Home Manggarai Terkena Dampak Covid-19, Proyek Konstruksi Baru Selesai Dilelang

Terkena Dampak Covid-19, Proyek Konstruksi Baru Selesai Dilelang

Penulis: Christo Lawudin / Editor: Elton Wada

337
0
SHARE
Terkena Dampak Covid-19, Proyek Konstruksi Baru Selesai Dilelang

Keterangan Gambar : Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Setda Manggarai, Kristo Darmanto.


Ruteng, Flores Pos — Semua proyek fisik konstruksi berbiaya APBD Manggarai tahun ini belum mulai dilaksanakan di lapangan. Sebabnya, anggarannya final dibahas sebulan lalu akibat rasionalisasi besar-besaran terkait pandemi covid-19. Kondisinya saat ini, semua proyek telah selesai dilelang.

Kepada wartawan di Ruteng, Jumat (28/8)), Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Setda Manggarai, Kristo Darmanto mengatakan, semua proyek fisik untuk konstruksi baru selesai dilelang. Karena itu, dalam waktu tidak terlalu lama, kegiatan di lapangan bisa segera dimulai nantinya. Setelah lelang selesai, maka segera dilakukan kontrak kerja dan pelaksanaan sesuai waktu yang telah dijadwalkan.

"Semua proyek fisik jenis konstruksi telah dilelang. Lelang baru dilakukan karena anggarannya sudah pasti pasca dilakukan rasionalisasi akibat pandemi corona tahun 2020 ini,"katanya.

Dikatakan, total paket proyek yang dilelang tahun ini sebanyak 114 paket dengan anggaran sebesar Rp123 miliar lebih. Proyek fisik kontruksi tahun ini turun jauh dibandingkan tahun lalu yang mencapai hampir 300 paket proyek fisik. Berkurang jauhnya paket proyek fisik itu tidak lain akibat rasionalisasi pandemi covid-19.

Baca juga: Tentara Proaktif Menegakkan Disiplin Penggunaan Masker di Manggarai

Menurutnya, dari ratusan paket proyek ini juga belum semua masuk dalam tahapan kontrak seperti di Dinas PU, dari 100 paket, yang belum bisa ke proses kontrak ada tiga paket. Tiga paket itu dilelang ulang akibat berkas tidak lengkap dan ada berkas yang masuk, tetapi belum memenuhi syarat yang ditentukan. Lalu, ada enam paket dalam tahapan masa sanggah. Namun, semua proses ini akan berjalan cepat nantinya agar pengerjaan di lapangan bisa lebih cepat.

Lalu di Dinas Kesehatan, lanjut mantan Sekretaris Dinas PU Manggarai ini, ada lima paket yang dilelang, termasuk pengadaan obat non E-Katalog. Namun dalam perjalanan hanya empat yang selesai dan yang satu harus diproses ulang tendernya, yakni pengadaan obat  dengan nilai proyek mencapai angka Rp 2 miliar lebih.

Ditanya apakah telah ditetapkan target waktu penyelesaian ditender ulang itu, Kabag Kristo Darmanto menjelaskan, semua sudah ada skedulnya. Yang dilelang ulang, semua harus selesai per 2 September. Setelahnya langsung diikuti penandatanganan kontrak sehingga bisa langsung action di lapangan. Harapannya semua jalan sesuai dengan skedul walaupun proses tender tahun ini molor dibandingkan tahun-tahun yang lalu.

Sebelumnya Sekretaris Dinas PU Manggarai, Agustinus Susanto mengatakan, pelaksanaan kegiatan proyek fisik di lapangan tahun ini tidak berjalan sebagaimana biasa. Sebabnya, adanya penyesuaian anggaran akibat pandemi corona. Ada kegiatan fisik yang anggarannya dikurangi dan bahkan hilang sama sekali karena dimanfaatkan untuk kegiatan yang berkaitan dengan pandemi corona. Proses rasionalisasi anggaran sudah tuntas sehingga kegiatan berikutnya bisa dimulai seperti proses tender yang dilakukan secara online.

"Kita ikuti semua proses yang ada. Karena itu, kita berharap kegiatan fisik tahun ini tetap jalan walaupun sedikit terlambat pelaksanaan akibat pandemi corona,"katanya.