Home Ngada Salah Satu Bapaslon di Ngada Positif Covid-19: Ini Penjelasan Gugus Tugas Covid-19

Salah Satu Bapaslon di Ngada Positif Covid-19: Ini Penjelasan Gugus Tugas Covid-19

Penulis: Wim de Rozari / Editor: Elton Wada

1,704
0
SHARE
Salah Satu Bapaslon di Ngada Positif Covid-19: Ini Penjelasan Gugus Tugas Covid-19

Keterangan Gambar : Theodosius Yosefus Nono, Ketua Pelaksana Satuan Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Ngada


Bajawa, Flores Pos — Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Ngada sekaligus Sekretaris Daerah Kabupaten Ngada, Theodosius Yosefus Nono membenarkan bahwa pihaknya telah memeroleh informasi terkait salah satu Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Bupati Ngada yakni KL (Kristoforus Loko), dinyatakan positif covid-19.

Kepada Flores Pos di ruang kerjanya, Selasa (8/9/2020) Tedy Nono sapaan Sekda Ngada tersebut menjelaskan bahwa pihaknya mendapat informasi tersebut, Selasa (8/9/2020) pukul 12.30 dan pada pukul 13.00 langsung diserahkan pula hasil swab ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ngada.

"Hasil dari pemeriksaan laboratorium terhadap spesimen yang diterima oleh Laboratorium Biologi Molekuler, Instalasi Patologi Klinik RSUD Prof. DR. W. Z. Johannes Kupang sampel PCR atas nama Kristoforus Loko dinyatakan positif covid-19," katanya.

Hasil Swab itu ditandatangani Kepala Instalasi Patologi Klinik Dr. Hermi Indita Malewa, Sp.PK dan disetujui oleh Penanggung Jawab Umum Tim Covid-19 RSUD Prof DR. W. Z. Johannes Kupang Dr. Stefanus D. Soka, Sp.B. Ia pun mengatakan bahwa hasil pemeriksaan salah satu bakal pasangan calon dinyatakan positif covid-19 sehingga Gugus Tugas kemudian menyerahkan dokumen itu kepada KPUD sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di mana mereka melakukan penundaan rapat pleno penetapan pemeriksaan kesehatan yang bersangkutan.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Kristoforus Loko untuk meminta nama-nama orang yang kontak langsung dengannya selama 14 hari terakhir untuk dilakukan tracing dan mengimbau agar yang pernah kontak fisik, dengan inisiatif sendiri melakukan pemeriksaan.

KL sendiri pada proses pendaftaran di KPUD Ngada tidak hadir karena sebelumnya dari hasil rapid test dinyatakan reaktif sehingga yang bersangkutan melakukan Isolasi Mandiri dan selanjutnya ke Kupang pada hari Minggu (6/9/2020) dengan menggunakan pesawat melalui Bandara H. Aerobusman Ende.

Baca juga: Pendaftaran Paket Credo Tanpa Bakal Calon Bupati. Ini Kata Ketua KPU Ngada

Dengan kondisi ini maka Kabupaten Ngada saat ini menjadi Zona Kuning. Tracing akan dilakukan kepada orang-orang terdekat seperti yang pernah dilakukan terhadap orang-orang yang kontak erat dengan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ngada yang pernah positif covid 19. Dari hasil itu diketahui sebanyak 19 orang negatif covid-19. Karena itu perlakuan yang sama juga akan dilakukan bagi mereka yang kontak erat dengan KL baik dengan dilakukan rapid test maupun pengambilan swab. KL sendiri akan kembali setelah dinyatakan sembuh di Kupang.

Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Ngada juga telah melakukan pertemuan bersama beberapa komponen seperti Kapolres Ngada, Dandim 1625 Ngada, Ketua Pengadilan Negeri Bajawa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ngada serta komponen terkait lainnya dalam hal penerapan Peraturan Bupati Ngada Nomor 44 tahun 2020 tentang pedoman penerapan dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian covid-19 di Kabupaten Ngada yang digelar di aula Setda Ngada.

Dalam Perbup tersebut terutama pada Bab 5 pasal 7 tertulis bahwa bagi perorangan, pelaku usaha, pengelola penyelenggara atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum yang melanggar akan diberikan sanksi. Bagi perseorangan ada teguran lisan atau teguran tertulis, kerja sosial, dan denda administratif. Denda administratif berkisar antara Rp300.000 sampai Rp500.000. 

Perbup tersebut juga mendasari Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2020 tanggal 04 Agustus 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian covid-19 di seluruh daerah provinsi serta kabupaten/kota di Indonesia.

Kristoforus Loko saat dihubungi Flores Pos pada hari yang sama membenarkan hasil swab covid -19 menyatakan dirinya positif dan saat ini dirinya sedang menjalani masa isolasi diri atau karantina pada salah satu rumah sakit di kota Kupang. 

Ketua PAN Kabupaten Ngada ini menjelaskan bahwa dirinya saat ini sehat. Walaupun ada gangguan di kerongkongan, hal itu terjadi karena beberapa aktivitas terakhir yang cukup padat dan sekarang ini fokus istirahat. Pengobatan saat ini, katanya, di bawah penanganan dokter dan tim medis terkait. 

Dirinya pun menyebutkan bahwa nama-nama orang yang kontak dengannya selama 14 hari terakhir sudah disampaikan baik kepada Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Ngada maupun kepada tim dokter yang menanganinya di Kupang. Dia juga menjelaskan apa yang dialaminya ini dijalaninya dengan tenang dan merupakan ujian hidup yang harus dilalui sebelum kembali normal dan berjuang lagi.

Ia mengatakan pula bahwa dirinya terakhir keluar daerah yakni ke Jakarta dan kembali ke Bajawa sekitar 8 Agustus dan selanjutnya tidak ada kegiatan di luar daerah lainnya termasuk kegiatan PAN di Kupang yang dilakukan secara virtual.

"Saya ke mana-mana termasuk ketika ke Jakarta dalam urusan SK partai selalu secara konsisten mematuhi protokol kesehatan seperti pakai masker, cuci tangan, pakai hand sanitizer, tetapi saya tidak pernah menyangka saya bisa kena wabah pandemi covid-19," katanya.