Home Ende Abdul Rohim: Hanya Lulus SD Bisa Menciptakan Mesin Multifungsi

Abdul Rohim: Hanya Lulus SD Bisa Menciptakan Mesin Multifungsi

Penulis: Willy Aran / Editor: Elton Wada

479
0
SHARE
Abdul Rohim: Hanya Lulus SD Bisa Menciptakan Mesin Multifungsi

Keterangan Gambar : Abdul Rohim, menunjukan salah satu mesin multi fungsi karyanya.


Ende, Flores Pos — Abdul Rohim, pria asal Jawa Timur, Surabaya mengadu nasib di Ende sejak 1990 lalu. Dalam kesehariannya, ia bekerja menawarkan jasa sebagai tukang las besi di kota Ende. Profesi ini ditekuni untuk hidupnya tanpa belajar di bangku pendidikan, kursus atau pelatihan terkait keahlian ini. Bermodalkan pengalaman bekerja dengan orang sesuai bakat yang dimiliki maka pekerjaan ini menjadi pekerjaan pokoknya untuk menghidupi keluarganya selama merantau di Ende.

Meski bekerja dari rumah ke rumah dan kantor di Ende melayani pesanan, nama Abdul Rohim tidak dikenal seperti orang lain yang sudah membuka usaha ini. Rohim hanya orang kecil yang bermodalkan ijazah Sekolah Dasar. Setelah 30 tahun merantau di Ende, nama pria ini mulai terdengar dan dibicarakan karena kelebihannya menciptakan satu mesin yang memiliki banyak fungsi seperti memarut kelapa, menggiling kopi, menggiling jagung dan memotong batang pisang atau mencacah batang pisang. Empat fungsi ini bisa dioperasikan bersamaan dengan satu mesin. Mesin atau alat pemotong ini sebelumnya, belum ada di Ende dan belum diciptakan juga oleh orang lain.

Abdul Rohim, yang ditemui di tempat usahanya di Jalan Melati Atas kota Ende, Jumat (11/9/2020) mengakui bahwa selama ini dirinya bekerja sebagai tukang las seperti las pagar rumah, kerangka atap rumah dan yang berhubungan dengan besi. Pekerjaan ini merupakan pekerjaan pokoknya. Namun pria asal Surabaya ini juga memiliki kemampuan lain dalam hal memperbaiki elektronik.

"Sejak datang di Ende pada tahun 1990 saya bekerja sebagai tukang las atau barang-barang yang berhubungan dengan mesin. Dalam perjalanan saya melihat orang perbaiki elektronik lalu saya belajar sendiri dan bisa juga memperbaiki barang elektronik," katanya.

Pengalaman kerja dan kemauan untuk mengubah hidup terus hadir dalam dirinya. Dikatakanya bahwa seiring waktu dan melihat peluang ekonomi, Rohim terus melakukan inovasi dalam pekerjaannya. Meski tidak pernah belajar di lembaga pendidikan teknik mesin tetapi ia percaya diri untuk mengembangkan bakatnya tersebut.

Dengan melihat peluang bisnis atau ekonomi di depan mata, pria yang kini berusia 52 tahun ini mulai mencoba merakit mesin potong yang memiliki banyak fungsi. Pada 2019 lalu kemampuan yang dimiliki mulai diwujudkannya. Rohim berhasil membuat satu mesin potong yang memiliki banyak fungsi seperti memotong atau mencacah batang pisang, menggiling kopi, memarut kelapa dan menggiling jagung.

Baca juga: Guru SLB Ende Bekerja Ekstra Mendampingi Siswa Saat Pandemi Covid-19

"Awalnya saya cuma coba saja tetapi orang lihat dan membelinya. Jadi ini hanya satu mesin tetapi memiliki empat fungsi atau hanya satu mesin tetapi bisa dioperasikan menjadi empat fungsi," katanya.

Rohim mengatakan bahwa sejak tahun lalu mesin karya tangannya itu sudah terjual sekitar belasan buah. Ia biasanya melayani sesuai permintaan pembeli. Ia memberikan jaminan bahwa karyanya itu dijamin berkualitas karena bahan yang dipilihnya berasal dari besi bukan aluminium. Rohim juga mengatakan bahwa harga satu buah mesin bervariasi tergantung dari pemesan serta fungsinya dan harga yang paling tinggi sekitar Rp6,5 juta.

"Saya bisa buat lebih dari itu kalau itu diminta oleh pembeli. Sejak tahun lalu sudah belasan yang terjual," katanya.

Manfaatkan Bakat yang Dimiliki

Abdul Rohim mengakui dirinya hanya mengenyam pendidikan di bangku Sekolah Dasar. Namun dia memiliki bakat dan kemampuan dalam urusan mesin dan las. Melihat peluang pasar di masyarakat maka ia memanfatkan bakat atau kemampuan yang dimilikinya. Hal ini tentu memberikan dampak ekonomi baginya dan orang yang bekerja dengannya.

"Usaha ini belum mulai terkenal tetapi sudah banyak yang pesan dan saya bisa dapatkan penghasilan dari usaha ini. Saat ini banyak pesanan yang harus dilayani," katanya.

Bengkel Mandiri

Melihat peluang dan animo pembeli yang cukup tinggi, Rohim berinisiatif mengembangkan usaha ini. Saat ini dirinya sedang menjajaki tempat yang strategis untuk membuka usaha ini. Bengkel atau tempat usaha yang akan dibukanya bernama Bengkel Mandiri.

Dikatakanya bahwa nama Mandiri itu dipilih karena usahanya ini digeluti sendiri dan mencerminkan semangatnya. Jika usaha ini sudah dibangun maka akan menyerap tenaga kerja dan membantu masyarakat yang membutuhkan mesin pencacah batang pisang, giling kopi dan jagung.

"Untuk sementara saya masih di sini tetapi sedang mencari tempat usaha sendiri dan usaha ini saya beri nama bengkel Mandiri karena saya bangun dari nol," katanya.