Home Lembata Bupati Sunur Pertanyakan Kebijakan Pemerintah Pusat Terkait BLT

Bupati Sunur Pertanyakan Kebijakan Pemerintah Pusat Terkait BLT

Penulis: Maxi Gantung / Editor: Arkian Biaf

1,022
0
SHARE
Bupati Sunur Pertanyakan Kebijakan Pemerintah Pusat Terkait BLT

Keterangan Gambar : Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur melantik empat penjabat kepala desa dan BPD Kecamatan Nubatukan di Belang, Desa Watokobu, Selasa (28/4/2020)

Lewoleba, Flores Pos — Bupati Lembata Eliaser Yengji Sunur merasa heran dan mempertanyakan kebijakan pemerintah pusat yang memberikan bantuan kepada masyarakat tetapi harus memenuhi berbagai persyaratan. Padahal, tidak hanya masyarakat miskin yang terkena dampak wabah virus corona, tapi juga masyarakat lainnya misalnya para petani, pedagang, dan sebagainya.

Bupati Sunur mengatakan, ada 14 syarat penerima bantuan langsung tunai (BLT). Ia mengaku tidak sependapat dengan pemerintah pusat (pempus) karena di tengah pandemi corona ini, pempus memberikan bantuan kepada masyarakat dengan berbagai persyaratan.

Menurut Bupati Sunur, kalau mengikuti 14 sayarat dari pemerintah pusat, maka banyak masyarakat yang tidak bisa mendapatkan BLT, padahal hampir semua elemen masyarakat terdampak virus ini.

"Mau beri bantuan kepada masyarakat, tapi ada banyak syarat yang harus dipenuhi. Sebaiknya menteri makan saja uang itu di sana,” kata Bupati Sunur saat pelantikan empat penjabat kepala desa dan BPD di Belang, Desa Watokobu, Kecamatan Nubatukan, Selasa (28/4/2020).

Bupati Sunur, meminta para kepala desa untuk segera mendata warganya untuk membagikan BLT tersebut.

Ia mengatakan, dirinya sengaja memberikan kewenangan kepada camat untuk memutuskan siapa saja yang berhak mendapat BLT tersebut agar bantuan tersebut segera dicairkan dan dibagikan kepada masyarakat. *