Home Flores Timur Perjalanan Pasien 03 Flotim: KM Feri Makassar Menuju Labuan Bajo, Naik Travel Menuju Larantuka

Perjalanan Pasien 03 Flotim: KM Feri Makassar Menuju Labuan Bajo, Naik Travel Menuju Larantuka

Penulis: Wentho Eliando / Editor: Avent Saur

1,420
0
SHARE
Perjalanan Pasien 03 Flotim: KM Feri Makassar Menuju Labuan Bajo, Naik Travel Menuju Larantuka

Keterangan Gambar : Ilustrasi merawat pasien covid-19 karya Roby Watowai.


Larantuka, Flores Pos — Flores Timur kembali masuk ke zona merah. Seorang pekerja proyek pembangunan Dermaga Larantuka yang berlokasi di Larantuka, Ibu Kota Kabupaten Flores Timur (Flotim) dinyatakan positif covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan swab dari Laboratorium Biologi Molekuler RSUD WZ Johannes Kupang.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Flotim, Heronimus Lamawuran, dikonfirmasi wartawan terkait terkonfirmasinya seorang pekerja proyek pembangunan Dermaga Larantuka, Jumat (3/7/2020) siang membenarkan hal itu.

Baca juga: Flotim Kembali Zona Merah, Seorang Pekerja Proyek Dermaga Larantuka Positif Covid-19

Menurut Lamawuran, pekerja tersebut berinisial JK, jenis laki-laki, berusia 36 tahun, berasal dari Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Makassar, Provinsi Sulawesi Utara.

“JK merupakan pelaku perjalanan. Dia datang dari Makassar 6 Juni 2020 menggunakan KM Feri dari Bulukumpa, Pelabuhan Jampea (Selayar) menuju Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

Setelah tiba di Labuan Bajo pada 8 Juni 2020, kata Heri Lamawuran, JK melakukan perjalanan darat menggunakan mobil travel dari Labuan Bajo dan tiba di Larantuka pada 10 Juni 2020.

JK datang untuk membongkar alat berat (alat pancang) proyek pembangunan dermaga di area Pelabuhan Larantuka.

“Pekerjaan sudah selesai. JK hendak pulang kembali ke Makassar. Pada 26 Juni 2020, JK bersama 3 rekannya melaksanakan rapid test mandiri di Laboratorium Mahardika. Dalam rapid test tersebut, 3 rekannya nonreaktif, sedangkan hasil rapid test JK reaktif,” katanya.

Heri Lamawuran mengatakan, karena reaktif berdasarkan rapid test, maka pada 26 Juni 2020, JK menjalani pengambilan swab oleh Tim Medis Satgas Covid-19 Flotim.

Hasil pemeriksaan swab dari Laboratorium RSUD WZ Johannes Kupang yang diumumkan pada 2 Juli 2020 sore, JK dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan swab dari Laboratorium Biologi Molekuler RSUD WZ Johannes Kupang, JK dinyatakan positif covid-19.”

“JK dijemput di bascamp area Pelabuhan Larantuka oleh Satgas Covid-19 Flotim ke ruang isolasi RSUD Larantuka pada Kamis (2/7/2020) sekitar pukul 17.35 Wita untuk menjalani perawatan,” kata Heri Lamawuran.*