Home Ende 248.526 Penduduk Ende Terdaftar sebagai Peserta BPJS

248.526 Penduduk Ende Terdaftar sebagai Peserta BPJS

Penulis: Willy Aran / Editor: Avent Saur

881
0
SHARE
248.526 Penduduk Ende Terdaftar sebagai Peserta BPJS

Keterangan Gambar : Plh. BPJS Kesehatan Cabang Ende, Wahyu Dyah Puspitasari (kiri), memberikan keterangan kepada media saat media gathering di Hotel Grand Wisata pada Rabu (1/7/2020).


Ende, Flores Pos — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial  (BPJS) Kesehatan Cabang Ende terus berupaya melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan sosialisasi agar semua penduduk Kabupaten Ende terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.

Seturut data, total penduduk Ende 275.528 jiwa. Sebanyak 248.526 jiwa sudah menjadi peserta BPJS. Sisa 27.002 jiwa yang belum masuk menjadi peserta BPJS Kesehatan.

Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Cabang BPJS Kesehatan Cabang Ende, Wahyu Dyah Puspitasari, menyampaikan hal ini saat menggelar media gathering dengan awak media di Hotel Grand Wisata, Jalan Kelimutu Ende pada Rabu (1/7/2020) siang.

Wahyu memerincikan bahwa dari 248.526 peserta BPJS di Ende, Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang bersumber dari APBN sebanyak 144.108 jiwa, sedangkan PBI dari APBD 46.442 jiwa.

Sementara itu, Pekerja Penerima Upah (PPU) yaitu ASN, TNI, Polri, BUMN, BUMD, dan pekerja swasta berjumlah 39.887 jiwa, Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) 11.934 jiwa, sedangkan bukan pekerja atau investor dan pengusaha 6.155 jiwa.

"Untuk penduduk yang belum terdaftar terus kita lakukan sosialisasi. Sebab memiliki Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) adalah sebuah kewajiban. Peserta harus aktif bayar, bukan bayar saat sakit," katanya.

Pada kesempatan media gathering, BPJS Kesehatan Cabang Ende juga melakukan sosialisasi tentang Perpres Nomor 64 Tahun 2020 sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem JKN yang sehat dan berkesinambungan.

Wahyu meminta media agar membantu menyosialisasikan kepada masyarakat terkait penyesuaian pembayaran iuran sebagaimana tertuang dalam Perpres Nomor 64 Tahun 2020.

Sebelumnya, BPJS Kesehatan Cabang Ende sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait penyesuaian iuran sesuai Perpres Nomor 64 Tahun 2020.

“Setelah sosialisasi tersebut, beberapa peserta meminta turun kelas khususnya peserta mandiri atau Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU),” tuturnya.

Pemda Ende Siapkan Rp20 Miliar

Kepala Bidang Perluasan Pengawasan dan Pemeriksaan, BPJS Kesehatan Cabang Ende, Kamaluddin, menambahkan bahwa pada tahun anggaran 2020, Pemerintah Kabupaten Ende telah mengalokasikan Rp20 miliar lebih untuk Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang bersumber dari APBD II.

Menurutnya, BPJS terus berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Ende karena ada penduduk yang terdaftar sebagai penerima bantuan iuran yang tidak memiliki NIK.

"Kami kesulitan karena ada warga yang belum memiliki NIK. Syaratnya, agar bisa diproses atau terdaftar itu harus memiliki NIK," katanya.*