Home Sikka Satgas Covid-19 Wajibkan 30 Dokter dan 957 Nakes di Sikka Ikuti Rapid Test

Satgas Covid-19 Wajibkan 30 Dokter dan 957 Nakes di Sikka Ikuti Rapid Test

Penulis: Wall Abulat / Editor: Avent Saur

734
0
SHARE
Satgas Covid-19 Wajibkan 30 Dokter dan 957 Nakes di Sikka Ikuti Rapid Test

Keterangan Gambar : Jubir Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus.


Maumere, Flores Pos — Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Sikka mewajibkan 30 dokter dan 957 tenaga kesehatan (nakes) yang bekerja di Kabupaten Sikka untuk mengikuti rapid test yang akan berlangsung selama tiga hari sejak Rabu (1/7/2020).

Upaya rapid test dilakukan untuk memastikan para petugas kesehatan yang selama kurang lebih 4 bulan bekerja melayani pemeriksaan terhadap pelaku perjalanan dari luar wilayah Kabupaten Sikka benar-benar bebas dari covid-19.

Kebijakan untuk melakukan rapid test terhadap petugas kesehatan ini disampaikan Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus kepada wartawan di Posko Media Center Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Jalan El Tari Maumere, Selasa (30/6/2020).

Petrus menegaskan, upaya rapid test terhadap petugas kesehatan ini untuk memastikan apakah mereka yang selama ini melakukan pemeriksaan dan kontak erat dengan pelaku perjalanan dinyatakan bebas dari covid-19 atau tidak.

Rapid test akan dilaksanakan selama 3 hari pada Rabu-Jumat (1-3/7/2020),” tegasnya.

Petrus menambahkan, bila 987 petugas kesehatan telah dilakukan rapid test, maka langkah berikutnya adalah rapid test juga terhadap tenaga sukarelawan.

“Usai petugas kesehatan dilakukan rapid test, maka berikutnya Satgas akan melakukan rapid test terhadap tenaga sukarelawan,” katanya.

Total 7.000 Pelaku Perjalanan

Petrus Herlemus juga mengatakan, selama periode Maret hingga saat ini total pelaku perjalanan asal Sikka yang terdaftar pada Satgas Covid-19 Kabupaten Sikka sebanyak 7.000 orang.

“Hingga Selasa (30/6), pelaku perjalanan tetap melaporkan diri di Satgas Covid-19 Kabupaten Sikka. Total pelaku perjalanan yang terdaftar di Posko Satgas Covid-19 Kabupaten Sikka 7.000 orang,” kata Petrus Herlemus.*