Home Manggarai Terduga Pencuri Sepeda Motor di Depan RSU Dokter Ben Mboi Diamankan Polisi

Terduga Pencuri Sepeda Motor di Depan RSU Dokter Ben Mboi Diamankan Polisi

Penulis: Christo Lawudin / Editor: Anton Harus

759
0
SHARE
Terduga Pencuri Sepeda Motor di Depan RSU Dokter Ben Mboi Diamankan Polisi

Keterangan Gambar : Terduga pencurian sepeda motor (jongkok) ketika diamankan anggota Polres Manggarai, Senin (1/6/2020).


Ruteng, Flores Pos — Bekerja cepat, Polres Manggarai mengamankan terduga pelaku pencurian sepeda motor yang sedang parkir di depan RSU Dokter Ben Mboi Ruteng, Senin (1/6/2020). Penangkapan dan pengamanan terduga pencurian bisa lebih cepat setelah polisi Babin dan Babinsa Kelurahan Watu bekerja sama dengan orang tua pasca dilaporkan korban pencurian, Sabtu (30/5/2020).

Terduga pelaku berstatus pelajar, DKG (18), warga Kelurahan Watu, Kecamatan Langke Rembong. Korban bernama Marsel Ake (24), warga Colol, Matim. Motornya hilang dari tempat parkirnya depan RSU Dokter Ben Mboi Ruteng per 12 Mei lalu. Kasusnya baru dilaporkan ke polisi Babin Andi Darma dan Babinsa Andi Taufan, Sabtu (30/5/2020).

Kapolres AKBP Mas Anton Widyodigdo melalui Humas, Bagus Suhartono mengatakan, unit Jatanras Polres bersama Babin dan Babinsa, Kelurahan Watu mengamankan pelaku terduga pencurian sepeda motor.

Kasus ini bisa terungkap setelah melalui proses penyelidikan intensif pasca dilaporkan korban pencurian seorang warga Colol, Matim, Sabtu (30/5/2020) dengan tempat kejadian di halaman Parkir RSU Dokter Ben Mboi Ruteng.

"Polisi telah mengungkapkan kasus pencurian sepeda motor terbaru. Terduga pelaku dan barang bukti telah diamankan polisi. Penyelidikan intensif terus dilakukan guna mengungkapkan jaringan pencurian tersebut," katanya.

Terduga DKG telah dibawa ke polisi. Demikian juga dengan sepeda motor korban yang sudah banyak dipreteli agar jejaknya hilang kalau sepeda motor itu curian.

Kasusnya saat ini dalam penyelidikan serius polisi apakah DKG itu seorang diri melakukan aksinya atau ada yang lainnya.

Polisi Babin, Andi Darma mengatakan, sepeda motor dicuri  saat parkir di depan rumah sakit, 12 Mei 2020. Sejak hilang, korban bersama keluarga melakukan pencarian sendiri, tetapi tidak membuahkan hasil. Tetapi, per 29 Mei 2020, korban melihat postingan di Fb pada akun jual beli barang bekas. Akun FB atas nama Edwar menjual sepeda motor dan korban mengamati cirinya sama dengan sepeda motor miliknya.

"Korban kemudian menghubungi pelaku untuk bertransaksi jual beli sepeda motor. Terduga mengaku berada di Nekang, Kelurahan Watu. Dari situ korban melaporkanya ke polisi Babin untuk dicaritahu lebih lanjut," katanya.

Menurutnya, polisi Babin dan Babinsa melakukan penelusuran dan ada titik terang soal pelaku dan sepeda motornya. Polisi Babin mendekati orang tua terduga pelaku soal keberadaan anaknya. Dan, dari orang tua itulah diketahui bahwa terduga berada di Lembor, Mabar dengan barang bukti.

Orang tuanya menjemput pelaku di Lembor dan membawanya ke Ruteng. Setelah terduga dan sepeda motor di Ruteng,  orang tuanya menyerahkan ke polisi Babin dan seterusnya diinformasikan ke unit Jatanras guna diselidiki lebih lanjut jaringan pencurian itu.

Sepeda motor itu, lanjut Babin Andi Darma, telah dipreteli oleh terduga pelaku agar ciri-cirinya tidak lagi dikenali pemiliknya. Sparepart yang asli diganti dengan yang baru. Tetapi, setelah diperiksa nomor mesin dan melihat data pada BPKB, sepeda motor itu milik korban.

Setelah semuanya terang, terduga tidak bisa mengelak sehingga mengakui perbuatannya. Setelahnya kasusnya diteruskan ke Buser untuk dicaritahu lebih lanjut jaringan pencurian sepeda motor tersebut.  *