Home Sikka Siswa dan Mahasiswa di Sikka Nyatakan Perang terhadap Narkotika

Siswa dan Mahasiswa di Sikka Nyatakan Perang terhadap Narkotika

1,171
0
SHARE
Siswa dan Mahasiswa di Sikka Nyatakan Perang terhadap Narkotika

Keterangan Gambar : Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Kabupaten Sikka Constantinus Tupen (tengah) didampingi Pejabat yang mewakili Kesbangpol Provinsi NTT Lusiana Hermanus dan Kepala Kesbangpol Kabupaten Sikka Servasius Sewar serta utusan siswa dan mahasiswa mengacungkan tangan untuk bersatu berantas narkotika pada kegiatan sosialisasi di Aula FKUB Sikka, Selasa (19/11/2019).

 

Maumere, Flores Pos — Utusan siswa dari beberapa SMA di Kota Maumere dan utusan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Kabupaten Sikka serta utusan pelbagai elemen warga menyatakan perang terhadap narkotika.

Sikap siswa, mahasiswa, dan utusan elemen pemuda ini menjadi salah satu rekomendasi peserta kegiatan “Sosialisasi Peraturan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur Nomor 8 Tahun 2019 tentang Fasilitasi Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan, Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika di Kabupaten Sikka tahun 2019” yang berlangsung di Aula Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Sikka, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Selasa (19/11/2019).

Baca juga: Pengguna Shabu-Shabu di Sikka Diancam 12 Tahun Penjara dan Denda Rp8 Miliar

Sosialisasi dibuka oleh Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Kabupaten Sikka, Constantinus Tupen. Hadir beberapa pejabat dalam sosialisasi tersebut, di antaranya Pejabat yang mewakili Kesbangpol Provinsi Nusa Tenggara Timur, Lusiana Hermanus dan Kepala Kesbangpol Kabupaten Sikka, Servasius Sewar.

Disaksikan media ini, para siswa dari beberapa SMA di antaranya SMAN I Maumere, SMAN 2 Maumere, dan SMK Yohanes XXIII, dan utusan mahasiswa STFK Ledalero, IKIPMu Maumere, dan Akfar Fransiskus Maumere dalam sosialisasi ini menyatakan tekad untuk tidak mengonsumsi narkotika jenis apa pun, dan siap melakukan upaya pencegahan dengan memperkuat SDM dan karakter serta kepribadian dengan nilai-nilai positif.

Perkuat SDM Unggul

Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Kabupaten Sikka, Constantinus Tupen, dalam sambutannya saat membuka kegiatan sosialisasi ini antara lain meminta orang tua serta elemen warga lainnya untuk menyiapkan anak-anaknya dengan SDM unggul dan perlu penguasaan iptek sehingga mereka mampu menghadapi perkembangan industri 4.0 (four point zero) dan mencegah bahaya narkotika.

Menurut Constatinus, Indonesia termasuk Sikka akan sehat dan sejahtera jika rakyat, khususnya kaum muda dijauhkan dari penyalagunaan narkotika.

Baca juga: Polres Sikka Amankan Dua Terduga Pengguna Shabu-Shabu

Data dari Badan Narkotika Provinsi NTT, lanjut Constaninus, diketahui bahwa banyak pengguna maupun pengedar narkotika menyusup ke seluruh wilayah NTT, termasuk Kabupaten Sikka.

“Panyalahgunahan narkotika ini terjadi di seluruh pelosok NTT. Bahkan Kabupaten Sikka dianggap darurat dalam penyalagunaan, peredaran gelap, dan pemakaian narkotika, baik orang tua maupun remaja. Hampir setiap tahun orang meninggal karena narkotika. Karena itu, mari kita jauhi dan perangi narkotika,” pinta Contantinus.

Perkuat 4 Pilar Kebangsaan

Pejabat yang mewakili Kesbangpol Provinsi Nusa Tenggara Timur, Lusiana Hermanus, dalam arahan antara lain meminta para siswa, mahasiswa dan kaum muda untuk memperkuat diri dengan nilai-nilai empat pilar kebangsaan yakni NKRI, Pancasila, UUD 1945, dan Bhineka Bineka Tunggal Ika dalam mewujudkan tatanan hidup bersama dan dalam upaya mencegah narkotika. “Mari kita perkuat diri dengan 4 pilar kebangsaan,” pintanya.

Lusiana menggarisbawahi bahwa panduan kita untuk mencegah narkotika adalah Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, kemudian UU tersebut ditindaklanjuti oleh Menteri Dalam Negeri dalam Peraturan Mendagri Nomor 12 Tahun 2019, dan ditindaklanjuti oleh Gubernur NTT melalui Perda Nomor 8 Tahun 2019. Kita berharap Nusa Tenggara Timur, Kabupaten Sikka, dan NKRI bebas Narkoba.

Lusiana meminta siswa, mahasiswa, dan kaum muda yang hadir untuk memiliki karakter bangsa yang cerdas, terampil, dan sehat sehingga patut disegani oleh dunia internasional.

Kasus Ibu Hamil Pengedar

Diberitakan media ini sebelumnya, Satuan Resesre Narkoba Polres Sikka mengamankan seorang Ibu Hamil (Bumil) berinisial EW alias E asal Makassar yang berdomisili di Lorong Angkasa, RT 018/RW 005, Kelurahan Waioti, Kecamatan Alok Timur karena diduga sebagai pemilik shabu-shabu seberat 2,91 gram, sejak Kamis (14/11/2019).

Sebelum diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka, EW tertangkap tangan oleh petugas keamanan sedang membawa sabu-sabu dan barang bukti lain yang diterimanya dari seorang yang diduga sebagai pengedar berinisial I, warga Makassar, yang dititipkan kepada tersangka melalui KM Umsini yang berlabuh di Pelabuhan Lorens Say, pekan lalu.

Baca juga: Ibu Tersangka Sabu-Sabu di Sikka Diancam 20 Tahun Penjara dan Denda Rp10 Miliar

Wakapores Sikka, Kompol I Putu Surawan, didampingi Kaur Bin Ops (KBO) Satuan Resesre Narkoba Polres Sikka, Aiptu Leonardus Tunga, bertempat di Aula Polres Sikka, Jumat (15/11/2019), menyampaikan keterangan resmi terkait kasus yang dialami tersangka EW dan sekaligus memperlihatkan tersangka dan barang bukti kepada wartawan.

Wakapolres menjelaskan bahwa pada Kamis (7/11/2019), sekitar pukul 19.30 Wita bertempat di Kompleks Pelabuhan Laut Lorens Say Maumere, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, tim polisi yang bertugas membekuk tersangka EW alias E (34) berprofesi wiraswasta, Suku Bugis Makassar dengan alamat KTP, Jalan Kelapa 3 gang 2 No. 3 RT 005 RW 007, Kelurahan Ballaparang, Kecamatan Rappocini, Kabupaten/Kota Makassar, dan alamat domisili di Maumere Lorong Angkasa RT 018 RW 005 Kelurahan Waioti, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka.

“Tersangka saat diamankan saat membawa bungkusan berwarna cokelat yang dalamnya berisi narkotika jenis sabu-sabu sebesat 2,91 gram. Tersangka saat itu mengaku barang miliknya yang dititipkan dari seorang berinisial I, warga Makassar yang diduga sebagai pengedar,” kata Wakapolres.

Penulis: Wall Abulat
Editor: Avent Saur