Home Manggarai Barat Ingin Harga Gula Pasir Turun, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi Pemerintah

Ingin Harga Gula Pasir Turun, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi Pemerintah

Penulis: Andre Durung / Editor: Arkian Biaf

65
0
SHARE
Ingin Harga Gula Pasir Turun, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi Pemerintah

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop) Mabar, Frans X. Sukur


Labuan Bajo, Flores Pos — Pengusaha pemasok gula pasir di Labuan Bajo bersedia menurunkan harga gula pasir, asalkan Pemkab Manggarai Barat (Mabar)  mau menanggung biaya pengangkutan gula pasir ke kabupaten ujung barat Flores itu.

Frans X. Sukur, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop) Mabar menyampaikan hal ini kepada Flores Pos di Labuan Bajo baru-baru ini.

Ia mengatakan, harga kebutuhan masyarakat yang akhir-akhir ini harganya meningkat drastis adalah gula pasir yang dijual dengan harga Rp17 ribu per kilogram (kg).

Terkait kenaikan harga gula pasir tersebut, kata Sukur, pihaknya baru-baru ini telah menggelar pertemuan dengan pengimpor/pemasuk gula pasir di Labuan Bajo dengan maksud supaya harga gula pasir segera diturunkan. Pasalnya, Pemerintah Pusat (Pempus) melalui kementerian terkait sudah menegaskan agar harga gula pasir di seluruh Indonesia sama yaitu Rp12 ribu/kg.

"Kita sudah buat pertemuan dengan pengusaha beberapa hari lalu di Labuan Bajo agar harga gula pasir turun Rp12 ribu per kilogram. Tetapi pengusaha minta pemerintah menanggung biaya akngkut gula pasir ke Labuan Bajo kalau mau harga turun," kata Sukur.

Sesuai data dari Sukur, sejumlah komoditas di Labuan Bajo yang sedang mengalami kelangkaan stok di pasar yakni cabe besar dan cabe keriting. Sedangkan stok komoditas lain untuk sementara masih aman, termasuk beras.

Pantauan media ini di sejumlah swalayan dan pasar di Labuan Bajo, Jumat (22/5/2020), harga gula pasir Rp18 ribu/kg, namun bila beli 4 kg, harganya Rp16 ribu/kg.*