Home Ngada Tiga Siswi Recis Bajawa Menjuarai Lomba Cipta Puisi Covid-19

Tiga Siswi Recis Bajawa Menjuarai Lomba Cipta Puisi Covid-19

Penulis: Wim de Rozari / Editor: Elton Wada

351
0
SHARE
Tiga Siswi Recis Bajawa Menjuarai Lomba Cipta Puisi Covid-19

Keterangan Gambar : Peraih juara lomba cipta puisi Covid-19 dari SMAS Katolik Recis Bajawa, masing-masing Chamelia Yasintha Mbeo Juara I; Maria F Veren Dika Juara II; dan Maria Velisita Chindy Wira, Juara IV.


Bajawa, Flores Pos — Sekolah Menengah Atas Swasta (SMAS) Katolik Regina Pacis (Recis) Bajawa kembali mengukir prestasi nasional. Kali ini tiga siswi dari sekolah tersebut menjuarai lomba cipta puisi covid-19. Perlombaan puisi ini diselenggarakan Yayasan Fahiluka Surya Pertiwi yang bekerja sama dengan Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Penyebaran Covid-19 tingkat nasional.

Boy Zanda guru pada SMA Recis Bajawa kepada Flores Pos, Kamis (30/7/2020) mengatakan bahwa tema lomba cipta puisi tersbut adalah "Covid-19 dari NTT untuk Indonesia." Perlombaan itu, katanya, dilaksanakan melalui media online. Setiap peserta mengirim video baca puisi melalui akun pribadi dan juga tulisan puisi dalam bentuk word sejak Mei hingga 10 Juli 2020. Pada 11-25 Juli puisi yang dikirim tersebut lalu dinilai dewan juri dan selanjutnya diumumkan pemenangnya pada 28 Juli 2020.

Untuk kategori pelajar, 41 peserta dari NTT mengikuti perlombaan tersebut dan 15 di antaranya berasal dari SMAS Recis Bajawa. Tiga siswi dari SMAS Recis Bajawa lalu keluar sebagai juara. Tiga peserta itu antara lain Chamelia Yasintha Mbeo (Juara I) dengan judul puisi Keteduhan Bumi Menghanyutkan; Maria F. Veren Dika (Juara II) dengan puisi berjudul Ambigu Pertiwi; dan Maria Velisita Chindy Wira (Juara IV) dengan puisi berjudul; Membaiklah Bumiku Ayah.

Boy dan Lusia Y. Meme sebagai pembimbing para siswa yang mengikuti perlombaan tersebut mengatakan bahwa yang berhak memperoleh hadiah uang dan juga puisinya dikirim ke gugus tugas tingkat nasional adalah peserta yang meraih juara 1-5.

Sebagai guru pembimbing, kata Boy, dirinya sungguh merasa senang dan bersyukur karena di tengah situasi sulit pandemi covid-19, Tuhan masih menganugerahkan prestasi bagi civitas akademika Recis Bajawa.

"Ini semua terjadi karena campur tangan Tuhan, orang tua dan para guru yang tak pernah berhenti memberi dukungan baik langsung maupun tak langsung. Ya, sebagai guru pembimbing saya merasa bangga dan bersyukur," katanya.

Baca juga: Wakil Ketua MPR RI Menyosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Stiper-FB

Selain itu, ia pun mengungkapkan bahwa prestasi tersebut merupakan prestasi yang luar biasa karena digapai pada situasi yang sulit juga karena berkat kerja keras orang tua, alumni dan 14 anak-anak lain yang mengikuti lomba.

Ketua Yayasan Fahiluka Surya Pertiwi, Ibu Elisabeth Liu, S.Sos.,SH yang dihubungi melalui telepon seluler pada hari yang sama mengatakan bahwa dirinya turut merasa bangga atas prestasi yang diraih oleh anak-anak dari Recis.

Menurutnya, berjuang di tengah situasi sulit adalah hal yang yang sungguh luar biasa. Bahwa mendidik para generasi tidak boleh ada kata pasrah. Sebaliknya perjuangan harus terus dilakukan agar generasi muda dapat berdiri di garda terdepan demi pembangunan bangsa ini.

"Saya sebagai ketua Yayasan mewakili teman-teman turut merasa bangga dengan partisipasi anak-anak SMAS Katolik Recis. Mari saling bahu membahu dalam mendidik anak bangsa untuk memiliki mental dan daya juang yang tangguh. Kami dari pihak Yayasan akan selalu peka dalam mendidik generasi bangsa," katanya.

Kepala Sekolah Recis Herdin Ndiwa pun menegasakan bahwa prestasi yang digapai saat sulit itu nerupakan berkat cinta Tuhan, kerja keras para peserta didik, guru, dan orang tua. Lembaga pendidikan tersebut, katanya, harus mendidik anak yang memiliki mental dan daya juang kuat dan tahan banting.

"Juara adalah soal kedua. Tapi yang paling utama adalah mendidik anak biar kuat dalam menghadapi setiap situasi sulit. Saya sebagai kepala sekolah turut berbangga atas prestasi ini. Keberhasilan ini adalah berkat Tuhan, orang tua, para guru dan semua orang yang mencintai para generasi ini," katanya.