Home Kupang Triwulan Pertama, Dinas PM-PTSP NTT Terbitkan 885 Izin

Triwulan Pertama, Dinas PM-PTSP NTT Terbitkan 885 Izin

Penulis: Leonardus Ritan / Editor: Arkian Biaf

644
0
SHARE
Triwulan Pertama, Dinas PM-PTSP NTT Terbitkan 885 Izin

Keterangan Gambar : Kadis PM-PTSP NTT, Marsianus Jawa


Kupang, Flores Pos — Dalam kurun waktu triwulan pertama 2019, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) NTT menerbitkan 885 izin untuk beberapa kategori permohonan. Kepala Dinas PM-PTSP NTT, Marsianus Jawa menyampaikan ini kepada wartawan di Kupang, Rabu (15/4/2020).

Marsianus menyebutkan, dari total izin yang dikeluarkan itu, sebanyak 537 izin untuk mahasiswa guna kepentingan penelitian, 39 izin untuk bidang peternakan yang bergerak di sektor pemasokan dan pengeluaran ternak potong.

"Sedangkan 131 izin lainnya tersebar hampir merata untuk beberapa bidang antara lain bidang perikanan, kesehatan, pedagang besar, farmasi, perhubungan, jasa transportasi, rekomendasi pemasukan dan pengoperasian kendaraan bermotor," terang Marsianus.

Ia menyatakan, walaupun saat ini ada kebijakan libur akibat corona, tapi pelayanan perizinan tetap berjalan. Misalnya, pada liburan tahap pertama selama lima hari pada akhir Maret, ada 20 izin yang diterbitkan. Rinciannya, 10 izin bidang perikanan, 6 izin penelitian mahasiswa, dan 4 izin pemasukan ternak.

"Kami tetap memberikan pelayanan di bidang perizinan. Karena itu, masyarakat yang membutuhkan pelayanan perizinan, bisa memasukan atau mengajukan permohonan," terang Marsianus.

Ia menambahkan, kebijakan yang diambil agar pelayanan perizinan tetap dilakukan adalah menggunakan sistem shift. Karena itu, aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di bidang pelayanan, diatur sesuai jadwal agar setiap hari ada yang masuk kantor untuk memberikan pelayanan perizinan.

Anggota DPRD NTT dari Fraksi PDIP, Eman Kolfidus mengapresiasi Dinas PM-PTSP yang tetap melakukan pelayanan di bidang perizinan. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah tetap memberi perhatian kepada masyarakat terutama di bidang pelayanan.

"Kita harapkan ASN yang masuk kantor untuk memberikan pelayanan di bidang perizinan tetap memperhatikan protokol penanganan corona," ungkap Eman.

Ia menambahkan, izin yang diterbitkan juga harus mempertimbangkan situasi yang terjadi saat ini. Jangan sampai pemohon izin dengan alasan telah mengantongi izin, bebas berkeliaran atau berinteraksi dengan banyak orang tanpa mengindahkan imbauan pemerintah.*