Home Manggarai Barat Tingkatkan Ekonomi Umat, Paroki Datak Laksanakan Program Paroki Lautan Jagung

Tingkatkan Ekonomi Umat, Paroki Datak Laksanakan Program Paroki Lautan Jagung

Penulis: Andre Durung/ Editor: Arsen Jemarut

290
0
SHARE
Tingkatkan Ekonomi Umat, Paroki Datak Laksanakan Program Paroki Lautan Jagung

Keterangan Gambar : Acara gerakan tanam jagung di Lengkong Lompong, Desa Golo Ronggot Kecamatan Welak Mabar, Senin (15/6/2020). Ketiga dari kanan (kemeja putih) Pastor Paroki Datak Kecamatan Welak Romo Beny Jaya, bersama Bupati Mabar Agustinus Ch. Dula (tengah/seragam dinas/topi hitam).


Labuan Bajo, Flores Pos — Paroki Datak, Kecamatan Welak Manggarai Barat (Mabar), membuat gebrakan program paroki lautan jagung untuk peningkatan ekonomi umat setempat.

Dalam menjalankan program tersebut, paroki yang berada dalam wilayah Keuskupan Ruteng tersebut bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat, dalam hal ini Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP).

Hal itu disampaikan Romo Beny selaku Pastor Paroki Datak pada acara gerakan tanam bersama jagung di Lenggkong Lompong, Desa Golo Ronggot-Datak, Kecamatan Welak, Senin (15/6/2020).

Pada kesempatan sama, selain melakukan gerakan tanam bersama, Pemkab Mabar juga menyerahkan bibit jagung, obat dan lain-lain kepada umat atau masyarakyat setempat.

Di hadapan Bupati Mabar Agustinus Ch. Dula dan rombongan, Romo Beny mengatakan, program Paroki Datak Paroki Lautan Jagung dilatari oleh potensi daerah setempat menjanjikan, antara lain banyak lahan tidur dan tak sedikit lahan yang belum dioptimal, habis panen lepas, tunggu musim tanam berikut baru diolahlagi.

"Kendala dari program Paroki Lautan Jagung, sesuai pengalaman selama ini, antara lain kesulitan air dan banyak ternak yang berkeliaran bebas," katanya.

Agar Program Paroki Datak Paroki Lautan Jagung sukses, Rm.Beny meminta kerja sama dan dukungan semua pihak, termasuk Pemkab dan DPRD Mabar, di antaranya untuk mengatasi kesulitan air, dan benih/bibit jagung serta lain-lain.

Romo Beny menyatakan, pihaknya sanggup menyediakan lahan 1000 Ha buat pengembangan jagung di paroki tersebut, termasuk di Lengkong Lompong seluas kurang lebih 8 ha dan lokasi-lokasi lain di wilayah Paroki Datak. Pada kesempatan yang sama, nada serupa juga disampaikan Camat Welak, Felix Janggur.

Bupati Dula ketika itu menyambut baik inisiatif gerakan/program Pastor Paroki Datak bersama umat setempat, karena semuanya demi kesejahteraan rakyat. Program pemerintah juga sasaran akhirnya untuk kesejahteraan rakyat.

"Diminta kepada masyarakat setempat agar bekerja serius supaya mendapatkn hasil yang baik/maksimal. Segala kendala diselesaikan bertahap, termasuk masalah air, ternak, jalan menuju sentra-sentra produksi dan lain-lain. Ternak yang makan jagung di kebun bisa ditembak mati," kata Bupati Dula.

Kadis TPHP Anggalinus Gapul, mengatakan, pengembangan jagung 2020 di Mabar 6.800 ha, pengembangan 6000 ha bersumber dari APBN dan sisanya dari APBD I NTT dan APBD II Mabar masing-masing 400 ha. Lokasi pengembangan jagung tersebut di antaranya tersebar di Kecamatan Welak, termasuk di wilayah Paroki Datak. Jumlah benih per ha 15 kilogram.

"Apa yang dilakukan Pastor Paroki Datak dan umat setempat bagai gayung bersambut, karena program Pempro NTT yaitu Tanam jagung panen sapi, dan di tingkat Pemkab Mabar ada program panen sejuta ton jagung," katanya.

Anggota DPRD Mabar Silverius Sukur ketika itu menyatakan mendukung program produksi massal jagung dari Pemerintah maupun dari Paroki Datak, karena semua bermuara pada kesejahteraan rakyat Mabar.

Kasat Pol.PP Mabar Stef Salut pada kesempatan sama mengajak warga supaya kandangkan atau ikat semua hewan piaraannya.

"Kalau ada sapi atau kerbau yang masuk kebun dan makan jagung dan lain-lain jangan ditembak karena berhadapan dengan HAM (Hak Asasi Manusia)," katanya.

Hadir pada kesempatan gerakan tanam bersama jagung di Lenggkong Lompong, Desa Golo Ronggot-Datak antara lain Kapolsek Lembor Ipda Yoga Dharma Susanto, Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Mabar Ismail Surdi, warga/umat setempat dan rombongan dari Dinas TPHP Mabar.*