepan, Terluar (3T).

Sebelumnya Humas Nando Setu mengatakan, Menteri Johnny juga mengingatkan agar semua terus menggelorakan semangat kebangkitan dalam momen peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 Republik Indonesia  Semua mesti terus menggelorakan kebangkitan sebagai bangsa yang besar dengan keyakinan dan tekad kuat untuk menjadi negara dengan kekuatan ekonomi terbesar kelima di dunia di tahun 2045.

"Mari dalam  spirit yang sama kita gelorakan kesehatan pulih, ekonomi bangkit, dan bangkit menuju Indonesia maju," katanya.